Home / News

Senin, 16 Mei 2022 - 21:53 WIB

KTT ASEAN–AS Hasikan Lima Komitmen Kemitraan Strategis Komprehensif

Presiden Joko Widodo (kelima kanan), Presiden Amerika Serikat Joe Biden (tengah) dan pimpinan negara ASEAN melakukan foto bersama pada KTT Khusus ASEAN-AS di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (13/5/2022). Pertemuan khusus tersebut dalam rangka memperkuat kemitraan ASEAN-AS. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Joko Widodo (kelima kanan), Presiden Amerika Serikat Joe Biden (tengah) dan pimpinan negara ASEAN melakukan foto bersama pada KTT Khusus ASEAN-AS di Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (13/5/2022). Pertemuan khusus tersebut dalam rangka memperkuat kemitraan ASEAN-AS. (Foto: BPMI Setpres)

NYATANYA.COM, Jakarta – KTT ASEAN–AS atau ASEAN-US Special Summit (AUSS) yang berlangusng 11-13 Mei 2022 lalu di Washington DC, AS, menghasilkan pernyataan politik yang menyatakan kedua pihak, sepakat meningkatan kemitraan, dari “kemitraan strategis” menjadi “kemitraan strategis komprehensif”.

KTT ASEAN-AS dihadiri Presiden AS, Joe Biden serta Presiden RI, Joko Widodo, dan pemimpin negara-negara ASEAN lainnya.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, kehadiran Presiden RI pada rangkaian pertemuan KTT ASEAN-AS diharapkan dapat memperkuat kerja sama konkret antara ASEAN dan AS demi berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.

Pernyataan yang dirangkum dalam dokumen ASEAN-US Joint Vision Statement itu akan dirumuskan lebih detil pada KTT ASEAN-AS berikutnya yang dijadwalkan pada November 2022 mendatang.

“Sebagai koordinator, Indonesia memimpin proses perundingan vision statement ini. KTT berhasil menyepakati secara prinsip peningkatan kemitraan ASEAN-AS -dari kemitraan strategis menjadi kemitraan strategis komprehensif,” kata Menteri Retno, dalam keterangan pers, Jumat (13/5/2022) lalu.

Baca juga   Presiden Jokowi Dijadwalkan Nonton Langsung MotoGP Mandalika 2022

Menteri Retno menjelaskan komitmen kedua belah pihak untuk meningkatkan kerja sama di berbagai sektor strategis. Setidaknya ada lima sektor dalam penguatan kerja sama ASEAN-AS, yaitu, pertama, penguatan kerja sama pemulihan pandemi dan keamanan kesehatan guna memperkuat resiliensi atau ketahanan kesehatan kawasan melalui program ASEAN-US Health Futures Initiative.

“Amerika mendukung ASEAN untuk menguatkan kapasitas manufaktur berkelanjutan untuk produk medis esensial serta riset bersama,” kata Menteri Retno.

Kedua, peningkatan kerja sama ekonomi dan konektivitas, antara lain untuk memfasilitasi penguatan rantai pasok dan konektivitas kawasan untuk peralatan medis, obat-obatan, vaksin, komoditas pertanian.
Kedua pihak juga sepakat untuk mendorong kemajuan transportasi berkelanjutan, termasuk kendaraan listrik, serta memperkuat kapasitas cyber security dan pemajuan literasi digital yang inklusif.

Ketiga, peningkatan kerja sama dalam menanggulangi perubahan iklim. Menteri Retno menjelaskan bahwa pihak AS mengalokasikan dana melalui program US-ASEAN Climate Futures untuk mendukung implementasi Nationally Determined Contributions (NDCs) dari negara-negara ASEAN.

Baca juga   PVMBG: Gunung Semeru Luncurkan 2 Kali Guguran Lava Pijar

Kemitraan dengan pihak swasta juga didorong untuk mendukung percepatan transisi energi bersih, antara lain melalui skema financing, blended finance, dan transfer teknologi.

Keempat, peningkatan kerja sama pendidikan termasuk penguatan kolaborasi perguruan tinggi dan perusahaan swasta.

Menteri Retno menyampaikan, melalui program the Billion Futures dialokasikan peningkatan pembangunan pendidikan, pelatihan guru, dan promosi pengarusutamaan gender.

Kelima, peningkatan kerja sama maritim melalui ASEAN-led mechanisms dalam bentuk memperkuat koordinasi antar maritime law enforcement agency di bidang maritime domain awareness, search and rescue, keamanan maritim dan pemberantasan IUU (illegal, unreported, and unregulated) fishing.

Alhasil, kata Menteri Retno, “Keseluruhan rangkaian acara berjalan dengan lancar. Diskusi dilakukan secara sangat terbuka. Diskusi atau pertemuan-pertemuan yang dilakukan tidak hanya dilakukan dengan pemerintah, tetapi juga dengan kongres dan juga dengan kalangan bisnis.”

(ak/n1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Seorang penyelam berpakaian Santa Claus memberi makan penyu di Sea World, Ancol, Jakarta. Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan/nym.

News

Foto: Perunjukan Santa Claus di Dalam Air
Kondisi terkini banjir yang telah surut di Kabupaten Cilacap. (Foto: BPBD Cilacap/istimewa).

News

Pasca Banjir Bandang di Cilacap, Warga Mulai Bersihkan Lumpur dan Sampah
Foto: Media Center KTT G20

News

Ibu Iriana Ajak para Pendamping Pemimpin G20 Melihat Kearifan Lokal Indonesia

News

Malam 1 Sura Keraton Yogya Tiadakan Lampah Budaya Tapa Bisu Mubeng Beteng
Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim. (Foto: dok. InfoPublik)

News

Kemendikbudristek Kembali Salurkan Bantuan Kuota Internet bagi 21,29 Juta Penerima
Gibran Rakabuming Raka dan Yenny Wahid. Foto: Ist

News

Kunjungi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming, Yenny Wahid Bicarakan Masalah Ini
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mengunjungi Pasar Peterongan, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Selasa (5/7/2022). Foto: BPMI Setpres

News

Di Semarang, Presiden Jokowi Beri Tambahan Modal Kerja Masyarakat
Glenak-glenik Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Komisi Penghubung Karya Kerasulan Kemasyarakatan (PK3) Kevikepan Yogyakarta Barat, di Aula Kevikepan Yogyakarta Barat, Wates, Jumat (26/8/2022) malam. Foto: Istimewa

News

Glenak-glenik Kebangsaan: Selamatkan Generasi Muda dari Kaum Radikalis