Home / Olga

Jumat, 8 Oktober 2021 - 17:22 WIB

Klasemen Sementara PON XX, Papua Terlempar dari Tiga Besar

Lifter putri Lampung Fena Yuliana melakukan angkatan

Lifter putri Lampung Fena Yuliana melakukan angkatan "clean and jerk" pada kelas 76 kg PON Papua di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (8/10/2021). Lifter putri Jawa Tengah Diah Ayu P berhasil meraih medali emas dengan total angkatan 215 Kg sementara medali perak diraih lifter Lampung Fena Yuliana dengan total angkatan 197 Kg. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj)

NYATANYA.COM, Mimika – Papua terlempar dari persaingan di tiga besar klasemen sementara perolehan medali PON Papua hingga Jumat (8/10/2021). Tuan rumah tak kuasa berada di pusaran tiga besar klasemen medali sementara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021.

Skuad Bumi Cenderawasih tersapu terjangan tim-tim favorit juara seperti DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), dan Jawa Timur (Jatim). Ketiga tim asal Pulau Jawa semakin unjuk gigi dan menjadi penguasa tiga besar. Mereka saling kejar merebut keping demi keping medali emas dan selisihnya pun sangat tipis, antara 1-5 keping.

Hingga Jumat (8/10/2021), pukul 13.00 WIT, singgasana klasemen medali masih dipegang Jabar. Menurut data Panitia Besar PON Papua, juara bertahan PON 2016 itu telah berhasil menggaet total 176 medali dengan perincian 60 emas, 55 perak, dan 61 perunggu.

Pada pertandingan Kamis (7/10/2021), skuad terbaik Bumi Pasundan menyumbang emas dari cabang olahraga angkat besi, dayung disiplin rowing, menembak, dan sepak takraw.

Secara mengejutkan Jawa Timur melesat dari semula di peringkat keempat, pada Jumat telah bertengger di urutan kedua. Jatim, juara umum PON 2000 dan 2008, membayangi ketat Jabar. Provinsi yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa itu mendulang 55 emas, 43 perak, dan 40 perunggu atau total 138 medali.

Bahkan pada perhitungan hasil perburuan emas menjelang Jumat dinihari, Jatim memiliki koleksi emas yang sama, 55 dan hanya berselisih perolehan perak dan perunggu.

Jatim banyak mendulang emas dari cabang tenis lapangan. Mereka menyapu bersih seluruh tujuh emas yang diperebutkan dari Lapangan Tenis Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis.

Baca juga   Raih 3 Emas 2 Perunggu, Kick Boxing Jateng Juara Umum Eksebisi PON Papua

Atlet-atlet berciri khas kostum pertandingan serba hijau itu juga membawa pulang emas dari cabang selam kolam dan disiplin rowing. Jatim juga menyabet emas dari disiplin aeromodeling yang merupakan bagian dari cabang aerosport.

DKI Jakarta masih belum beranjak dari urutan tiga besar kendati sepanjang pertandingan final Kamis merebut tujuh emas dari tujuh cabang dan disiplin lomba.

Terdiri dari aeromodeling, atletik, dayung, menembak, senam ritmik, selam kolam, dan renang artistik. Atlet-atlet kontingen juara 11 kali PON itu total telah merebut 157 medali dengan rincian 54 emas, 47 perak, dan 56 perunggu.

Papua untuk sementara harus melepas status dua besar karena kalah bersaing dengan para favorit juara. Atlet-atlet tuan rumah baru mampu menyetor 52 emas, 47 perak, dan 56 perunggu atau total 124 medali.

Provinsi yang dikenal sebagai sepotong surga di bumi itu hanya berada di empat besar meski mereka telah mencetak sejarah untuk pertama kali mampu membawa pulang lebih dari 30 keping emas PON.

“Saya kira memang sulit untuk melewati tim-tim unggulan. Tetapi saya berharap Papua bisa mempertahankan apa yang sudah mereka capai saat ini hingga ke penutupan nanti. Dengan talenta altet-atlet yang dipunyai, Papua pasti bisa,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali dalam jumpa pers di Media Center Kominfo PON Papua Klaster Mimika, Hotel Grand Mozza, Kota Timika, Senin (4/10/2021).

Jawa Tengah (Jateng) masih tertahan di lima besar klasemen medali dengan 18 emas, 27 perak, 30 perunggu. Tambahan sekeping emas didulang Jateng dari cabang angkat besi kelas 73 kilogram putri.

