Home / Peristiwa

Jumat, 16 Juli 2021 - 23:07 WIB

Kubis Ngablak Diminati Konsumen Luar Daerah

Kubis dari tanah Ngablak banyak diminati masyarakat luar daerah. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Kubis dari tanah Ngablak banyak diminati masyarakat luar daerah. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Komoditas pertanian di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang banyak ragamnya. Hamparan lahan di lereng Gunung Merbabu ini memang sangat subur dan cocok untuk berbagai jenis tanaman sayuran. Salah satunya adalah kubis yang cukup banyak ditanam para petani di wilayah ini.

Salah satu petani Dusun Sucen, Desa/Kecamatan Ngablak, Purwoko (33) mengaku bulan lalu harga kubis boleh dibilang rendah. Namun saat diterapkannya PPKM Darurat, sayuran jenis ini makin diminati konsumen, bahkan hingga luar daerah.

Baca juga   Serap Dana Rp720 Juta, Empat Proyek PSU Wukirsari Diserahkan

“Saat ini harga kubis sekitar Rp2.000 per kilogram. Sedikit ada kenaikan dibanding bulan lalu di kisaran Rp1.500 per kilogramnya. Namun pesanan dari luar daerah kini cukup tinggi,” ujarnya, Kamis (15/7/2021).

Lelaki yang akrab dipanggil Woko ini mengatakan di wilayah Ngablak ada dua jenis kubis yang ditanam petani. Yaitu kubis jenis Grand 11 dengan umur 75 hari sejak tanam bisa dipanen. Jenis lainnya adalah kubis Batu dengan umur 90 hari panen.

“Secara kualitas tidak ada perbedaan, hanya umur dipanen yang berbeda,” terang Woko.

Baca juga   PWI dan Pertamina Bersinergi Dukung Pengembangan Kualitas Wartawan

Namun, masing-masing petani menanamnya menurut selera. Rata-rata bertujuan agar panennya berselang hari dengan waktu tanam yang bersamaan.

Ditanya mengenai asal pembeli, Woko mengaku kebanyakan perantara berasal dari luar daerah. Seperti Yogyakarta, Solo, Boyolali, Salatiga, bahkan ada yang dari daerah Jawa Timur seperti Ngawi dan Pacitan.

“Ada perantara yang mengambil langsung ke petani di sini, ada pula yang minta dikirim ke alamat pemesan,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

ilustrasi:nyatanya.com

Peristiwa

Pendaftaran Ditutup, Pelamar CASN Kabupaten Magelang Tembus 11 Ribu Orang
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Nurtjahjo Walujo Wibowo kepada Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Kimia Farma Bantu Multivitamin untuk Nakes Solo
Warga Wadas yang selama ini menerima beragam ancaman mengadu ke Gubernur Jateng. (Foto: nyatanya.com/ahmad zain)

Peristiwa

Warga Wadas : “Kami Diancam Mau Dibunuh Kalo Tetap Dukung Bendungan Bener…”
Koramil 04/Tawangsari bersama anggota Polsek melakukan patroli. (Foto: Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Patroli Malam dan Penegakan PPKM Terus Diintensifkan di Tawangsari
Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono. (Foto: Humas Magelang)

Peristiwa

BPBD Kabupaten Magelang Salurkan Paket Sembako Bagi Warga Isoman
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk lansia. Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng

Peristiwa

Sukoharjo Genjot Vaksinasi untuk Lansia
Selain melantik pengurus baru KUB Bener, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Drs Heroe Poerwadi MA juga meresmikan mobil ambulans milik KUB Bener. (Foto: Dokumentasi KUB Bener)

Peristiwa

Wawali Lantik Pengurus Baru Forum Kerukunan Umat Beragama Kelurahan Bener
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melihat langsung pelaksanaan vaksinasi bagi petani tembakau di Temanggung. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Ganjar Dukung Vaksinasi Petani Tembakau Temanggung