Home / News

Kamis, 4 April 2024 - 19:10 WIB

Kota Yogya Sambut Pemudik Lebaran, Siapkan Keamanan dan Kenyamanan Lalu Lintas

Ilustrasi lalu lintas di Kota Jogja. (Foto: CCTV/Humas Pemkot Jogja)

Ilustrasi lalu lintas di Kota Jogja. (Foto: CCTV/Humas Pemkot Jogja)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Kota Yogyakarta siap menyambut para pemudik yang melintas dan singgah ke Yogya pada masa libur lebaran 2024.

Terutama terkait keamanan dan kelancaran lalu lintas yang berkoordinasi dengan Polresta Yogyakarta dan pemangku kepentingan terkait. Mengingat diprediksi ada jutaan pemudik yang akan ke Yogyakarta.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan Pemkot Yogyakarta bersama Polresta Yogyakarta, Kodim 0734 Yogyakarta dan para pemangku kepentingan terkait sudah mengadakan apel gelar pasukan Ketupat Progo 2024 pada Rabu(3/4/2024).

Kegiatan itu sebagai bentuk kesiapan untuk pengamanan dan kelancaran selama libur Lebaran di Kota Yogyakarta.

“Ini menunjukan kesiapan Pemkot Yogyakarta bersama stake holder untuk menyambut wisatawan,” kata Singgih saat berbuka puasa dengan para wartawan, Rabu (3/4/2024).

Singgih menjelaskan prediksi Kementerian Perhubungan jumlah pemudik yang masuk ke DIY bisa mencapai 11,7 juta.

Jumlah itu terbesar nomor empat. Sedangkan dilihat dari keluasan wilayah DIY nomor tiga terkecil.

Baca juga   Ganjar Keliling Gereja, Sapa Jemaat Misa Natal

Jumlah penduduk DIY mendekati 4 juta di antaranya dari Kota Yogyakarta mendekati 400 ribu.

Dengan prediksi pemudik tersebut, akan berdampak ke Kota Yogyakarta. Diharapkan berdampak positif bagi pariwisata di Kota Yogyakarta.

“Kalau diguyur dengan 11,7 juta itu yang melintas maupun yang nanti akan singgah (Yogya). Semoga dengan jumlah yang diprediksi segitu mempunyai dampak positif,” tuturnya.

Pihaknya menegaskan Pemkot Yogyakarta sudah berkoordinasi dengan Polresta Yogyakarta terkait keamanan dan kelancaran lalu lintas.
Terutama di kawasan ikon wisata di Yogyakarta seperti kawasan Malioboro dilakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas.

Menurutnya meskipun ada potensi peningkatan lalu lintas saat libur Lebaran, tapi diupayakan tidak ada kemacetan di Kota Yogyakarta.

“Kalau di Kota Yogyakarta tidak ada istilah macet. Tapi perlambatan. Masih tetap berjalan tapi melambat,” ujar Singgih.

Terkait pengaturan arus kendaraan bus pariwisata yang masuk ke kota, Pemkot Yogyakarta pernah menerapkan one gate system di Terminal Giwangan masa pandemi Covid-19.

Baca juga   Presiden Jokowi Dorong Indonesia dan Vietnam Perkuat Kolaborasi

Namun tidak diterapkan pada masa libur Lebaran nanti. Singgih mengakui sudah ada kajian one gate system dan rencana akhir 2023 dilakukan uji coba.

Tapi ditunda karena salah satunya mempertimbangkan kesiapan fasilitas moda transportasi.

“Kita melihat situasi dan kondisi sambil mencari momentum. Momentumnya kayaknya belum di tahun ini. Selain itu menyangkut beberapa hal terkait seperti kesiapan dari moda transportasi,” tambahnya.

Singgih menyampaikan sudah memaparkan konsep one gate system ke Kementerian Perhubungan dan harapannya ada dukungan bus listrik untuk meredam one gate system.

Kalau hanya mengandalkan dari bus Trans Jogja masih agak kaku jalurnya. Jika memakai bus shuttel, bisa terintegrasi dengan bus pariwisata.

Namun Kementerian Perhubungan belum memberikan kejelasan terkait hal tersebut. (N1)

Share :

Baca Juga

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X meninjau pelaksanaan vaksin massal dosis ketiga bagi pendukung tenaga kesehatan dan tenaga penunjang layanan Covid-19. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Pemda DIY Gelar Vaksinasi Massal Dosis Ketiga
Dokumentasi petugas menyerahkan paspor kepada warga. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

News

Kemenkumham: Paspor dengan Tanda Tangan Tetap Sah dan Berlaku ke Negara Tujuan Manapun
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

News

Percepat Testing dan Tracing Covid-19, DIY Tambah Alat PCR Robotik
Ganjar Pranowo. Foto: Humas Jateng

News

Ganjar Dukung Wacana Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mal
Warga memasukkan minyak goreng ke dalam plastik saat operasi pasar minyak goreng curah di Balai Desa Tumpangkrasak, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (26/4/2022). Operasi pasar yang digelar pemerintah desa itu menyediakan 8.000 liter minyak untuk masyarakat umum dengan harga Rp14 ribu per liter atau lebih murah dari pasaran guna meringankan beban masyarakat jelang lebaran. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/aww.

News

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi, yang Tak Punya Aplikasi Cukup Lakukan Ini
anjir yang melanda Kota Semarang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi sehingga debit air Sungai Plumbon meluap dan jebolnya tanggul Parapet di wilayah Mangkang Kulon. (Foto: BPBD Provinsi Jawa Tengah)

News

Banjir Kota Semarang Telah Surut, 15 Kecamatan Masuk Wilayah Bahaya
Sosialisasi seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu masa jabatan 2022-2027 di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Jumat (12/11/2021). (Foto: Kemendagri.go.id)

News

Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran Calon Anggota KPU dan Bawaslu
Foto: Diskominfo Jateng

News

Jembatan Senowo di Magelang Kini Jadi Jalur Evakuasi 2 Arah