Baca juga   Atlet PON Kabupaten Semarang Optimistis Raih 4 Emas

Dalam pertandingan di Auditorium Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Jumat (8/0/2021) pagi, lifter nasional Diah Ayu Permatasari merebut emas dengan total angkatan 215 kg.

Diah juga memecahkan rekor lama PON atas namanya sendiri yang dicetak pada 2019 lalu.

“Ini adalah pencapaian tertinggi saya sebagai lifter,” katanya seperti dikutip Antara. Ia menyisihkan andalan Lampung, Yuliani Gena yang harus puas membawa pulang perak dengan total angkatan 197 kg.

Di final kelas 73 kg ini tidak disediakan perunggu karena hanya diikuti oleh empat lifter. Sesuai aturan yang berlaku di cabang angkat besi, perungu hanya diberikan jika kelas tersebut diikuti minimal oleh lima lifter.

Secara keseluruhan PB PON, hingga Jumat (8/10/2021), telah mendistribusikan total 1.066 keping medali meliputi 330 emas, 320 perak, dan 410 perunggu.

Selama berlangsungnya PON ke-20 pada 2-15 Oktober 2021, PB PON menyediakan 681 emas, 681 perak, dan 681 perunggu untuk diperebutkan 7.039 atlet. Mereka bertanding pada 37 cabang, 56 disiplin pertandingan, 681 nomor pertandingan, serta memanfaatkan 44 arena lomba.

Sejauh ini seluruh pertandingan dilaksanakan dengan protokol kesehatan sangat ketat, baik bagi atlet, ofisial, maupun penonton. Seluruh lomba dapat dilihat secara langsung oleh masyarakat dan mereka harus mengikuti kebijakan menempati hanya 25 persen dari kapasitas total tiap venue.

Agar dapat memasuki arena lomba, setiap penonton wajib menunjukkan kartu vaksin telah disuntik dosis pertama dan kedua. Kemudian harus memakai masker selama menonton lomba serta menjaga jarak. Torang Bisa! (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Leani Ratri Oktila. (Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Leani Ratri Oktila Puji Presiden dan Menpora Setarakan Atlet Paralimpiade
Glenn Victor Sutanto menang di cabang renang nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra dengan catatan waktu 54:32 pada ajang Pekan Olahraga Nasional XX Papua di Stadion Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Minggu 10 Oktober 2021. (ANTARA/HO-PB PON XX PAPUA/R.Berto Wedhatama/pri)

Olga

Klasemen Sementara PON XX, Mengejar Bayang-bayang Juara Umum
Perhimpunan istri-istri PNS Klaten memasyarakatkan olahraga dengan aksi senam ria di obyek wisata Bukit Sidoguro. (Foto: Humas Klaten)

Olga

Meriahkan Haornas, Darma Wanita Klaten Aksi Senam Sehat di Atas Bukit Sidogura
Atlet paralimpik Kabupaten Semarang dilepas untuk mengikuti Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua 2021. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Olga

Atlet Paralimpik Semarang Optimis Raih Medali Emas Peparnas Papua
Tim sepak takraw kontingen Provinsi Jawa Tengah jalani sesi pemusatan latihan. (Foto: Diskominfo Jepara)

Olga

Sepak Takraw Jateng Optimis Raih Emas di PON Papua
Petinju Jawa Barat Bram Hendra Betaubuni meluapkan kegembiraanya usai menang atas petinju Sulawesi Utara Christian Toar J. Sompota pada babak final tinju kelas berat ringan 75-81 kilogram putra PON Papua di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Papua, Rabu (13/10/2021). Petinju Jawa Barat Bram Hendra Betaubuni meraih medali emas usai menang atas petinju Sulawesi Utara Christian Toar J. Sompota. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj)

Olga

Jabar Semakin Kokoh di Urutan Pertama Klasemen Medali PON Papua
Stadion outdoor di Mimika Sport Complex (MSC), tempat atlet-atlet PON akan memperebutkan medali-medali atletik. (Foto:Twitter ponxx2020papua)

Olga

Ini Stadion Atletik Mimika yang Jadi Kebanggaan Masyarakat Papua
Menpora RI Zainudin Amali melaunching Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) 2022 Sumatera Selatan. (Foto:raiky/kemenpora.go.id)

Olga

Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional Digelar di Sumsel Juli 2022