Home / News

Rabu, 18 Agustus 2021 - 21:36 WIB

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Magelang Terus Berkurang

(Ilustrasi: nyatanya.com)

(Ilustrasi: nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Magelang – Pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Magelang yang dirawat di beberapa rumah sakit hingga Rabu (18/8/2021), terus berkurang.

Okupansi Tempat Tidur (TT) khusus pasien terkonfirmasi hanya terisi 53,95 persen atau 152 TT. Rinciannya, 133 TT di bangsal isolasi dan 19 di ruang ICU/HCU Covid-19.

“Semoga akan terus turun. Namun hal ini jangan membuat kita terlena. Pandemi masih belum berakhir. Protokol kesehatan dimanapun berada, tetap harus ditegakkan. Kalau masyarakat terus disiplin menerapkan prokes, optimis pandemi akan segera berakhir,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Hari ini, kata Nanda, ada penambahan 63 pasien sembuh Covid-19. Terbanyak dari Kecamatan Dukun 10 orang dan Mungkid serta Ngluwar, masing-masing 7 orang. Kemudian, 6 orang di Sawangan dan Secang, 5 Mertoyudan dan Borobudur, 3 di Windusari, Muntilan, dan Srumbung.

Baca juga   Awan Panas Gunung Merapi 2 Kali Meluncur ke Barat Daya

“Selain itu juga ada dua orang di Salam dan satu orang di Salaman, serta Bandongan,” ujarnya.

Namun demikian, hari ini masih ada tambahan 70 pasien terkonfirmasi baru. Sebanyak 12 diantaranya, berasal dari Kecamatan Mungkid, 7 orang dari Salam dan Sawangan. Kemudian ada 5 orang dari Kajoran, Dukun dan Secang. Selain itu ada 4 dari Borobudur, Tegalrejo dan Srumbung.

“Ada juga tiga orang dari Ngablak, dua dari Mertoyudan, Muntilan, Tempuran, Grabag, Kaliangkrik dan Candimulyo. Kemudian satu orang dari Ngluwar dan Bandongan,” katanya.

Pasien meninggal terkonfirmasi baru, lanjut Nanda, ada tambahan 9 orang. Dua diantaranya dari Kecamatan Sawangan dan Muntilan, serta satu orang tersebar di Srumbung, Salam, Tegalrejo, Secang, dan Mungkid.

Baca juga   Warga Positif Covid-19 Dijemput untuk Jalani Isoter

“Hari ini juga ada tambahan empat orang alih status meninggal terkonfirmasi, tersebar di Mertoyudan, Salaman, Tegalrejo dan Mungkid. Total hingga kini, sudah ada 1.237 pasien meninggal. Terdiri dari 212 suspek dan 1.025 terkonfirmasi,” jelasnya.

Sementara pasien suspek, ada tambahan 7 orang. Tersebar di Kecamatan Muntilan dan Salam, masing-masing 2 orang. Kemudian satu orang di Tempuran, Srumbung dan Candimulyo. Namun demikian, hari ini juga ada tambahan 7 pasien sembuh.

“Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 2.277 orang. Rinciannya, 47 dirawat, 2.121 sembuh, 27 isolasi mandiri dan 382 selesai menjalani isolasi mandiri,” pungkas Nanda. (*)

Share :

Baca Juga

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi saat pers conference di Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

News

Kapolda Jateng Minta Perketat Pintu Penyekatan Masuk Klaten
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hasil Genome Sequencing, Belum Ditemukan Varian Delta Selain di Kudus
Penampakan awan panas guguran Gunung Merapi tanggal 1 September 2021 pukul 10.13 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas ke Arah Barat Daya
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Corona DIY Kembali Melonjak, Positif Covid-19 Tambah 892 Kasus
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Bupati Brebes Idza Priyanti foto bersama Wapres KH Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Istana Wakil Presiden. (Foto: Dok Humas Jateng)

News

Raih Penghargaan Produktivitas Tertinggi, Gus Yasin Apresiasi Cilacap dan Brebes
Awan panas guguran Merapi pukul 07.02 diamati dari pos Babadan. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Pagi Tadi Gunung Merapi 2 Kali Muntahkan Awan Panas
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hari Ini Dilaporkan 365 Orang Sembuh di DIY, Positif Covid-19 Tambah 895 Kasus
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan pers usai gelar rapat tertutup terkait PPKM Darurat. (Foto: nyatanya.com/Prastyawan)

News

Tindaklanjuti PPKM Darurat Jawa-Bali, Sri Sultan HB X Gelar Rapat Tertutup