Home / Peristiwa

Rabu, 23 Juni 2021 - 15:14 WIB

Korem 072/Pamungkas Gelar Komsos dengan Pemda DIY

Wagub DIY Sri Paduka Paku Alam X dalam agenda komsos dengan Korem 072/Pamungkas. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Wagub DIY Sri Paduka Paku Alam X dalam agenda komsos dengan Korem 072/Pamungkas. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Korem 072/Pamungkas bersama seluruh Aparat Pemerintah di DIY melakukan komunikasi sosial (komsos) guna merumuskan strategi pencegahan penyebaran Covid-19 di DIY. Komunikasi Sosial Aparat Pemerintah DIY dengan tema “Sinergitas Aparat Pemerintah, Membangun Imunitas Bangsa Untuk NKRI’ berlangsung pada Selasa (22/6/2021) di Gedhong Pracimasono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Dalam acara tersebut, Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X yang membacakan sambutan Gubernur DIY, menyampaikan bahwa, Pemerintah daerah harus mengontrol tempat-tempat keramaian yang menimbulkan kerumunan.

“Perlu bagi kita bersama untuk merancang strategi pembatasan mobilitas masyarakat dengan memperhatikan taraf status sosial, budaya, dan pertahanan keamanan,” tutur Sri Paduka.

Lebih dari satu tahun pasca dilaporkannya konfirmasi positif pertama kali di DIY, perkembangan kasus Covid-19 tidak juga kunjung mereda bahkan menunjukkan eskalasi yang semakin mengkhawatirkan.

Baca juga   Pasar Non Esensial di Yogya Kembali Buka dengan Prokes Ketat

Untuk menekan bertambah dan meluasnya kasus klaster-klaster yang ada, utamanya klaster keluarga, pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berskala mikro yang mengatur sampai dengan tingkat Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW).

“Saat ini, sudah saatnya strategi penanganan Covid-19 semakin didetailkan dengan kapasitas RT/RW sebagai lembaga terkecil di masyarakat untuk memperkuat ketahanan dalam menghadapi pandemi,” jelas Sri Paduka.

Dengan bermodalkan gotong royong, Satgas RT/RW akan menjadi perpanjangan tangan Satgas Pusat dan Daerah yang sebelumnya sudah terbentuk, sehingga tingkat efektivitas untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan serta penanganan pandemi. Gubernur DIY memutuskan bahwa PPKM harus diterapkan dengan lebih intens dan detail.

Baca juga   Nikah Dini untuk Mengurangi Beban Orang Tua, Bukan Solusi Tepat

Kepala Staff Korem 072 Pamungkas Kolonel Infantri Afianto, berharap melalui kegiatan komsos dengan aparat pemerintah diharapkan dapat terjalin silaturahmi dan kerjasama antar instansi sehingga program-program pemerintah di daerah dapat berjalan dengan baik, baik penanganan pandemi Covid-19 maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat DIY.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie, menyampaikan informasi bahwa telah terjadi penambahan kasus positif 662 rata-rata perhari di DIY, selama tiga hari terakhir. Angka ini masih rendah dibanding nasional. Akan tetapi dinilai sangat tinggi apabila dibanding dengan jumlah penduduk yang ada di DIY.

“Oleh karena itu, dengan kondisi seperti ini maka kami sebenernya berharap bahwa shelter-shelter di Kabupaten/ Kecamatan/ RT/ RW itu bisa dioptimalkan,” ungkapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Rapat koordinasi evaluasi pasca pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021M. (Foto: nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kementerian Agama Tunda Keberangkatan Haji Tahun 2021, Kemenag Kota Yogya Tepis Hoax
(nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Yaqut Center Bagikan 1.000 Paket untuk Pasien Isoman
Vaksinasi yang digelar Pemkot Yogyakarta di SMPN 8, Senin (19/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Targetkan Agustus Seluruh Warga Yogya Telah Divaksin
nyatanya.com

Peristiwa

Di Harganas 2021 Blora Raih 2 Penghargaan
Foto: Ilustrasi/Kominfo

Peristiwa

Ribuan Pedagang Pasar Ditarget Vaksinasi Hingga Akhir Juni
Api berhasil dipadamkan, dan dijumpai seluruh perangkat komputer hangus. FOTO : nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Laboratorium Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Dilalap Jago Merah, 30 Komputer Gosong
Pemkot Yogyakarta perpanjang pentupan pasar tradisional selama PPKM Level 4.(Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogyakarta Perpanjang Penutupan Pasar Tradisional
Serma Hartono bersama perangkat Kelurahan Kricak diskusi terkait meningkatnya kasus Covid-19. FOTO : nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Kasus Covid-19 Naik, Babinsa Koramil Tegalrejo Gelar Rapat Bareng Unsur Kelurahan