Home / Olga

Kamis, 12 Agustus 2021 - 23:20 WIB

Ketum KONI Pusat Pastikan PON Papua XX Sesuai Jadwal

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (purn) Marciano Norman. (Foto:putra/kemenpora.go.id)

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (purn) Marciano Norman. (Foto:putra/kemenpora.go.id)

NYATANYA.COM, Jakarta – Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (purn) Marciano Norman mengungkapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tetap akan diselenggarakan sesuai jadwal yakni pada tanggal 2 sampai 15 Oktober 2021.

PON Nantinya akan digelar di 4 kluster antara lain Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke.

“Pekan Olahraga Nasional XX tahun 2021 ini tetap berjalan sesuai rencana dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 15 Oktober 2021,” kata Marciano Norman dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (12/8/2021).

Marciano menjelaskan, tahapan entry by name sudah selesai pada tanggal 1 Agustus lalu. Seluruh kontingen provinsi sudah mendaftarkan atlet dan ofisialnya dengan total jumlah atlet sebanyak 6496 orang. Sementara ofisial 50 persen dari jumlah tersebut atau sebanyak 3300 orang.

“Proses keabsahan atlet sedang berjalan. Mulai tanggal 23 Agustus akan dilaksanakan rangkaian delegate registration meeting dan CdM meeting yang ketiga dan akan kita laksanakan di Jayapura nanti,” pungkasnya.

Selanjutnya, dia menjelaskan terkait persiapan dari sejumlah bidang-bidang, antara lain masalah administrasi diaman surat keputusan panitia pelaksanaan sudah selesai 100 persen dan sudah disampaikan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kemudian, masalah bimbingan teknis SDM panitia pelaksanaan dan tes akan diselenggarakan satu bulan sebelum pelaksanaan pon.

Baca juga   Menpora Amali Pastikan Semua Atlet Olimpiade Tokyo Dapat Apresiasi dari Pemerintah

Untuk persiapan venue, Marciano memastikan bahwa semuanya sudah bisa digunakan tinggal venue cabor Rugby dan cabor paralayang sedang dalam proses penyelesaian dan ditargetkan akhir September 2021 selesai.

“Masalah peralatan, seluruh pelaratan yang berlokasikan di APBN yaitu untuk 36 disiplin cabor olahraga dan APBD sebanyak 26 disiplin cabor akan tiba di Papua paling lambat 30 Agustus 2021. Saat ini, sebagian besar peralatan itu sudah tiba di Jayapura,” jelasnya.

Begitupun untuk opening dan closing ceremony, semua sedang dalam progress dipersiapkan event organizer (EO). Sementara untuk perlatannya sudah dalam perjalanan menuju Papua.

Sementara itu, terkait dengan masalah keamanan pihak KONI terus melakukan koordinasi dengan Kapolda Papua, Pangdam Cenderawasih dan unsur keamanan di daerah setempat.

“Kemudian masalah SDM sedang proses rekrutmen dan verifikasi terkait mereka yang akan terlibat di dalam opening dan closing ceremony. Untuk panitia besar PON bisa mendapatkan dukungan dari berbagai pihak baik itu BUMN, BUMD maupun juga perusahaan-perusahaan swasta yang besar,” pungkasnya.

Disamping itu, mengingat masih dalam situasi pandemic Covid-19, Marciano menegaskan bahwa pihaknya menyiapkan broadcasting untuk penyiaran acara PON sehingga masyarakat di seluruh Indonesia bisa menyaksikan PON Papua tanpa harus berada di lokasi pertandingan.

Baca juga   Bupati Janjikan Penghargaan bagi Atlet Sukoharjo Peraih Medali di PON Papua

Terlebih, saat ini belum diputuskan apakah nanti aka nada penonton sebanyak 50 persen atau 20 persen atau bahkan tanpa penonton sesaui dengan perkembangan Covid-19.

“Broadcasting ini penting untuk seluruh masyarakat Indonesia agar mereka mendapatkan informasi dan mereka juga bisa menikmati, mengikuti setiap event-event olahraga seperti halnya beberapa waktu yang lalu pada saat kita mengikuti atlet-atlet kita yang sedang bertanding di Olimpiade Tokyo,” harapnya.

Kemudian selanjutnya terkait masalah kesehatan, Marciano mengungkapkan bahwa para atlet dan ofisial di 33 provinsi yang akan berangkat ke Papua dalam kondisi sudah divaksin. Selain itu juga, masyarakat yang tinggal di sekitar venue pertandingan harus sudah divaksin.

“Hari ini untuk masyarakat yang ada di sekitar venue di Papua baik di Timika, Jayapura maupun Merauke kondisinya sudah 40 persen sudah divaksin,” jelasnya.

“Kita memanfaatkan waktu yang ada untuk mengejar sampai saatnya nanti tentunya dengan dukungan Kementerian Kesehatan dan semua pihak terkait, minimal kita sudah sampai di angka 70 persen,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Ni Nengah Widiasih berhasil meraih perak powerlifting 41kg putri Paralimpiade Tokyo 2020.(Foto:dok/npcindonesia/kemenpora.go.id)

Olga

Ni Nengah Raih Medali Perak Pertama Indonesia Paralimpiade Tokyo 2020
Windy Cantika Aisah sukes pada penampilan perdana pada cabang olahraga angkat besi Olimpiade 2020 Tokyo. (Foto:nyatanya.com/nocindonesia)

Olga

Tampil Tenang, Kunci Cantika Raih Medali Pertama Olimpiade Tokyo 2020
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi secara simbolis memberikan tali asih kepada atlet PON Papua. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Olga

Pemkot Yogya Beri Tambahan Uang Saku Atlet dan Pelatih PON Papua
Atlet angkat Siti Mahmudah optimistis bisa mengangkat 120 kilogram, untuk memecahkan angkatan yang ia torehkan pada ajang Peparnas sebelumnya, 116 kilogram. (Foto: Diskominfo Jateng)

Olga

Siti Mahmudah Bertekad Raih Emas pada Peparnas XVI Papua
Pasangan ganda putri, Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah mencatat sejarah di pesta Paralimpiade dengan medali emas pertama untuk Indonesia melalui cabang para bulutangkis. (Foto:dok/npcindonesia/kemenpora.go.id)

Olga

Sejarah! Leani Ratri/Khalimatus Raih Medali Emas Pertama Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020
Ganjar Pranowo dan pelajar asal Papua dalam puncak peringatan Haornas 2021. (Foto: Humas Jateng)

Olga

Kepada Ganjar, Pelajar Papua Ini Ungkapkan “Aku Tresna Karo Kowe”
Ganjar Pranowo bersama para atlet yang akan bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Peparnas XVI di Provinsi Papua. (Foto: Diskominfo Jateng)

Olga

‘Spiderwoman’ Asal Jateng Targetkan Juara di PON
Danrem 072/ Pamungkas olahraga bersama anggotanya. (Foto: Penrem 072/Pmk)

Olga

Danrem 072/ Pamungkas Olahraga Bersama Anggota