Home / Peristiwa

Selasa, 20 September 2022 - 07:33 WIB

Kronologi Pengungkapan 203 Kg Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi oleh Tim Polda Riau

Konferensi pers pengungkapan kasus peredaran shabu. Foto: Humas Polda Riau/Tribrata

Konferensi pers pengungkapan kasus peredaran shabu. Foto: Humas Polda Riau/Tribrata

NYATANYA.COM, Riau – Polda Riau kembali menorehkan prestasi dalam pengungkapan tindak pidana narkoba, dan dalam kurun waktu kurang dari seminggu berhasil mengungkap 3 kasus narkoba dengan barang bukti yang cukup mencengangkan. 203 kilogram sabu dan 404.491 butir ekstasi disita, serta 16 orang pelaku dibekuk di tiga lokasi berbeda.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto yang didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Yos Guntur, Wadir Resnarkoba AKBP Nandang Lirama dan Kapolres Dumai AKBP Nurhadi, menjelaskan kronologi ketiga kasus tersebut.

“Kasus pertama pada Minggu 11 September 2022 sekitar jam 2 dinihari dijalan Taman Karya Perum Citra Kencana Kelurahan Tuah Karya, Tuah Madani Pekanbaru, 10 orang tersangka yang menyimpan narkotika (sabu dan ekstasi) didalam karung warna putih merah, disembunyikan didapur rumah kontrakan berhasil dibekuk,” jelas Kabid Humas, Senin (19/9/22)

Berawal dari diterimanya informasi masyarakat akan masuknya narkoba, pada Minggu 11 September 2022 jam 2 dinihari Tim Opsnal Subdit III Ditnarkoba menangkap tersangka BAY (28), TOM (29), FAI (28) dan RIS ALS EGI (22) sekaigus barang bukti narkotika (100 kg sabu & 100 ribu butir ekstasi) yang disimpan dalam tas warna biru dan didalam karung, disembunyikan didapur belakang rumah kontrakan.

“Kemudian dilakukan pengembangan untuk mengerahui siapa kurir dan pemesan barang bukti tersebut,” terang Kabid Humas.

Sejurus kemudian, tim berhasil mengamankan RON (36 tahun) disimpang 5 Labersa, disusul JER (29 tahun) dan YUL (29 tahun) dibekuk disimpang jalan Naga Sakti Tampan. Berikutnya menangkap BON (28 tahun) dijalan SM Amin Pekanbaru.

Tidak cukup sampai disitu, Kombes Pol Sunarto menjelaskan pihaknya juga mengamankan FAU (25 tahun) bersama JER (29) dan TAU yang sedang berada di hotel Grand Elite Pekanbaru. FAU berperan sebagai penerima aliran dana/upah untuk menjemput narkoba.

Baca juga   Tiga Bocah di Surabaya Terekam CCTV Curi 3 Pasang Sandal Jepit Merek Fipper

Selain narkoba, barang bukti lain yang turut diamankan yakni 2 unit mobil Toyota avanza Hitam (BM 1318 AM dan B 1946 BJL), 2 unit motor (Kawasaki KLX BM 4114 JE dan Vario BM 5798 ABG), uang Rp42,9 juta serta 16 buah handphone.

Pada kasus kedua, tim Subdit I Ditnarkoba pada Senin 12 September mengamankan 11 kg sabu dan 4 tersangka RIY (33), WIR (35), RAN (26) dan perempuan asal Bukittinggi, RIR (26) di hotel New Hollywood Kuantan Raya Pekanbaru.

Para tersangka menyimpan narkotika jenis sabu didalam tas ransel warna biru, disimpan dikamar kost Perumahan Griya Cipta Sidomulyo Pekanbaru.

“Saat Tim Opsnal Subdit I melakukan pengembangan kasus narkoba yang ditangani polres Kampar, tim mendapatkan informasi nama ‘PAPI’ yang kemudian diketahui sedang berada disalah satu kamar hotel Hollywood Pekanbaru. Tim melakukan penggerebekan berhasil mengamankan RIY als PAPI (33 tahun), WIR (35 tahun), RAN (26 tahun) dan RIR 26 tahun) berikut 2 bungkus plastik berisi 12 gram sabu,” jelas Kabid Humas.

Tim mendapati keterangan dari RIY dan WIR yang mengaku masih menyimpan sabu dirumah orang tua WIR di Perum Griya Cipta.

