Home / News

Kamis, 28 Oktober 2021 - 13:01 WIB

Langgar Aturan PPKM, Dua Cafe di Kota Lama Semarang Disegel

Salah satu cafe di Kota Lama Semarang yang disegel karena melanggar aturan waktu operasional. (Foto: Diskominfo Semarang)

Salah satu cafe di Kota Lama Semarang yang disegel karena melanggar aturan waktu operasional. (Foto: Diskominfo Semarang)

NYATANYA.COM, Semarang – Kedapatan melanggar aturan waktu operasional, dua cafe yang terletak di kawasan Kota Lama disegel Satreskrim Polrestabes Semarang, Selasa (26/10/2021).

Hal itu sesuai Instruksi Wali Kota Semarang Nomor 7 Tahun 2021, pada status PPKM Level 1, restoran, cafe, hingga tempat hiburan di Semarang hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 24.00 WIB.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, sebelum adanya penindakan tersebut, pihaknya bersama jajaran Forkopimda telah berupaya melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha.

“Hari Senin sekitar pukul 11.00 (WIB), sebenarnya kami dari Forkopimda Kota Semarang telah mengumpulkan para pelaku usaha untuk tertib dalam menjalankan usaha sesuai aturan PPKM level 1,” tutur Wali Kota Semarang, yang akrab disapa Hendi itu.

Baca juga   Kebijakan Tanpa Karantina Akan Diberlakukan di Seluruh Indonesia

Agar tidak terjadi kasus serupa, Hendi meminta kepada seluruh pihak untuk mendukung penerapan PPKM Level 1 di Kota Semarang, dengan tidak melanggar aturan yang telah ditentukan.

“Hal ini penting untuk keamanan, kesehatan, serta kenyamanan kita bersama. Agar kondisi Kota Semarang dapat semakin baik dari hari ke hari,” tekan Hendi sebagaimana dikutip dari portal resmi Pemprov Jateng, Kamis (27/10/2021).

Senada, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menegaskan, seluruh pelaku usaha di Kota Semarang saat ini wajib memedomani instruksi wali kota tentang PPKM level 1 dalam melakukan kegiatan usahanya.

Baca juga   Sebanyak 60 Ribu PNS Mulai Pindah ke IKN Awal 2024, Ini Rinciannya

“Tadi malam kita lakukan penyegelan dan beberapa orang kita mintai keterangan karena membandel,” tegas Irwan.

Menurutnya, hal tersebut sangat penting, karena dari hasil evaluasi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, di Kota Semarang masih ditemukan ada beberapa tempat hiburan yang melebihi waktu operasional.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Sardo Lumbantoruan menjelaskan, penyegelan pada kafe tersebut akan dilakukan hingga proses olah TKP dan penyidikan awal dianggap cukup.

“Penyegelan tersebut menjadi bagian dari komitmen kami dalam menegakkan prokes. Aturan wali kotanya kan ada, dan kami tegas untuk penanganan Covid ini,” tuturnya. (*)

Share :

Baca Juga

Peluang ekspor Salak Pondoh asal Sleman, Provinsi DIY ke negara anggota ASEAN dinilai semakin terbuka dengan diluncurkannya ekspor perdana komoditas perkebunan tersebut ke Kamboja. (Foto: Humas Kementerian Pertanian)

News

Peluang Ekspor Salak Pondoh ke Negara ASEAN Makin Terbuka
Ganjar Pranowo di depan Pejabat Pemkab Banjarnegara. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

News

Kunjungi Banjarnegara, Ini Pesan Ganjar pada Pejabat Pemkab
Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres)

News

Ini Enam Arahan Presiden Jokowi Terkait Pemilu 2024
Penampakan awan panas guguran Gunung Merapi tanggal 1 September 2021 pukul 10.13 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas ke Arah Barat Daya
Foto: Istimewa

News

Indonesia Bawa Isu Kapal Selam Bertenaga Nuklir ke Rapat di Markas PBB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Merauke Benhur Rentandatu, saat melakukan konferensi pers di Media Center Kominfo PON Papua Klaster Merauke. (Foto: Amir Riyadi/InfoPublik.id)

News

Dinas Pariwisata Merauke Tetap Perketat Prokes Objek Wisata dan PON Papua
Ilustrasi bencana alam. Foto: MC TMG

News

Intensitas Hujan Meningkat, Waspadai Potensi Bencana Alam
Presiden meresmikan peluncuran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging. (Foto: BPMI SETPRES)

News

Presiden: G20 Menunjukkan Indonesia Terdepan Pengembangan Kendaraan Listrik