Home / Peristiwa

Rabu, 4 Agustus 2021 - 09:25 WIB

Lapas di Jateng Bakal Jadi Kantong Plasma Konvalesen

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat mengunjungi pelaksanaan vaksin di Lapas II A Purwokerto. (Foto: Humas Jateng)

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat mengunjungi pelaksanaan vaksin di Lapas II A Purwokerto. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Banyumas – Lapas di Jawa Tengah akan dijadikan sebagai kantong donor plasma. Sebab, tidak sedikit penghuni lapas yang menjadi penyintas Covid-19.

Saat Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berkunjung ke Lapas II A Purwokerto, Kalapas Sugito, menyampaikan, saat ini ada 30 orang warga binaannya yang sedang menjalani isolasi. Mereka yang semuanya laki-laki, diisolasi di tempat khusus dalam lapas.

Menurut Sugito, paparan Covid tak bisa dihindari, karena kondisi lapas yang overload. Dari kapasitas 488 orang, saat ini dihuni lebih dari 600 orang.

Menyikapi hal tersebut, Wagub Taj Yasin berpandangan, lapas berpotensi menjadi kantong donor plasma. Dia berpesan kepada Kalapas agar segera berkoordinasi dengan PMI UDD Banyumas, jika warga binaannya sudah selesai isolasi.

Baca juga   Baznas Gelar Vaksinasi Bagi Kyai dan Santri

“Ternyata di lapas Purwokerto sangat bagus. Ada tempat isolasi mandiri buat yang terpapar Covid-19. Nah ini ada 30 (orang), nanti kita tunggu. Mereka ketika sudah selesai isoman kita koordinasikan dengan UDD PMI Banyumas untuk koordinasi dengan lapas,” jelas Wagub.

Ditambahkan, PMI dapat diminta datang ke lapas ketika proses skrining. Bagi yang lulus skrining, dapat diantar ke UDD PMI dengan pengawalan ketat. Nantinya, Gus Yasin, sapaan wagub, berharap semua lapas di Jateng akan menjadi kantong plasma konvalesen.

Baca juga   Kampung Pesona Pujatim Raih Juara I Lomba Kampung Juara 2021

Pada kesempatan itu, wagub juga mengecek pelaksanaan vaksinasi di Lapas Klas II A Purwokerto. Sebanyak 600 orang warga binaan menjadi sasaran pemberian vaksin 1 Sinovac.

Koordinator Kegiatan Pelaksanaan Vaksinasi Mayor Cba (K) Rr Sri Harjani Estri Dwi Asmoro mewakili Kepala Seksi Teritorial menyampaikan, dari kuota sebanyak 600 vial vaksin, terdaftar diberikan untuk 569 orang. Untuk jumlah yang tervaksin sebanyak 519 orang. Sebanyak 50 orang vaksinasinya harus ditunda karena hipertensi dan ISPA. (*)

Share :

Baca Juga

DPUPR mengalokasikan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp8,9 miliar untuk pelebaran dan peningkatan jalan kabupaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Disiapkan Anggaran Rp8,9 Miliar, Temanggung Genjot Pembangunan Infrastruktur Jalan
Saksi beberkan fakta sesungguhnya di muka persidangan gugatan terhadap Gubernur Ganjar Pranowo. (Foto: dokumentasi tim kuasa hukum LBH Nyi Ageng Serang)

Peristiwa

Seputar Gugatan GEMPADEWA Terhadap Gubernur Ganjar Pranowo, Keterangan Saksi Tergugat Mentahkan Gugatan Penggugat
Pembangunan jalur ganda Solo-Semarang Fase 1 Kota Surakarta adalah untuk mengakomodasi dan mengantisipasi pergerakan lalu lintas penumpang. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Lokasi Pembangunan Jalur Ganda KA Solo-Semarang Fase 1 Ditetapkan
Pemkot Yogya berhasil meraih nilai tertinggi kategori Pemerintah Daerah Kota yang memiliki komitmen terhadap perlindungan Anak dan Pelaporan berbasis aplikasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Pelaporan (SIMEP) Perlindungan Anak Tahun 2021. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogyakarta Terima Penghargaan KPAI 2021
Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming menyerahkan bantuan konsentrator oksigen kepada Pemkab Karanganyar dan Pemkab Sukoharjo. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Soloraya Harus Kompak Lawan Pandemi, Gibran Serahkan Bantuan Konsentrator Oksigen
Pelaksanaan vaksinasi anak program Vaksinasi untuk Negeri dalam rangka menyambut HUT ke-76 RI yang digelar GPIB Salatiga. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

1.300 Anak di Salatiga Ikuti Vaksinasi GPIB
Walikota Yogyakarta melihat jalannya vaksinasi disela-sela hadiri pencanangan Stasiun Tugu Kawasan Wajib Masker. (Foto: dokumentasi Kodim Yogya)

Peristiwa

Daop VI Yogyakarta Canangkan Stasiun Tugu Wajib Masker dan Vaksin
Heroe Poerwadi resmi menjabat Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Wawali Yogya Jabat Ketua Umum MES DIY