Home / Peristiwa

Kamis, 16 Desember 2021 - 17:47 WIB

Kominfo-DKPP Sinergi Rilis Aplikasi Sistem Informasi Kode Etik Penyelenggara Pemilu

Kominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) bersinergi merilis aplikasi Sistem Informasi Kode Etik Penyelenggara Pemilu (Sietik). (Foto: Wahyu Sudoyo/InfoPublik)

Kominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) bersinergi merilis aplikasi Sistem Informasi Kode Etik Penyelenggara Pemilu (Sietik). (Foto: Wahyu Sudoyo/InfoPublik)

NYATANYA.COM, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) bersinergi merilis aplikasi Sistem Informasi Kode Etik Penyelenggara Pemilu (Sietik), yang dapat diakses melalui alamat sietik.dkpp.gp.id.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aptika, Semuel Abrijani Pangerapan, menjelaskan aplikasi ini akan membantu DKPP dalam mempercepat proses-proses terkait tugas penyelenggaraan pemilu.

“Dengan adanya sistem ini kita akan bangun big data untuk menjadi refesensi pengambilan keputusan keputusan berikutnya,” kata Dirjen Aptika dalam acara Laporan Kinerja DKPP 2021 di Jakarta, Pada Kamis (16/12/2021).

Lebih lanjut Dirjen Aptika menjelaskan, peluncuran aplikasi ini merupakan salah satu bagian transformasi digital lembaga pemerintah, yang merupakan penerapan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam hal ini, kata dia, Kominfo membantu DKPP dalam menyiapkan aplikasi yang diperlukan, merawat, hingga memastikan sistem ini berjalan dengan baik,

Baca juga   Dugaan Pelanggaran HAM di Paniai Papua Segera Diproses Sesuai Undang-undang

“Di Kominfo itu ada pegawai DKPP, tinggal minta saja kita datang karena memang tugas kami yang diberikan negara untuk menerapkan hal itu. Jadi kalau ada kurang apa, kontak langsung kita harus layani,” imbuh dia.

Dia berharap aplikasi ini bisa membantu masyarakat yang akan berurusan dengan DKPP, seperti untuk melakukan pengaduan, jadwal sidang dan melihat hasil putusannya tanpa harus dating langsung ke kantor.

Aplikasi sietik.dkpp.go.id dipastikan sudah berfungsi sepenuhnya sejak diluncurkan pada hari ini, Kamis (16/12/2021), walaupun belum akan dipergunakan oleh masyarakat umum.

“(aplikasi sietik) Belum digunakan saat ini karena belum ada masalah terkait pemilu belum terjadi, (saat ini) belum masuk tahapan pemilu. Mungkin nanti pertengahan atau akhir tahun depan,” kata dia.

Anggota DKPP, Didik Supriyanto, mengatakan, aplikasi ini, proses pemeriksaan, pengaduan, verifikasi formil dan meteriil hingga tindaklanjut putusan semua bisa dipantau oleh masyarakat dengan transparan.

Baca juga   Uang BLT Rp160 Juta Dirampok di Deli Serdang, Pelaku Buntuti Korban dan Pecah Kaca Mobil

Untuk itu dia berterimakasih atas dukungan Kominfo yang membangun sistem ini dengan baik meskipun prosesnya bisa dibilang sangat cepat, yakni kurang dari satu semester.

“Kami juga terimakasih pada Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) atas dukungannya, terutama soal sertifikasi tanda tangan elektronik, aplikasi ini bisa diopersasionalkan,” kata dia.

Selain itu, lanjut dia, aplikasi ini akan dikoneksikan dengan aplikasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sehingga seluruh putusan atau dokumen bisa langsung masuk sistemnya mereka.

“Masyarakat dan stakeholder pemilu (pemilihan umum), silahkan memanfaatkan aplikasi sietik ini sebaik mungkin. Apabila merasa terdapat pelanggaran kode etik pemilu langsung bisa dimanfaatkan dengan membuka dan mengetik pengaduan dan prosesnya dilakukan secara digital. Tentu saja ada proses yang terbuka dan tertutup,” jelas dia.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Dr Ahmad Ramadhan, SH., MH., M.Si. Foto: Divhumas Polri

Peristiwa

Sudah Dua Tahun Diusut Polisi, Total Korban KSP Sejahtera Bersama Ada 2.350 Orang, Kerugian Capai Rp940,8 Miliar
Kondisi Mobil Daihatsu Terios yang terlibat kecelakaan. Foto: selalu.id

Peristiwa

Mobil Pelat Merah Tabrak Pemotor di Jalan Prapen Surabaya, Begini Kronologinya
Bupati Sukoharjo Etik Suryani, mengambil sumpah/janji dan melantik 129 pejabat, di Auditorium Gedung Menara Wijaya, Rabu (2/2/2022). (Foto: MC Kab.Sukoharjo)

Peristiwa

Lantik 129 Pejabat Sukoharjo, Bupati Etik Ingatkan Hindari Penyimpangan
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, mendampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Serbuan Vaksinasi Massal Covid-19 di JEC. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Dampingi Panglima TNI, Wagub DIY Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal TNI-Polri di JEC
Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada para siswa berprestasi di Kabupaten Sleman yang dinilai telah mengharumkan Sleman dan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya. (Foto: Humas Sleman)

Peristiwa

Pemkab Sleman Salurkan Beasiswa bagi Anak Berprestasi
Pelaku curanmor RB digelandang petugas. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP juncto Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (Foto: Dok.Polres Kulon Progo)

Peristiwa

Curi Motor di Kulon Progo, Warga Temanggung Ditangkap di Banjarnegara
Setelah dua tahun vakum karena pandemi, Kampung Ramadan mulai dibuka kembali pada Minggu (3/4/2022) di Jalan dr Wahidin Rembang. (Foto: MC Kab.Rembang)

Peristiwa

Setelah Vakum Dua Tahun, Kampung Ramadan Rembang Kembali Dibuka
Rapat Koordinasi bersama Direktur Rumah Sakit se-Kabupaten Cilacap, Kamis (15/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Cilacap)

Peristiwa

Cilacap Tambah 150 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19