Home / Peristiwa

Senin, 26 Juli 2021 - 12:48 WIB

Kita Bangga! Dua Anak Bangsa Terlibat Pembuatan Vaksin Aztrazeneca

Ilustrasi pembuatan vaksin Astrazeneca ternyata melibatkan anak Indonesia. (nyatanya.com/istimewa)

Ilustrasi pembuatan vaksin Astrazeneca ternyata melibatkan anak Indonesia. (nyatanya.com/istimewa)

NYATANYA.COM, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan rasa bangga dan apresiasi, kepada dua anak bangsa yang terlibat aktif dalam pembuatan vaksin Astrazeneca, Carina Citra Dewi (Postdoctoral Research Scientist, Jenner Institute University of Oxford), dan Indra Rudiansyah (PhD Candidate, Jenner Institute University Oxford).

“Anda membikin kita bahagia dan bangga,” ujar Ganjar Pranowo saat bertemu dengan keduanya, dalam live instagram bersama Desra Percaya (Ambassador of The Republik of Indonesia to the UK, Irland, and the IMO), Minggu (25/7/2021) malam.

Dalam dialog tersebut, kedua narasumber lebih banyak menerangkan pentingnya vaksin Covid-19 untuk menghentikan pandemi. Selain itu, vaksin disebutnya sangat efektif untuk mencegah penularan virus dengan risiko tinggi.

“Saya mau tanya, kalau untuk herd immunity butuh berapa persen sih yang harus divaksin dari jumlah populasi. Dan, bagaimana dengan adanya opini kalau Astrazenece banyak yang mengalami KIPI,” tanya Ganjar kepada kedua narasumber.

Baca juga   Semangat! Pemkab Kudus Terima Bantuan APD

Carina Citra Dewi menjawab, semua obat memiliki efek samping bagi penggunanya. Namun, penggunaan vaksin lebih efektif untuk menanggulangi penularan Covid-19 agar tidak berisiko tinggi.

Dialog Instagram Ganjar Pranowo bersama Carina Citra Dewi dan Indra Rudiansyah dan Duta Besar, Desra Percaya. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

“Sudah ada 700 juta vaksin Astrazeneca yang digunakan di banyak negara. Mereka bilang aman dan efektif. Kalau adanya laporan KIPI, semua obat ada efek sampingnya. Jadi, pemakaiannya memang harus dikonsultasikan ke dokter,” jelasnya.

Menurut Carina, pemberian vaksin merupakan bentuk pencegahan, bukan pengobatan. Jadi, dia berharap kepada masyarakat untuk mengambil kesempatan suntik vaksin segera mungkin.

“Kalau ada akses vaksin harus digunakan. Risiko kena Covid-19 lebih tinggi kalau tidak vaksin, dan risiko kematian lebih besar dari rasa ketakutan,” terangnya.

Sementara, Indra Rudiansyah mengatakan, ada banyak jenis vaksin Covid-19 dengan penggunaan teknologi yang beragam. Namun, vaksin berfungsi melatih imunitas dalam tubuh untuk merespon saat ada virus yang datang.

Baca juga   Banyak Pelanggaran PPKM Darurat, Pemkab Klaten Gencar Operasi Yustisi

“Ada banyak jenis vaksin yang dibuat menggunakan teknologi masing-masing. Tapi vaksin itu berfungsi agar imun tubuh bisa merespon saat ada virus yang asli datang,” jelasnya.

Untuk vaksin Astrazeneca, papar Indra, sudah dilakukan uji klinis aman digunakan untuk usia 18 tahun sampai tak terbatas.

“Namun, di masing-masing negara punya kebijakan sendiri-sendiri. Tapi dari hasil uji klinis kita aman dan efektif dipakai untuk usia 18 tahun sampai tak terbatas,” katanya.

Ditambahkan, herd immunity dapat terjadi melalui dua jalan, yakni vaksinasi dan natural infeksi.

“Kalau vaksin efek samping ringan, tapi kalau natural infeksi bisa berisiko tinggi, bahkan sampai kematian,” ungkap Indra.

Untuk herd immunity vaksin, menurutnya, bisa bekerja maksimal kalau jumlah populasi sebagian besar sudah divaksin. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Bantul saat meninjau Kelompok Ternak Pandan Mulyo. (Foto: Humas Bantul)

Peristiwa

Masuk Sektor Unggulan, Ternak Sapi Jadi Perhatian Bupati
Ganjar dengan sabar mendampingi Suparman yang takut suntik vaksin. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ada Buruh Takut Suntik Vaksin, Ganjar Langsung Dampingi
Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati ikut membagikan paket sembako kepada tukang becak. (Foto: Humas Sragen)

Peristiwa

Bupati Sragen Turun Langsung Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Corona
Selain melantik pengurus baru KUB Bener, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Drs Heroe Poerwadi MA juga meresmikan mobil ambulans milik KUB Bener. (Foto: Dokumentasi KUB Bener)

Peristiwa

Wawali Lantik Pengurus Baru Forum Kerukunan Umat Beragama Kelurahan Bener
Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Pasar Ditutup Selama PPKM Darurat, Pedagang Diberi Keringanan Bayar Restribusi
Koptu Ridwan lakukan Komsos patroli shelter covid-19. FOTO : nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Babinsa Koramil Tegalrejo Patroli Shelter Covid-19
Bantuan Panel Surya dengan Water Purifier ini sangat praktis dan ekonomis diterapkan di daerah terpencil jauh dari jangkauan jaringan listrik. (Foto: Humas Bantul)

Peristiwa

Korea Bantu Surya Panel dan Water Purifier untuk 5 Kelurahan Ini
Koramil 03/Bulu, Polsek dan Satpol PP Kecamatan Bulu melaksanakan Pemasangan Pamplet PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Peristiwa

Koramil-Polsek Gencar Sosialisasikan Prokes PPKM Darurat