Home / Panggung

Rabu, 30 November 2022 - 21:24 WIB

Ketoprak Pejabat “Crah Agawe Bubrah, Rukun Agawe Santosa”, Digagas Sri Sultan HB X Jadi Tontonan Gratis Akhir Tahun

Foto: Humas Pemda DIY

Foto: Humas Pemda DIY

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Sejumlah pejabat di Pemerintah Daerah (Pemda) DIY bakal main ketoprak bersama para akademisi, seniman, budayawan, dan masyarakat, dengan mengusung tema “Crah Agawe Bubrah, Rukun Agawe Santosa”.

Ketoprak Pejabat ini akan dipentaskan secara langsung pada bulan Desember 2022 dengan berlatar panggung terbuka di pusat Kota Yogyakarta dan dapat disaksikan secara gratis. 

Pentas ketoprak yang digagas langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X ini diharapkan mampu menjadi media seni dan sarana berinteraksi serta sarana berkomunikasi antara pejabat dengan

Pementasan ketoprak ini juga melibatkan seniman ternama Yogyakarta Didik Nini Thowok dan Dalijo Angkring. 

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan selain sebagai sarana berinteraksi antara pejabat dan rakyat, pentas ketoprak pejabat diharapkan dapat menumbuhkan semangat masyarakat dalam mengapresiasi seni.

Ngarsa Dalem juga memberikan kebebasan terkait bahasa dialog yang akan digunakan selama

Bagi Sri Sultan, kesepahaman bahasa yang digunakan dapat meningkatkan interaksi antara pemeran dengan penonton.  

“Jangan beranggapan kalau guyon dengan bahasa Indonesia itu salah. Sampun ngantos (jangan sampai) publik hanya diam karena tidak tahu apa yang ditertawakan. Hal ini tujuannya agar membangun interaksi tidak susah,” ujar Sri Sultan, Senin (28/11/2022) malam saat menyaksikan latihan Ketoprak Pejabat di Aula Bima, Kantor Dinas Kebudayaan DIY, Yogyakarta. 

Baca juga   Tri Suaka Kesandung Masalah Lagi, Kali Ini Disomasi Dyrga Dadali Rp2 Miliar Karena Bawakan Lagu Tanpa Izin

Ngarsa Dalem berharap agar pejabat dan pemain yang terlibat dapat menciptakan atmosfer yang nyaman sehingga publik bisa menikmati penampilannya.

“Boten sah pekewuh. Coba saja improvisasi, bebas saja karena memang amatir, tidak ada masalah,” pesan Ngarsa Dalem. 

Gubernur DIY itu menekankan kembali pentingnya interaksi yang terbangun antara pejabat dan masyarakat. Seni, menurut Sri Sultan, dapat menjadi sarana yang baik untuk bisa menciptakan keakraban.

“Yang kita coba bangun itu interaksi dan rutin, yang penting itu. Nggak usah kaku. Mereka pejabat dari TNI Polri perlu partisipasi supaya lebih dikenal publik salah satunya lewat berkesenian, belajar solah bawa, karena berkesenian itu tidak ada salah dan benar. Makanya pejabat yang terlibat, saya terima kasih semoga nantinya malah ingin main lagi,” ujar Ngarsa Dalem. 

Sementara, Sutradara Ketoprak Pejabat Bambang Paningron, menuturkan pentas ketoprak tersebut menjadi momentum yang sangat bagus karena melibatkan banyak pejabat publik.

“Sehingga bisa memberikan masukan kepada beliau di posisi-posisi strategis, bagi masyarakat dan yang menduduki posisinya diingatkan untuk selalu memelihara kejujuran dan tidak menggunakan cara-cara yang tidak sewajarnya,” ucapnya. 

Baca juga   Prambanan Jazz Festival, Bersemi di Tengah Pandemi

Adapun jalan cerita yang diangkat pada pementasan ketoprak ini terkait dengan kejujuran dan kerukunan.

Tema ini dipilih untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengingat sebentar lagi akan terjadi pergantian ke tahun politik menjelang Pilpres 2024.

Oleh karenanya, tema mengenai kejujuran dan kerukunan dinilai merupakan tema yang tepat untuk dibawakan sekaligus menjadi sarana edukasi dini tak hanya bagi pemeran, namun juga masyarakat, dan seluruh elemen yang terlibat. 

Anggota Dewan Kebudayaan DIY ini juga menyebut ketoprak merupakan sarana yang tepat untuk mendekatkan pejabat dengan rakyat.

“Karena ketoprak adalah seni tradisi yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh karenanya, bahasa yang digunakan dalam dialog bisa menggunakan bahasa Indonesia. Pendukung yang terlibat dan bukan etnis jawa, tetap bisa terlibat dalam perumusan naskah dialognya,” ungkapnya. 

Ia pun mengamini harapan Ngarsa Dalem bahwa nantinya interaksi antara pejabat dan masyarakat dapat lebih terbangun.

“Mungkin tidak terduga bahwa nanti pejabat akan tampil di ruang publik dan bisa diakses bagi siapapun dan melihat merek bermain ketoprak. ini suatu hal yang sangat langka di akhir tahun ini dan semoga masih bisa berlangsung di masa yang akan datang,” tutupnya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Happy Asmara di vedeo lagu Ikatan Cinta. (Foto: nyatanya.com/YouTube HP Music)

Panggung

Lagi, Happy Asmara Rilis Single Baru ‘Ikatan Cinta’
Rachel Vennya. (Foto: Instagram @rachelvennya)

Panggung

Dapat Dana Karantina Tapi Kabur, Kasus Rachel Vennya Terus Berlanjut
Pameran tunggal Agung Bule kali ini akan menjadi perwujudan karya seni unik yang mengeksplorasi tema 'Disorder' dalam berbagai dimensi kompleksitas manusia. (Foto: Istimewa)

Panggung

Jiwa Gallery Menggelar Pameran Tunggal Seniman Berbakat Agung Bule Bertajuk ‘Disorder’
Foto karya kompetisi dunia World Press Photo ke-65 dipamerkan di Pendapa Art Space, Bantul. Foto: Ist/World Press Photo

Panggung

World Press Photo 2022 Dipamerkan di Pendapa Art Space, Salah Satunya Karya Pewarta Foto Indonesia
Acara Kopdar Paguyuban MPKBKP yang digelar di Basecamp R-Plus, Embung Mororejo, Domban, Mororejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Minggu (12/6/2022). Foto: Dok.JKPC

Panggung

Kopdar Musisi Pelestari Koes Bersaudara/ Koes Plus Yogya, Bentuk Pengurus Baru
Yenni Djafar Day, penyanyi yang mukim di Soligny La Trappe Prancis, merilis single terbaru Me, My Love and You. Foto: Ist

Panggung

Penyanyi Prancis Yenni Djafar Day Rilis Single ‘Me, My Love and You’, Videoklip Dibikin di Bantul
Bagong Soebardjo. (Foto:nyatanya.com/instagram @bagongsoebardjo)

Panggung

Bagong Soebardjo dan Wayang Dongeng di Tengah Pandemi
Taman Pintar Yogyakarta menggelar pameran batik bertajuk Adiwastra Narawita: Kain Indah Sang Raja pada 28 Oktober sampai 3 November 2022. Foto: Humas Pemkot Yogya

Panggung

Digelar di Taman Pintar, Pameran Batik Adiwastra Narawita: Kain Indah Sang Raja