Home / Peristiwa

Senin, 11 Oktober 2021 - 16:59 WIB

Konsumen Perlu Diedukasi tentang Batik, Ternyata Ini Alasannya

Batik Indonesia menjadi pasar potensial, yang beberapa tahun belakangan ini diserbu batik printing dalam dan luar negeri. Padahal Batik printing sebetulnya tak layak disebut batik, melainkan kain atau tekstil bermotif batik yang diproduksi dengan mesin. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

Batik Indonesia menjadi pasar potensial, yang beberapa tahun belakangan ini diserbu batik printing dalam dan luar negeri. Padahal Batik printing sebetulnya tak layak disebut batik, melainkan kain atau tekstil bermotif batik yang diproduksi dengan mesin. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

NYATANYA.COM, Pekalongan – Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, Rr Tjandrawati mengungkapkan pentingnya edukasi kepada konsumen terhadap jenis batik yang ingin dibeli.

“Konsumen perlu diedukasi mengenai jenis-jenis batik yang dijual oleh pedagang, agar dapat membeli sesuai kebutuhan yang diinginkan. Pasalnya, biasanya ada beberapa konsumen yang tidak mengetahui jenis batik yang akan dibeli seperti batik cap, batik tulis, batik kombinasi tulis dan cap maupun printing,” tutur Tjandrawati, Senin (11/10/2021).

Disebutkan, Batik Indonesia menjadi pasar potensial, yang beberapa tahun belakangan ini diserbu batik printing dalam dan luar negeri. Padahal Batik printing sebetulnya tak layak disebut batik, melainkan kain atau tekstil bermotif batik yang diproduksi dengan mesin.

Tapi semuanya mempunyai pasar masing-masing. Sejak batik ditetapkan sebagai warisan budaya yang Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009 lalu, membuat komoditi ini menjadi tren di Indonesia. Padahal sebelumnya, batik hanya digunakan pada momentum-momentum tertentu, seperti acara pesta perkawinan, acara serimonial dan pakaian segaram lainnya.

Baca juga   Atikoh Apresiasi Ketangguhan Perajin Batik Sragen Hadapi Pandemi

Perajin batik Indonesia khususnya Kota Pekalongan yang tersohor sebagai World’s City of Batik belum bebas dari ancaman tekstil bermotif batik atau yang biasa dikenal dengan printing.

Produk tekstil bermotif batik ini, memiliki harga jual yang jauh lebih murah dibandingkan harga jual produk batik dan produk tekstil ini banyak dipasarkan di pasar-pasar grosir, di pertokoan serta penjualan online. Munculnya produk printing motif batik berdampak pada keberadaan batik asli yang diproses secara manual.

Tjandra meminta kepada para pelaku usaha batik untuk bersikap selalu jujur kepada konsumennya, salah satunya dengan memasang label batik di produknya, dengan harapan, konsumen bisa datang kembali untuk membeli batik karena perilaku jujur dari pelaku usaha batik tersebut.

Baca juga   Hari Batik Nasional. Perajin Batik Girilayu Karanganyar Demo Membatik Massal dan Fashion Show

“Pelaku usaha tetap kita bina semua, hanya saja perlu edukasi kepada konsumen. Jadi, monggo mau menjual terkait printing tergantung kebutuhan dari masyarakat selaku konsumen juga,” ungkap dia.

Lebih lanjut disampaikan, kalau memang yang dijual itu batik cap sampaikan kepada konsumen batik cap, kalau batik tulis sampaikan bahwa itu batik tulis.

“Kalau itu batik kombinasi ya kombinasi batik cap tulis, bahkan kalau itu pun printing sampaikan printing. Pelaku usaha harus selalu jujur kepada konsumen, dengan memasang label batik. Tujuannya untuk mengedukasi konsumen,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Tersangka FR (21) dan DF (18) yang menghabisi nyawa Bayu Samudera atau BS (21) dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar Polda Metro Jaya. Foto: Ist

Peristiwa

Sejoli di Tangerang Bunuh Mantan Pacar Gara-gara Sering Ajak Hubungan Intim
Suasana Kota Pekalongan selama PPKM Level 4. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

PPKM Level 4, Warung Makan Boleh Buka Sampai Pukul 9 Malam
Bobby Nasution dan istri Kahiyang Ayu, mengumumkan nama anak ketiganya, Sabtu (27/8/2022). Foto: Dok.Diskominfo Kota Medan

Peristiwa

Bobby Nasution Umumkan Nama Anak Ketiganya: Panembahan Al Saud Nasution
Kepala Rumah Sakit Pusat TNI AU (RSPAU) dr. S. Hardjolukito, Marsma TNI dr. Mukti Arja Berlian, SpPD, SpKp bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Hadapi Gelombang Pandemi, RSPAU Hardjolukito Siap Jadi RS Covid-19
KPK menyelenggarakan kegiatan tematik optimaliasasi penerimaan pajak daerah di Pemkab Sleman, Kamis (10/2/2022). (Foto: MC Sleman)

Peristiwa

Optimalkan PAD, KPK Lakukan Kegiatan Tematik di Pemkab Sleman
Predikat Terbaik dari Peringkat Utama pada Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021 untuk Kota Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kota Yogya Raih Penghargaan Kota Layak Anak Terbaik Peringkat Utama 2021
Untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, Kementerian Kesehatan akan meningkatkan pelaksanaan Testing, Tracing dan Treatment (3T), terutama di daerah yang berpotensi mengalami penularan kasus tinggi. (Foto: Kemenkes)

Peristiwa

Kemenkes Tingkatkan 3T Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 di Daerah Ini
Kandang ayam milik salah satu peternak ayam broiler atau ayam potong di Desa Pusporenggo tampak kosong, menurut pemilik peternakan Radityo Herlambang pengiriman bibit ayam sedikit terganggu adanya PPKM. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

PPKM Diperpanjang, Peternak Ayam Broiler Kesulitan Jual Hasil Panen