Home / News

Kamis, 8 Juli 2021 - 20:55 WIB

Klaster Hajatan, Satu Desa di Wonosobo Jalani Isoman

Ganjar Pranowo saat mengunjungi Desa Kecis, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo yang jadi klaster hajatan. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Ganjar Pranowo saat mengunjungi Desa Kecis, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo yang jadi klaster hajatan. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Wonosobo – Sebanyak 88 orang warga Desa Kecis, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo terpapar Covid-19 usai menggelar hajatan beberapa waktu lalu. Saat ini, 47 orang di antaranya sudah negatif, dan tersisa 41 orang yang menjalani isoman di 35 rumah.

Kadinkes Wonosobo, dr Mohamad Riyatno mengungkapkan, peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi secara eksponensial di Kabupaten Wonosobo, bahkan BOR RS di Wonosobo Rerata 80 persen. Hal itu membuat pemerintah kabupaten mengambil langkah cepat. Apalagi, Wonosobo berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara yang juga sedang mengalami peningkatan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menengok kondisi warga Desa Kecis, Kamis (8/7/2021). Gubernur mengingatkan agar warga berhati-hati dalam beraktivitas di tengah pandemi. Kegiatan seperti hajatan dan sebagainya, Ganjar meminta agar ditunda dulu.

Baca juga   Polres Magelang Gelar Vaksinasi Covid-19 Warga Perbatasan

“Segitu banyak lalu gimana ngurusnya? Jogo Tonggonya aktif? Ada yang ngontrol mereka nggak selama isoman?” tanya Ganjar.

“Ada bidan desa Pak, Jogo Tonggo aktif. Kita bagikan sembako. Kita masak juga untuk mereka pak,” ujar Sekdes, Eko Purwanto.

Ganjar lantas memberi saran agar koordinator Jogo tonggo serta bidan membuat WhatsApp Group dengan para warga yang isoman. Grup tersebut agar memudahkan warga yang isoman untuk berkomunikasi dan menyampaikan kebutuhannya.

Baca juga   Kasus Corona Melonjak, Sri Sultan: Jangan Anggap Enteng

“Karena ada cerita, dia hari ini terpapar, lalu isoman, kemudian dia panik, tetapi tidak ada yang dihubungi, kemudian meninggal. Jangan sampai ini terjadi. Ambulans standby di sini juga nggak?” tutur Ganjar.

“Standby Pak, ada mobil puskesmas,” ujar Eko.

Pada kesempatan itu, Ganjar tak sekadar datang namun juga memberikan bantuan berupa sembako hingga beras. Ganjar berharap warga Desa Kecis segera sembuh dan kembali beraktivitas seperti semula.

“Tapi ingat prokesnya selalu dijaga ya,” tandas Ganjar. (*)

Share :

Baca Juga

Vaksinasi Covid-19 yang diadakan di kampung Blunyahrejo Kota Yogya dari hasil penyisiran warga yang belum vaksin. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogya Sisir Warga Belum Vaksin Lewat RT/RW
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

99 Warga Mertoyudan Sembuh Covid-19
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan bahwa Pemkot telah membuka 4 sentra vaksinasi, yakni di PDAM Tirtamarta, XT Square, SMAN 7, dan BPD DIY demi menekan kasus Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Terus Gencarkan Vaksinasi, Upaya Pemkot Yogya Tekan Kasus Covid-19
Bupati Temanggung HM Al Khadziq. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Tempat Wisata dan Pertunjukan Seni di Temanggung Dibuka Bertahap
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hasil Genome Sequencing, Belum Ditemukan Varian Delta Selain di Kudus
Aksi Kasih GRII dengan melayani isi ulang oksigen gratis yang digelar di halaman parkir Grand Pacific Hall, Jalam Magelang Yogyakarta. (Foto: agoes jumianto)

News

Aksi Kasih GRII, Bagikan Oksigen Gratis untuk Warga Yogya
Nadiem Anwar Makarim saat melakukan audiensi dengan Kepala Sekolah dan Guru di Pendapa Agung Taman Siswa. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Menteri Nadiem: Sekolah Harus Menyenangkan dan Relevan dengan Zaman
Ilustrasi Tugu Yogyakarta. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Percepat Vaksinasi, Sri Sultan Minta Jatah Vaksin Ditambah