Home / Peristiwa

Kamis, 18 November 2021 - 10:10 WIB

Langgar Lintas Perbatasan, 5 WNI asal Merauke Diamankan di PNG

Lima WNI asal Merauke yang diamankan PNG karena melanggar aturan wilayah perbatasan. (Foto: McMrk/Geet/Af/Eyv)

Lima WNI asal Merauke yang diamankan PNG karena melanggar aturan wilayah perbatasan. (Foto: McMrk/Geet/Af/Eyv)

NYATANYA.COM, Merauke – Tidak memiliki visa dan melakukan lintas batas di saat perbatasan tutup dan pada masa pandemi Covid-19, lima warga negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Merauke, Papua ditangkap petugas PNG.

Kelimanya ditangkap pada 7 November 2021 di Kampung Obo, Provinsi Western PNG, dekat dengan perbatasan RI. Mereka dibawa ke Kantor Kepolisian di Kiunga, ibu kota Distrik North Fly, Provinsi Western.

Informasi penangkapan diketahui setelah KRI Vanimo menerima telepon dari pejabat Bea Cukai Provinsi Western-PNG, Lina Oboko selaku Konsul pada 8 November usai penangkapan esok harinya.

“Ia menyampaikan, informasi adanya kasus penangkapan terhadap lima WNI asal Merauke. Salah seorang WNI bernama Masroida Marbun turut bersama Lina Oboko dan membenarkan penangkapan terhadap dia dan empat orang lainnya,”kata Kabid Koordinasi Pelaksanaan Masalah Perbatasan Badan Pengelola Perbatasan Negara Kabupaten Merauke, Arnold Rudolf, Rabu (17/11/2021) di Merauke.

Baca juga   Harga Turun, Pemprov Jateng Nglarisi Telur dari Peternak

Arnold menambahkan, alasan masuknya kelima WNI ke PNG adalah untuk menjual sembako kepada masyarakat PNG. Ini terjadi atas ajakan dan dorongan teman/rekan warga negara PNG disertai adanya jaminan bahwa tidak akan menemui masalah imigrasi ketika masuk ke wilayah PNG.

Dengan demikian, katanya, kelima orang ini semakin yakin, terlebih melihat bahwa tidak sedikit warga negara PNG yang melintas masuk ke wilayah Indonesia.

“Kelimanya merupakan pedagang sembako skala kecil. Terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki, yaitu Masroida Marbun (asal Merauke), Asnawati (Kampung Kweel), Dika Henderina Sedubun (Merauke), Jaja, Daniel Girsang (Tanah Merah),” ucap Arnold.

Menindaklanjuti informasi ini, KRI Vanimo melakukan komunikasi via telepon dengan PPC Silva Sika dan meminta agar lima WNI dapat dibebaskan (proses hukum tidak dilanjutkan) dan meminta agar mereka diperlakukan dengan baik. Khusus bagi tiga WNI perempuan dimintakan pula agar dapat diizinkan tinggal sementara di rumah Ms. Lina Oboko.

Baca juga   Serma Hartono Salurkan Beras Bantuan Kemenhan Kepada Warga Kricak

Permintaan KRI Vanimo diterima PPC Silva Sika dan menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan melakukan penahanan, dan tidak memproses hukum kelima WNI tersebut dengan alasan pertimbangan kemanusiaan dan kesehatan.

“Sementara pihak otoritas setempat sedang memproses kepulangan lima WNI ini dari Kiunga ke Merauke. Sambil menunggu proses pemulangan, atas seizin PPC Silva Sika, ketiga WNI perempuan ini ditampung sementara di rumah Ms. Lina Oboko dan dua WNI laki-laki ditampung oleh petugas ketenagakerjaan setempat,” terang Arnold.

KRI Vanimo terus melakukan pemantauan atas rencana pemulangan lima WNI ini dari Kiunga ke Merauke sebagaimana yang dijanjikan oleh PPC Western Province, Silva Sika.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Sinergi BUMN Peduli menyerahkan 325 ponsel bagi siswa-siswi SD sampai SMA di DIY dan Jateng. (Foto: dokumentasi media_twc)

Peristiwa

Sinergi BUMN Peduli Pendidikan, Serahkan Ponsel Bagi Pelajar di DIY Jateng
Kenaikan harga kopi jenis Robusta untuk kopi yang dikelola oleh petani. Proses pengolahan dilakukan dengan cara petik merah 70 sampai 90%. (Foto: MC Temanggung)

Peristiwa

Harga Biji Kopi Kering Robusta di Temanggung Capai Rp24.000 per Kilo
Kelompok Wanita Tani Purwotani panen hasil tanam hidroponik. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Kelompok Wanita Tani Purwotani Panen Hidroponik
Penyaluran BST di Kota Yogyakarta terus dikebut. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Penyaluran BST di Yogya Terus Dikebut, Realisasi 94 Persen
Tri dan tim program Safari Vaksin bertugas untuk jemput bola percepatan vaksinasi di Klaten. Terutama bagi warga yang berkebutuhan khusus seperti ODGJ dan kaum disabilitas. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Vaksinasi ODGJ di Klaten, dari Ditinggal Lari Sampai Suap Uang Jajan
Seluruh pasar di Kabupaten Rembang akan buka kembali, tiap hari Jumat. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Seluruh Pasar di Rembang Mulai Buka, Tapiā€¦
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melihat fasilitas RS Respati yang baru diresmikannya sebagai RS Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Sleman)

Peristiwa

RS Respati Sleman Resmi Menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19
Tim Relawan Kricak Kidul siap menjalankan tugas kemanusiaan. (Foto:nyatanya.com/Agoes Jumianto)

Peristiwa

Siap 24 Jam dan Tak Kenal Lelah! Tim Relawan Kricak Kidul Berharap Pandemi Corona Segera Usai