Home / Olga

Sabtu, 15 Januari 2022 - 14:05 WIB

Lapangan Karang Kotagede Kini Punya Wajah Baru, Begini Penampakannya

Lapangan Karang Kotagede Yogyakarta kini punya wajah baru. Pemkot Yogyakarta telah membangun penataan Lapangan Karang Kotagede pada tahun 2021 dengan nilai kontrak sekitar Rp6,3 miliar dari APBD.  (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Lapangan Karang Kotagede Yogyakarta kini punya wajah baru. Pemkot Yogyakarta telah membangun penataan Lapangan Karang Kotagede pada tahun 2021 dengan nilai kontrak sekitar Rp6,3 miliar dari APBD. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Lapangan Karang di Kemantren Kotagede Kota Yogyakarta kini berwajah baru. Pagar besi mengitari area lapangan yang ditanami rumput hijau. Jalur untuk berlari atau jogging track yang mengelilingi area lapangan di luar pagar lebih nyaman dan bebas hambatan.

Masyarakat pun menyambut positif hasil pembangunan penataan Lapangan Karang oleh Pemerintah Kota Yogyakarta itu.

Tanggapan positif pembangunan penataan Lapangan Karang Kotagede itu terlihat dari sejumlah warga yang memanfaatkan fasilitas publik itu. Ada yang olahraga berlari maupun berjalan kaki mengitari jogging track.

Ada pula orang tua yang sekadar mengasuh anak hingga menikmati deretan kuliner yang tersedia di sisi utara Lapangan Karang.

“Sekarang lebih nyaman buat olahraga daripada kemarin. Lebih tertata dan lebih enak buat selfie,” kata Iklima, warga Prenggan Kotagede di sela lari pagi di Lapangan Kotagede.

Hal senada juga disampaikan Riyanti Puji warga Prenggan Kotagede. Dia mengajak anaknya bermain di Lapangan Karang. Ia berharap dengan hasil penataan Lapangan Karang itu bisa membuat masyarakat lebih suka berolahraga dan terjaga kebersihannya.

Baca juga   Walikota se-Indonesia Gowes Bareng Keliling Kota Yogya

“Lebih rapi dan buat olahraga lebih menarik. Lebih nyaman dan semangat untuk olahraga. Buat momong (mengasuh) anak dan jalan-jalan juga bisa,” ujar Riyanti.

Sedangkan Suwardi warga Purbayan Kotagede yang rutin berolahraga di Lapangan Karang menyambut antusias hasil penataan itu. Diakuinya sebelum ada penataan area jalur berlari sebagian terhambat karena kondisinya sebagian untuk berjualan.

“Lebih bagus dan tertata. Kalau sekarang lebih tertata dan lebih tertib,” imbuh Suwardi.

Edi warga lainnya yang datang ke Lapangan Karang juga menilai hasil penataan membuat lapangan itu menjadi lebih menarik. Bahkan bisa untuk ruang terbuka bagi keluarga.

“Jauh sekali perbedaannya. Ini lebih menarik untuk olahraga wisata dan ruang terbuka bagi anak-anak dan keluarga, rekreasi gratis,” ucap Edi.

Pemkot Yogyakarta telah membangun penataan Lapangan Karang Kotagede pada tahun 2021 dengan nilai kontrak sekitar Rp6,3 miliar dari APBD.

Baca juga   Klasemen Sementara PON XX, Jabar Gusur Tuan Rumah

Lapangan Karang dibuat menjadi mini stadion dengan berbagai fasilitas pendukung seperti sistem drainase agar tidak terjadi genangan air saat hujan, tribun penonton berkapasitas 150-200 orang, ruang ganti, ruang official, kamar mandi, pagar mengitari lapangan, jogging track, area plaza kuliner dan tata ulang area outdoor fitness.

Kepala Bidang Penataan Pembangunan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Fakhrul Nur Cahyanto menyatakan hasil penataan Lapangan Karang sudah sesuai rencana pembangunan.

Area lapangan sesuai standar nasional dengan panjang 98 meter dan lebar 58 meter yang ditanami rumput jenis zoysia matrella.

“Untuk Lapangan Karang saat ini kami sedang proses serah terima ke bidang aset. Nanti dari bidang aset diserahterimakan ke Disdikpora untuk aset dan pengelolaanya. Penggunaan area lapangan, baru bisa pertengahan atau akhir Februari karena menunggu pertumbuhan rumput menutup sempurna. Saat ini masyarakat sudah bisa memanfaatkan area yang diluar (pagar) seperti jogging track,” pungkas Fakhrul.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Panitia pelaksana World Superbike (WSBK) Mandalika 2021 pada Minggu (21/11/2021) membersihkan bekas-bekas genangan dan endapan lumpur yang terbawa guyuran hujan lebat selama hampir dua jam di sekitar kawasan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), kemarin. (Foto: InfoPublik)

Olga

Tak Ada Lagi Genangan Air dan Lumpur di Arena World Superbike Mandalika
Frans Henry Guntoro, berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai acara laporan kesiapan pemberangkatan atlet Jawa Tengah di PON XX Papua. (Foto: Diskominfo Jateng)

Olga

Raih 3 Emas 2 Perunggu, Kick Boxing Jateng Juara Umum Eksebisi PON Papua
(ANTARA FOTO/Humas PSSI/app/rwa)

Olga

Piala AFF, Indonesia Kalahkan Kamboja
Masyarakat Jayapura mulai berdatangan dan memadati Stadion Mandala yang akan dijadikan venue untuk acara pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua pada Jumat (5/11/2021). (Foto: Amiri Yandi/nfoPublik)

Olga

Jelang Pembukaan Peparnas, Masyarakat Padati Stadion Mandala
Wapres Ma'ruf Amin secara resmi membuka Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua yang dilakukan di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua pada Jumat (5/11/2021) malam. (Foto: Tangkapan Layar Youtube/Untung Sutomo/InfoPublik)

Olga

Wapres Optimis Peparnas Sukses Digelar Seperti PON Papua
Lifter putri asal Aceh Nurul Akma berhasil meraih medali emas di klas 87 kg ke atas cabor angkat besi PON XX Papua 2021 di Auditorium Uncen Kota Jayapura 9 Oktober 2021. (Foto: Dadang Tri/PB PON XX Papua)

Olga

Tiga Rekor Dunia, 11 Rekor Nasional Pecah di Cabor Angkat Besi PON XX Papua
Atlet kursi roda putri DKI Jakarta Maria Goreti Samiyati memacu kecepatan pada babak final balap kursi roda 1.500 meter putri klasifikasi T54 Peparnas Papua di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (8/11/2021). Maria Goreti Samiyati berhasil memecahkan rekor nasional 1.500 meter putri klasifikasi T54 dengan catatan waktu empat menit 28,65 detik. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nym)

Olga

Rekor Baru Bermunculan dari Atletik dan Renang Peparnas 2021
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X dan para atlet paralimpiade dalam berkompetisi mewakili DIY di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021. (Foto: Humas Pemda DIY)

Olga

Wagub Paku Alam X Lepas Kontingen DIY Peparnas XVI Papua 2021