Home / News

Rabu, 16 Juni 2021 - 21:28 WIB

Kunker ke Wonogiri, Ganjar Pranowo Diwaduli Beban Pasien Luar Provinsi

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat kunjungan ke RSUD Wonogiri. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat kunjungan ke RSUD Wonogiri. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Wonogiri – Saat kunjungan kerja di Wonogiri, ada hal menarik yang diterima Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Saat meninjau RSUD dr Soediran Mangun Sumarso (SMS), Wonogiri, Rabu (16/6/2021), Kepala Dinas Kesehatan Wonogiri, Adhi Dharma mengatakan siap menambah fasilitas kesehatan demi mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Wonogiri. Namun, letak wilayah yang berbatasan dengan dua provinsi, juga menambah beban pada BOR yang ada.

Namun demikian, menurut Adhi Dharma, “Izin bapak menyampaikan, melalui bapak mungkin bisa komunikasi dengan provinsi tetangga, terkait dengan beban rumah sakit juga bapak. Karena ini mempengaruhi beban rumah sakit kita,” kata Adhi Dharma.

Baca juga   Kasus Baru Covid-19 di Jateng Turun Drastis

“Ini informasi bagus, tapi pokoke angger ke sini sing teka menungsa (asal yang datang manusia) ya dirawat. Aja mbok tekoni KTP-ne ngendi, aja mbok tekoni agamane, pokoke teka dirawat (Jangan ditanya KTP-nya mana, agamanya, pokoknya datang dirawat). Tapi ketika kemudian saya harus komunikasi, ya wis. Kabari saja kalau kemudian bebannya jadi tinggi, aku kabari,” jawab Ganjar.

Ganjar mengatakan pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Gubernur Jatim Khofah Indar Parawansa dan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, untuk menindaklanjuti laporan yang diterimanya.

“Ternyata di daerah perbatasan ini memang masyarakat akan mencoba mencari yang terdekat. Maka di daerah perbatasan penting untuk dilakukan komunikasi antardaerah,” ujarnya.

Baca juga   Waspada Hoaks! Jangan Mudah Percaya Info Obat Covid-19

Untuk itu, menurut Ganjar, masing-masing wilayah juga mesti terbuka. Misalnya jumlah pasien dari provinsi lain berapa yang dirawat di Jateng, dan sebaliknya.

“Kerja sama di level rumah sakit juga harus dilakukan. Tak hahya di Wonogiri, namun pemerintah daerah perbatasan juga turut meningkatkan fasilitas kesehatannya. Jadi kalau daerahnya sini zonanya katakan merah dan sebagainya, kita atur betul. Harus bekerja sama di level rumah sakit ya. Mari sama-sama meningkatkan tempat tidur, pelayanan, obat-obatan. Kita siapkan agar kemudian nanti tidak jadi persoalan di perbatasan,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi:nyatanya.com

News

Pasien Sembuh Covid-19 DIY, Minggu 15 Agustus 2021 Bertambah 1.318 Orang
Vaksin Covid-19 merk AstraZeneca yang diterima pemerintah Indonesia dari Italia. (Foto:Amiri Yandi/InfoPublik)

News

Dubes Italia: Kebersaman Membantu Penagggulangan Covid-19
Patroli Polsek Kunduran melaksanakan Patroli di kantor perbankan dan beberapa gerai ATM di wilayah setempat. (Foto: MC Kab. Blora/Andri)

News

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Kunduran Intensif Patroli Kantor Perbankan
Kedatangan vaksin AstraZeneca dari pemerintah Jepang, Jumat (22/10/2021) malam. (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

News

Pasokan Aman! Indonesia Miliki 288,5 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Kereta api light rail transit (LRT) yang sedang melakukan ujicoba terlibat kecelakaan di jalur layang ruas Munjul, Jakarta Timur, Senin (25/10/2021). (Foto: @jktinfo/InfoPublik)

News

Kereta LRT Jabodetabek Tabrakan Saat Uji Coba Keselamatan
Ganjar Pranowo.(Foto: Humas Jateng)

News

Jangan Sembarangan Gelar PTM, Ini Aturannya di Jawa Tengah
Penandatanganan kerjasama BPJS Ketenagakerjaan dengan PB PON XX Papua. (Foto:Media Center Kominfo PON XX Papua Klaster Jayapura)

News

BPJS Ketenagakerjaan Jamin Kecelakaan dan Kematian Atlet PON XX
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono menyaksikan penandatanganan MoU oleh BKD DIY dan Bank BPD DIY dalam kegiatan Soft Launching Logo dan Rebranding Simpeg “ASN Memayu”. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Gubernur DIY Luncurkan Logo dan Rebranding Simpeg “ASN Memayu”