Home / News

Senin, 2 Mei 2022 - 08:11 WIB

Ketegasan Puan Soal Pemimpin Harus Modalkan Kinerja dan Bukan Popularitas Dapat Dukungan Ganjar 

Ganjar Pranowo mendukung pernyataan Puan Maharani soal kandidat Capres bukan modal pop[ularitas saja.  (Foto: Istimewa)

Ganjar Pranowo mendukung pernyataan Puan Maharani soal kandidat Capres bukan modal pop[ularitas saja. (Foto: Istimewa)

NYATANYA.COM,  Wonogiri –  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo angkat bicara sekaligus beri dukungan penuh atas pernyataan dan ketegasan Ketua DPR RI, Puan Maharani tentang kriteria Calon Presiden (Capres) yang dianjurkan untuk dipilih pada Pemilu 2024. 

Dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah belum lama ini, Puan mengimbau kader PDI-P DPC Wonogiri untuk memilih Capres yang benar-benar mencintai Indonesia dan tulus bergotong royong membangun negeri. 

“Pilihlah orang yang betul-betul cinta Indonesia. Dukung orang yang memang mau bergotong-royong untuk membangun bangsa ini bersama,” ungkap Puan pada Jumat (29/4/2022).

Selanjutnya Puan menjelaskan alasan kenapa anjuran untuk pilih pemimpin yang mau bergotong-royong itu penting. 

Baca juga   Kasus Aktif Covid-19 di Magelang Mencapai 2.012 Orang, Tersebar di 21 Kecamatan

Menurut cucu proklamator itu, saat ini muncul kecenderungan orang memilih pemimpin hanya karena berwajah tampan, akrab dengan media sosial, dan elok dipandang di layar televisi. 

Selain itu, Puan juga menyoroti kecenderungan pemilihan Capres yang bias jender. “Kadang-kadang sekarang kita ini suka yo wes la dia saja asal ganteng, dia saja yang dipilih asal bukan perempuan.”

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno menilai, sentilan Puan itu ditujukan kepada para Capres potensial yang menurut penilaian publik masuk dalam kategori berwajah tampan. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

“Soal capres ganteng itu bisa Ganjar Pranowo, Sandiaga Uno, Anies Baswedan, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Empat orang ini menurut penilaian publik masuk kategori ganteng,” ujar Adi pada Jumat (29/4/2021). 

Baca juga   19 Daerah Jateng Nol Kasus, Wonogiri Tolak Vaksin Jhonson n Jhonson

Jika dikaitkan bahwasannya pernyataan Puan ditujukan ke Ganjar, sedangkan Ganjar justru  mendukung dan membenarkan penyataan Puan itu. Menurut dia, pemimpin haruslah orang yang bisa bekerja untuk rakyat. 

“Yo bener. Golek sing iso nyambut gawe. Disampaikan untuk orang harus bekerja,” ungkap Ganjar pada Jumat (29/4/2022).  

Lebih lanjut Ganjar menilai pernyataan Puan itu sebagai peringatan untuk semua kepala daerah agar lebih giat lagi bekerja dan benar-benar dekat dengan rakyat. 

“Itu peringatan buat semua kepala daerah agar sering-sering turun ke rakyat,” tukasnya.  (*)

Share :

Baca Juga

Foto: Jasa Marga

News

H-3, Volume Lalu Lintas Mudik Tertinggi Sepanjang Sejarah
Kapolres Magelang AKBP M Sajarod Zakun memeriksa kebdaraan saat apel Gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2021. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Polres Magelang Gelar Operasi Patuh Candi 2021
Kasubdit SIM Korlantas Polri Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo. Foto: Humas Polri/Tribratanews

News

Rakor SIM, Korlantas Polri Akan Bagi Golongan SIM C 250 cc
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Menko Luhut: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga Waktu yang Belum Ditentukan
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. (Foto: Humas Sleman)

News

Bupati Sleman Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Lahar Hujan Gunung Merapi
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan. (Foto: BPMI Sekretariat Presiden)

News

Menko Marves: Penerapan PPKM Jawa-Bali Cukup Terkendali
Menkominfo Budi Arie Setiadi. (Humas Kominfo)

News

Menkominfo Tegaskan Segera Takedown Konten Hoaks Maksimal 1×24 Jam
Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk. (Foto: ANTARA)

News

Tak Miliki Visa RI, Sembilan WNA Ditolak Masuk ke Bali