“Dikamar lantai 2 kamar kost (depan rumah orang tua WIR) ditemukan 1 buah tas ransel besar yang ditutup kasur. Setelah dilakukan pemeriksaan tas tersebut, ternyata berisi narkotika jenis sabu yang dibungkus teh hijau merk Guan ying wang sebanyak 11 bungkus (11 kg sabu),” jelas Kabid Humas.

Turut diamankan, 1 unit mobil Honda Accord Abu abu nopol BA 1540 IA, sebuah timbangan digital, bong dan 4 unit HP.

Baca juga   Penganiayaan di Holywings, Polda DIY Periksa Oknum Polisi Diduga Lakukan Pelanggaran

Sedangkan kasus ketiga, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai pada Rabu 14 September 2022 mengamankan 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi dari dia tersangka JUR (45 tahun) dan RAF (28 tahun) di TKP tepi pantai Bandar Laksamana Bengkalis.

“Kasus ketiga ini berawal diterimanya informasi masyarakat tentang rencana transaksi narkoba disekitar kawasan perairan Sungai Sembilan Dumai. Informasi berharga ini ditindaklanjui secara intensif oleh tim Satnrkoba dengan melakukan penyelidikan, pemantauan dengan menggunakan transportasi darat dan air selama beberapa hari disekitar kawasan perairan tepi pantai Sungai Sembilan Dumai. Hingga akhirnya pada Rabu dinihari tanggal 14 September, tim mencurigai adanya Speedboad yang melintas disekitar perairan Lubuk Gaung Sungai Sembilan, yang kemudian menginformasikan ke tim darat yang langsung melakukan penyisiran,” jelas Kabid Humas.

Merasa terendus gerak geriknya, para pelaku berubah haluan kearah perairan Sungai Papan Bandar Laksana Bengkalis. Benar saja, tim yang diback up Ditnarkoba mencurigai gerak gerik 3 orang, diduga sedang mengangkut/melangsir narkotika dari tepi Pantai menuju kedarat (perkebunan sawit) yang berjarak sekitar 50 meter dari tepi pantai. Begitu dilakukan penyergapan, salah satu pelaku kabur.

“Tim mengamankan JUR dan RAF serta barang bukti 92 kg sabu dan 304.491 butir ekstasi yang disimpan dalam 6 buah boks. Tim juga mengamankan 2 unit sepeda motor (BM 3496 DAQ dan tanpa nopol), 5 unit HP,” jelas Kombes Pol Sunarto.

Kombes Pol Sunarto memastikan para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman 20 tahun penjara hingga hukuman mati. (*)

Share :

Baca Juga

Polsek Wonocolo, Surabaya gelar jumpa pers pelaku pembuang bayi. Foto: selalu.id

Peristiwa

Polisi Tangkap Pelaku Pembuang Bayi di Jemur Ngawinan Surabaya
Kombes Pol Rihsian Krisna Budhiaswanto. Foto: Ist/tribratanews

Peristiwa

Polisi Periksa Perawat yang Lakukan Perbuatan Asusila kepada Anak Pasien di Kupang
Foto: @poldajogja

Peristiwa

Dirlantas Polda DIY dan Suporter Sepakbola se-DIY Silaturahmi dan Ikrarkan ‘Jogja Bersatu’
Polres Bantul menggelar Konferensi Pers terkait penggerebekan rumah yang dijadikan tempat produksi mercon. Sebanyak 7 bocah diamankan dalam kasus ini. (Foto: Dok. Polres Bantul)

Peristiwa

Polres Bantul Gerebek Rumah Produksi Mercon, Tujuh Bocah Diamankan
Pentas seni jadi sarana sosialisasi migrasi siaran TV analog ke TV digital. (Foto:MC Kab Blora/Teguh)

Peristiwa

Sosialisasi Migrasi Siaran TV Analog ke Digital Melalui Pentas Seni
Bupati Magelang Zaenal Arifin. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Bupati Magelang Ajak Warganya Laksanakan ‘Gerakan Eling Lan Ngelingke’
(Ilustrasi:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Pedagang Kambing Kurban Kebanjiran Pembeli Via Online
Sejumlah alat berat disita polisi terkait penambangan ilegal di wilayah Jawa Tengah. Foto: Humas Polda Jateng/Tribratanews

Peristiwa

Sepanjang 2022, Polda Jateng Ungkap 23 Penambangan Ilegal dan Amankan 22 Tersangka