Home / Peristiwa

Rabu, 21 September 2022 - 11:22 WIB

Kurir JNE Nyambi Kirim Paket Ganja Dicokok Polda Banten, Mengaku Dibayar Segini

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi. Foto: Polda Banten/Tribratanews

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi. Foto: Polda Banten/Tribratanews

NYATANYA.COM, Bogor – Ditresnarkoba Polda Banten berhasil mengungkap penyalahgunaan narkotika jenis Ganja dengan menggunakan jasa pengiriman barang yang melibatkan oknum karyawan jasa pengiriman tersebut.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi, menjelaskan dalam pengungkapan dan pengembangannya, penyidik Ditresnarkoba Polda Banten berhasil menangkap tiga pelaku.

“Tiga pelaku yakni FR (26) warga Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor Provinsi Jawa Barat, RS (33) warga Kecamatan Tambora Jakarta Barat dan RM (26) warga Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor,” jelas Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten.

Wadirresnarkoba Polda Banten AKBP Nico Andreano Setiawan, S.I.K., M.M., menjelaskan kronologis penangkapan berawal dari informasi bahwa ada peredaran narkotika jenis ganja dengan modus mengirim paket lewat jasa pengiriman JNE.

“Menindaklanjuti informasi tersebut pada Sabtu (10/09/22) tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Banten melakukan pengecekan ke gudang transit JNE di Tangerang City, Banten dan benar bahwa ada paket yang berisi narkotika jenis ganja dari Medan Sumut yang akan dikirim ke Bogor,” tegas Wadirresnarkoba Polda Banten.

Selanjutnya petugas melakukan pengawalan terhadap paket tersebut atau control delivery dan berkoordinasi dengan pihak JNE Pusat Bogor di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor Jawa Barat untuk mengetahui siapa penerimanya.

“Namun sampai dengan Rabu (14/9/22) telah datang sebanyak 5 paket masing-masing berisi 2 Kg ganja tetapi tidak ada yang mengambil bahkan setelah ditelusuri alamat penerimanya tidak jelas,” jelas Wadirresnarkoba Polda Banten.

Baca juga   PT Pura Kudus Bagikan 5.000 Paket Sembako untuk Penyandang Disabilitas

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan ternyata ada salah satu pegawai JNE Pusat Bogor yang telah memberitahukan kepada pemilik paket tersebut jika ada petugas kepolisian datang ke Kantor JNE Pusat Bogor.

“Berbekal informasi tersebut, petugas langsung menangamankan satu orang pegawai JNE bernama FR pada Rabu (14/9/2022) sekira jam 23.30 Wib, setelah dilakukan interogasi benar bahwa FR telah memberitahukan kepada pemilik paket ganja berinisial VS,” jelasnya.

Setelah itu petugas meminta FR menghubungi VS untuk menanyakan pengiriman paket ganja tersebut dan VS mengarahkan FR agar bertemu seseorang didaerah Bojong Gede.

“Petugas pun ikut memantau dan benar pada Kamis (15/9/22) sekira jam 15.30 Wib ada orang yang akan mengambil paket ganja tersebut kepada FR yang diketahui berinisial RS dan langsung ditangkap petugas,” jelasnya.

Beberapa jam kemudian ada orang menelpon FR yang mengaku teman dari VS mengarahkan FR untuk menyerahkan sisa paket ganja kepada orang suruhan di depan pom bensin di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

“Petugas kembali ikut memantau terkait penyerahan paket ganja tersebut dan sekira jam 19.00 Wib petugas kembali melakukan penangkapan terhadap orang yang akan mengambil paket tersebut berinisial RM,” jelas Wadirresnarkoba Polda Banten.

Wadirresnarkoba Polda Banten menambahkan berdasarkan keterangan tersangka RM dan RS didapatkan informasi jika keduanya disuruh dan dibayar untuk menjadi perantara paket yang berisi ganja dan dibayar Rp300.000 sampai Rp400.000. Begitu juga dengan FR kurir dari JNE Pusat Bogor mendapat upah yang sama.

Baca juga   Peduli Kampung Halaman, PWK Sumbang 100 Tabung Oksigen

“Dari hasil pemeriksaan juga diketahui FR sudah 6 kali membantu menyalurkan ganja. Kemudian RS sudah 3 kali menerima paket ganja. Sedangkan RM sudah 2 kali menerima paket ganja,” jelas Wadirresnarkoba Polda Banten.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dalam pengungkapan ini yaitu 5 paket ganja dengan keseluruhan berat 11.144 gram dan empat unit handphone.

Wadirresnarkoba Polda Banten menjelaskan jika para tersangka ini mengirim ganja dengan menggunakan jasa pengiriman JNE dan orang yang mengendalikan dari luar membayar pegawai JNE atau kurir untuk memonitor dan mengirimkan tepat ke penerima walaupun nama penerima dan alamat penerima tidak sesuai dengan alamat yang dituju.

“Motifnya sendiri yaitu untuk mendapatkan upah sebagai perantara menjadi pengirim dan penerima paket yang berisi narkotika jenis ganja,” tegas Wadirresnarkoba Polda Banten.

Wadirresnarkoba Polda Banten mengungkapkan saat ini Penyidik Ditresnarkoba Polda Banten masih melakukan pengejaran terhadap DPO yakni VS sebagai pengendali jaringan pengedaran narkotika jenis ganja ini.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 111 ayat 2 dan Pasal 132 ayat 2 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati. (*)

Share :

Baca Juga

Kapolres Bantul AKBP Ihsan. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Sepanjang Januari – April 2022, Polres Bantul Tangkap 104 Pelaku Kejahatan Jalanan
Wakil Walikota Teguh Prakosa saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Solo Paragon. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Akselerasi Vaksin di Solo Paragon Ditutup, 10.060 Warga Sudah Divaksin
Para tersangka pelaku pencurian mobil pikup ditangkap Polres Bantul. Foto: Instagram @polresbantuldiy

Peristiwa

Komplotan Pencuri Mobil Pikup Asal Malang Didor Polisi Bantul
Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan kepada empat perempuan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Papua. (Foto: Kemensos)

Peristiwa

Kemensos Dampingi Empat Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang
Polres Magelang, kembali menyalurkan bantuan sebanyak 8,8 ton beras dari Kemenko Marves RI. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Polres Magelang Salurkan Bantuan Beras 8,8 Ton dari Kemenko Marves
TNI AL masih terus berupaya melakukan pencarian (SAR) terhadap 22 korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam di sekitar wilayah perairan Selat Makassar. Foto: Dispenal

Peristiwa

21 Korban Tenggelamnya Kapal Ladang Pertiwi 02 Ditemukan, Begini Kondisinya
Tim Gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan dan Perikanan (DP4) Labkesda dan Dindagkop UKM Kabupaten Blora didampingi Polres Blora melaksanakan Inspeksi Mendadak (sidak) di Pasar Tradisional Sido Makmur, Selasa (12/4/2022). Foto:MC Kab Blora

Peristiwa

Ditemukan Makanan Positif Mengandung Rodamin B di Pasar Sido Makmur Blora
Kelompok Wanita Tani Munawaroh Dusun Blederan, Desa Blederan Kecamatan Mojotengah Wonosobo dengan hasil pertaniannya. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

KWT Munawaroh Sukses Kembangkan Kampung Sayur Organik