Home / Peristiwa

Rabu, 28 Juli 2021 - 14:06 WIB

Klomtan Loh Jinawi Tegalrejo Panen Kangkung 38 Kilogram

Untuk keempat kalinya Klomtan Loh Jinawi panen kangkung dan terong. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Untuk keempat kalinya Klomtan Loh Jinawi panen kangkung dan terong. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Punya lahan terbatas, apalagi di tengah kota, bukan menjadi halangan untuk bercocok tanam. Buktinya, Kelompok Tani (Klomtan) Dewasa Loh Jinawi Kelurahan Tegalrejo RT 20 RW 06 bisa panen sayur kangkung sebanyak 38 Kg dan terong 3,5 Kg.

Perlu diketahui, panen kali ini merupakan yang keempat kalinya dilakukan Klomtan Loh Jinawi. Hasil panen dijual kembali dan dibagikan untuk warga yang menjalani isolasi mandiri.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Eny Sulistyowati, Selasa, (27/7/2021) di Kelurahan Tegalrejo.

“Alhamdulillah untuk bulan ini kita panen kangkung sebanyak 38 Kilogram. Selain itu kita juga panen terong seberat 3,5 kilogram,” ungkap Eni Sulistyowati.

Baca juga   Wakil Bupati Sleman Serahkan Bantuan APD untuk Relawan Gupel

Eny mengatakan, dulunya tempat tersebut merupakan wilayah yang kumuh, namun dengan kesepakatan warga disulap menjadi kawasan pertanian perkotaan.

“Lingkungan di sana memang rata-rata menengah kebawah, makanya saat diadakan panen seperti saat ini laris manis dan sangat bermanfaat untuk mereka,” jelasnya.

Tak hanya bermanfaat bagi warganya namun bermanfaat juga bagi warga yang terdampak Covid-19, dimana ada beberapa warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri diberikan secara gratis hasil panen tersebut.

“Sebagian dibagikan ke warga sekitarnya, untuk diberikan bantuan kepada warga yang isoman, sisanya dijual untuk pembelian bibit penanaman selanjutnya,” ujar Eni.

Sementara itu, Mantri Kemantren Tegalrejo Agus Antariksa mengungkapkan, ini merupakan salah satu upaya bersama dalam menurunkan kasus stunting.

Baca juga   Cegah Klaster Baru, Penyembelihan Hewan Kurban Harus Taat Prokes

“Adanya pendampingan dan pembimbing di setiap wilayah menjadikan kegiatan kelompok tani berjalan dengan baik dan berkembang. Sampai saat ini sudah 17 kelompok tani yang ada. Semoga di wilayah lainnya termotivasi memiliki pertanian di perkotaan seperti tegalrejo,” ujar Agus.

Agus berharap, ke depannya warga Tegalrejo memiliki inovasi roadmap atau planning kedepannya agar pertanian ini bisa bertahan lama dan pemasarannya jangka panjang.

“Pertanian ini bisa dijadikan makanan yang bisa diawetkan atau dikeringkan kemudian dijual dalam bentuk lain. Misalnya anggur sudah bisa dibuat semacam selai dan beberapa minuman yang masa kadaluarsanya lama, ini memiliki kadar ekonomis,” tambahnya. (*)

Share :

Baca Juga

Predikat Terbaik dari Peringkat Utama pada Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021 untuk Kota Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kota Yogya Raih Penghargaan Kota Layak Anak Terbaik Peringkat Utama 2021
Sedikitnya lima macam jamu tradisional diracik oleh 12 peserta untuk disajikan ke para juri Lomba Meracik Jamu di Museum R Hamong Wardoyo. (Foto: Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

Nguri-uri Warisan Leluhur, Disdikbud Boyolali Gelar Lomba Meracik Jamu
Ribuan telur rebus siap dibagikan kepada nakes dan relawan Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Ribuan Telur Rebus Dibagikan untuk Nakes dan Relawan Covid-19 Temanggung
Penyerahan bantuan secara simbolis dari PT Pura. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kudus)

Peristiwa

PT Pura Kudus Bagikan 5.000 Paket Sembako untuk Penyandang Disabilitas
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo menyerahkan bantuan perbaikan RTLH kepada Ngatmi. (Foto: Humas Kab Sukoharjo)

Peristiwa

Sambangi Warga, Bupati Sukoharjo Serahkan Bantuan Rehab RTLH
LazisNU MWC Secang membagikan daging kurban menggunakan besek. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Unik dan Go Green, Daging Kurban Dibagikan dengan Besek
Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Si Asmara. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Si Asmara, Aplikasi Surat Menyurat Terobosan Dinkes Temanggung
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto secara simbolis menyerahkan beras bantuan kepada masyarakat terdampak PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kebumen)

Peristiwa

Ribuan Ton Beras Didistribusikan untuk Warga Kurang Mampu di Kebumen