Home / News

Jumat, 10 September 2021 - 23:53 WIB

Klaten Segera Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Bupati Klaten dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyasar anak usia 12 - 18 tahun untuk divaksin. (Foto: Humas Klaten)

Bupati Klaten dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyasar anak usia 12 - 18 tahun untuk divaksin. (Foto: Humas Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Pemkab Klaten terus ngebut vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan jumlah warga tervaksin. Dalam waktu dekat, vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Klaten akan menyasar anak-anak usia 12 tahun ke atas.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan vaksinasi anak ini dilakukan dengan tujuan untuk mempercepat terbentuknya herd immunity. Selain itu, langkah tersebut dilakukan untuk menunjang pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Klaten. Seperti diketahui, PTM mulai dilaksanakan di sebagian sekolah di Kabupaten Klaten untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

“Rencananya minggu depan anak-anak usia sekolah akan kita vaksin. Saat ini (di Klaten) sudah mulai pembelajaran tatap muka,” ungkapnya, Jumat (10/9/2021).

Baca juga   Kerap Dapat Ancaman dan Intimidasi, Warga Wadas Datangi LBH Minta Pendampingan Hukum

Pelaksanaan vaksinasinya pun akan dipercepat dengan menggandeng TNI/Polri agar sasaran yang dicapai semakin luas. Pun Pemkab Klaten masih menyelesaikan target vaksinasi untuk lansia dan ibu hamil.

“Kami inginnya sesegera mungkin, seluas mungkin, sebanyak mungkin. Namun jumlah vaksin yang tersedia juga terbatas, sehingga pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap,” paparnya.

Menurutnya setiap mendapatkan dosis vaksin, akan diberikan alokasi untuk anak usia sekolah mulai dari 12 tahun hingga 18 tahun. Sri Mulyani menjelaskan meski harus berbagi dengan vaksinasi lansia yang masih berlangsung, namun hal ini tidak bermasalah.

“Memang kondisinya seperti ini, harus step by step. Yang penting progresnya terus naik,” katanya.

Baca juga   1.300 Anak di Salatiga Ikuti Vaksinasi GPIB

Sementara itu, Ketua Tim Ahli Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Klaten, dr. Ronny Roekmito mengatakan vaksinasi lansia terkendala mobilitas lansia yang terbatas untuk mengakses fasilitas kesehatan. Seperti harus diantar keluarga hingga kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk datang secara mandiri ke faskes penyedia vaksinasi.

“Berbeda dengan usia produktif yang mudah mengakses layanan faskes, makanya permintaannya tinggi karena mereka (masyarakat usia produktif) datang langsung ke faskes minta untuk divaksin. Sementara lansia kadang harus jemput bola agar bisa tervaksin,” ungkapnya. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Masih Terus Meroket, Hari Ini DIY Tambah 1.615 Kasus Positif Covid-19
RS PKU Muhammadiyah Prambanan siap dioperasikan menjadi RS Darurat Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

News

RS Darurat Covid-19 Klaten Resmi Beroperasi
Tindak kejahatan jalanan di Jalan AM Sangaji, Jetis, Yogyakarta (Foto: dokumentasi Kodim 0734/Yogyakarta)

News

Dikejar dan Dipepet Rombongan Klithih, 1 Korban Meninggal dan 1 Luka
Pos Aju dibentuk untukpercepatan penanganan jenazah pasien Covid-19 di Klaten. (Foto: Diskominfo Klaten)

News

Kelompok Pemuda yang Lempari Mobil Jenazah Covid-19 di Klaten, Kini Tobat Jadi Relawan
Kadarmanta Baskara Aji. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Bandara DIY Bukan Pintu Masuk Utama Pelaku Perjalanan Luar Negeri
(nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Varian Delta Masuk Yogya, Puluhan Terpapar Termasuk Anak-anak
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Bertambah 75 Orang
Hotel Grand Tjokro Yogyakarta, salah satu hotel yang menyediakan fasilitas isoman pasien Covid-19. (Foto: grantjokro.com)

News

Bantu Pulihkan Ekonomi, Danais Dukung Pengadaan Peralatan Kesehatan 9 Hotel Isoman