Home / Olga

Rabu, 6 Oktober 2021 - 15:13 WIB

Ketatnya Prokes Covid-19 PON Papua Klaster Mimika

Satgas Prokes membagikan masker kepada warga yang mengantre untuk masuk menyaksikan pertandingan cabang olahraga futsal PON XX Papua di Gor SP 2, Kabupaten Mimika, Jumat (1/10/2021). (ANTARA FOTO/Novrian Arbi/YU)

Satgas Prokes membagikan masker kepada warga yang mengantre untuk masuk menyaksikan pertandingan cabang olahraga futsal PON XX Papua di Gor SP 2, Kabupaten Mimika, Jumat (1/10/2021). (ANTARA FOTO/Novrian Arbi/YU)

NYATANYA.COM, Mimika – Untuk penanganan Covid-19 di Kabupten Timika saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Dinas Kesehatan Kabupaten Timika mengacu pada pedoman Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Satuan Tugas COVID-19 Nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold R. Ubra di Media Center Kominfo PON Papua Klaster Mimika, Rabu (6/10/2021) mengatakan semua tamu yang tiba di Timika sebelumnya harus memiliki hasil tes PCR dan wajib memiliki sertifikat vaksin Covid-19 dua dosis.

“Saat tiba di Timika kami lakukan pedekatannya adalah dengan bubble. Bubble pertama adalah bandara dengan melakukan screening, seperti cek suhu tubuh, kemudian melakukan verifikasi terhadap dokumen perjalanan,” kata Reynold.

Baca juga   Musorkab KONI, Bupati Bangga Temanggung Punya Atlet Berprestasi

Kemudian bubble kedua yaitu tempat penginapan, baik hotel maupun non-hotel dengan menggunakan protokol kesehatan. Menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan.

Terutama mengatur tempat-tempat dimana atlet sering berkumpul, seperti restoran dan pusat kebugaran. Yang ketiga adalah bubble di venue.

Reynold mengatakan atlet yang masuk satu hari sebelum bertanding melakukan screening. Setelah di venue, penonton juga wajib diperiksa vaksin COVID-19, cek suhu tubuh, dan jaga jarak. Kemudian ketika kembali ke bandara, semua tamu diwajibkan PCR.

Baca juga   Melesat bak Peluru, Sprinter Zohri-Tyas Kuasai 100 Meter

“Itu standar bubble yang ditetapkan Satgas Covid-19 Nasional dan kami sudah lakukan itu,” kara Reynold.

Secara faktual, menurut Reynold saat pertandingan final futsal beberapa waktu lalu, pihaknya sudah mencoba semaksimal mungkin bersama panitia.

Namun memang antusias masyarakat tidak bisa dibendung. Yang menjadi catatannya ketika euforia, yaitu jaga jarak dan Reynold memastikan bahwa masyarakat tetap menggunakan masker.

“Lebih awal sudah screening suhu tubuh dan juga sertifikat vaksin Covid-19. Hingga hari ini kami tetap melakukan evaluasi-evaluasi,” kata Reynold. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Aurelia Nariswari Putri Sigit, atlet sepatu roda DIY dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua saat bertemu Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Olga

Wawali Berikan Dukungan Kepada Aurelia di Ajang PON Papua
Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan medali emas kemenangannya di Olimpiade 2020 Tokyo. (Foto: @Kemenag_RI)

Olga

Ternyata Segini Harga Rumah di PIK 2 untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Pemain PSS saat menjalani fisioterapi. Foto: nyatanya.com/UNISA

Olga

Cek Kebugaran, PSS Datangi Klinik Fisioterapi Unisa
Menpora Zainudin Amali memastikan semua atlet, pelatih dan ofisial yang berangkat ke Olimpiade Tokyo 2020 akan mendapat apresiasi dari pemerintah. (Foto: kemenpora.go.id)

Olga

Menpora Amali Pastikan Semua Atlet Olimpiade Tokyo Dapat Apresiasi dari Pemerintah
Wakil Sekretaris VI Bidang Penghubung Antar KONI PB PON XX Papua Jus Jefri Kaunang. (Foto: Museum Penerangan)

Olga

Mayoritas Forkopimda dari 34 Provinsi akan Hadir di Penutupan PON Papua
Para atlet kontingen Indonesia di ajang multi event olahraga Paralimpiade Tokyo 2020 menerima bonus dari dari pemerintah yang nominalnya sama dengan yang didapatkan peraih medali pada atlet olimpiade yang telah diberikan sebelumnya.(Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Diserahkan Presiden Jokowi, Bonus Atlet Paralimpiade Tokyo 2020
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold R. Ubra. (Foto: Jimmy/MC Kominfo PON Papua Klaster Mimika)

Olga

Satu Atlet PON Papua Klater Mimika Positif Covid-19
Pelari Sumatera Selatan Sri Mayasari berselebrasi usai mencapai garis finis dalam final lari 400 meter putri PON Papua di Stadion Atletik Mimika Sport Center, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (12/10/2021). Sri Mayasari meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor nasional dan PON dengan catatan waktu 53,22 detik, sementara pelari DI Yogyakarta Rahma Annisa meraih medali perak serta pelari Bali Dewi Ayu Agung Kurniy meraih medali perunggu. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.

Olga

Sri Mayasari Pecahkan Rekor Bertahan 37 Tahun Emma Tahapary