Home / Peristiwa

Minggu, 22 Agustus 2021 - 10:09 WIB

Kunjungi Klaten, Panglima TNI dan Kapolri Minta 3T Diperketat

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam paparannya saat kunjungan kerja di Klaten. (Foto: Humas Pemkab Klaten)

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam paparannya saat kunjungan kerja di Klaten. (Foto: Humas Pemkab Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Pendataan masyarakat yang terpapar virus Covid-19 dinilai menjadi kunci penanggulangan pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air dalam setahun ini. Karenanya upaya 3T atau testing, tracing, dan treatment perlu dilakukan secara masif.

Hal ini ditegaskan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto yang mengunjungi Kabupaten Klaten bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sabtu (21/8/2021).

Dalam kunjungan yang menjadi rangkaian perjalanan ke sejumlah daerah tersebut, Panglima memaparkan pentingnya 3T, khususnya testing dan tracing yang menjadi basis data penangan pandemi Covid-19 khususnya di daerah.

“Hasil testing dan tracing menjadi base data dalam menentukan level daerah. Maka dari itu, petugas yang menangani harus rajin untuk update data yang terintegrasi secara nasional,” ungkapnya.

Baca juga   Yayasan Budha Tzu Chi Bantu 10.000 Karung Beras

Menurutnya perbedaan data akan berpengaruh dalam upaya penanganan yang diberlakukan di daerah tersebut. Ia juga meminta Pemkab Klaten untuk memperketat upaya testing dan tracing, yaitu dengan melakukan tracing kepada 15 orang yang kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif pada saat testing, demikian seterusnya.

“Jika dari hasi tracing ternyata banyak yang positif, tentu akan mempengaruhi angka di daerah. Namun jangan khawatir, karena jika diketahui lebih cepat akan lebih baik. Pemerintah daerah dapat segera melakukan treatment kepada warga yang terkonfirmasi positif,” paparnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kapolri meminta Pemkab Klaten untuk segera melakukan isolasi kepada masyarakat yang hasil testing-nya positif. Isolasi yang dilakukan harus terpusat sesuai standar yang diberlakukan di daerah tersebut.

Baca juga   Rojolele, Beras Wajib bagi ASN Klaten

“Kalau isolasi mandiri di rumah, mungkin yang bersangkutan tidak merasakan gejala apapun, tapi justru menularkan ke keluarganya. Ini yang harus dihindari, tujuannya isolasi terpusat agar penularannya tidak semakin luas,” kata Kapolri.

Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan saat ini relaksasi pembatasan diberikan kepada pemerintah daerah agar menjamin kegiatan ekonomi masih berjalan di daerah. Namun yang perlu diiringi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan upaya 3T secara masif.

“Jika dibatasi secara ketat, dikhawatirkan akan berdampak secara ekonomi masyarakat. Tapi gantinya dengan adanya 3T yang lebih masif dan pengawasan terhadap penerapan prokes,” katanya menjelaskan. (*)

Share :

Baca Juga

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau vaksinasi di GOR Satria Purwokerto, Jumat (6/8/2021). (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Dari 28 Juta Warga di Jateng Baru 18,83 Persen yang Divaksin
Walikota Surakarta, Gibran Rakabumining saat menyerahkan bantuan oxygen concentrator kepada Pemkab Klaten. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Giliran Klaten Dapat Bantuan Oxygen Concentrator dari Pemkot Surakarta
Acara pembukaan TMMD Reguler Ke-111. (Foto:nyatanya.com/Penrem072/Pmk)

Peristiwa

TMMD Reguler Ke-111 Kodim 0734/Kota Yogyakarta Resmi Dibuka Walikota
Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM memantau pelaksanaan vaksinasi di Hartono Mal Solo Baru yang digelar oleh TNI-Polri. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Pantau Vaksinasi di Hartono Mal, Bupati Ingatkan Prokes 5M
Rama Adi Prasetya sudah harus menanggung sakit serius sejak lahir 8 Agustus 2021. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Bayi Penderita Hidrosefalus di Sawangan Butuh Bantuan
Duta Anak Kota, menumbuhkan kreativitas baru anak-anak di Kota Yogyakarta dimasa pandemi. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Duta Anak Kota Yogya Siap Berkarya dalam Kondisi Apapun
Ganjar Pranowo. (nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Ganjar Pranowo Sepakat, Polisi Periksa Kades Grobogan yang Dangdutan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan sembako kepada warga Banyubiru yang isoman. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Dana Desa Habis, 106 Warga Banyubiru Isoman