Home / Peristiwa

Senin, 24 Januari 2022 - 21:50 WIB

Lawan Omicron, Pemkot Malang Siapkan “Pamor Keris”

Gelar Pasukan Pamor Keris di Balai Kota Malang Jatim, Senin (24/1/2022). Pemerintah Kota Malang akan mengintensifkan Pasukan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan (Pamor Keris) untuk mencegah penularan Covid-19 terutama varian Omicron. (Foto: MC Kota Malang)

Gelar Pasukan Pamor Keris di Balai Kota Malang Jatim, Senin (24/1/2022). Pemerintah Kota Malang akan mengintensifkan Pasukan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan (Pamor Keris) untuk mencegah penularan Covid-19 terutama varian Omicron. (Foto: MC Kota Malang)

NYATANYA.COM, Malang – Pemerintah Kota Malang akan mengintensifkan Pasukan Patroli Motor Penegakan Protokol Kesehatan (Pamor Keris) untuk mencegah penularan Covid-19 terutama varian Omicron.

“Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes yang semula 92,7 persen saat ini 92,4 persen sehingga fungsi dan peran aktif pasukan Pamor Keris ini akan diintensifkan, dan akan berkolaborasi hingga ke tingkat RT/RW,” ujar Wali Kota Malang Sutiaji, usai apel gelar Pasukan Pamor Keris di Balai Kota Malang Jatim, Senin (24/1/2022).

Disebutkan, hingga saat ini ada 82 warga yang terpapar virus tersebut, dan dari jumlah itu 15 orang diperkirakan segera sembuh.

“Pemicunya, selain mobilitas orang dari luar kota dan provinsi, kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes mulai menurun,” katanya.

Baca juga   Satu Keluarga di Magelang Tewas Diracun Anak Kedua Korban, Apa Motifnya?

Meski tidak ada penyekatan, namun pasukan ini akan memantau pergerakan atau mobilitas orang, terutama yang dari luar kota, pekerja migran, dan membantu menyiapkan beberapa tempat isolasi terpadu (isoter).

“Yang tak kalah penting, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, pelacakan kasus Covid-19 dan tes usap akan ditingkatkan lagi,” imbuhnya.

Protokol kesehatan, kata dia, tetap dikuatkan karena saat Natal dan tahun baru 2022 banyak orang yang sudah mencuri start mengambil cuti meskipun dilarang sehingga mobilitas orang luar biasa.

Hal itu salah satu faktor yang menjadi pemicu kasus Covid-19 mulai tinggi selain memang masyarakat mulai abai dalam menerapkan prokes.

Baca juga   Infografis Syarat Perjalanan Terbaru ke Indonesia bagi Pelaku Wisata

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, dalam kondisi kasus Omicron yang terus mengincar, maka masyarakat harus lebih kooperatif lagi.

Lanjutnya, jika hendak mengadakan kegiatan dan mengundang orang dalam jumlah banyak, hendaknya melapor ke Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 setempat dan mengurus perizinannya sehingga petugas dapat memantau dan mengantisipasi berbagai kemungkinan.

“Meski demikian, kami tidak akan serta merta memberi izin terhadap adanya keramaian. Jika memicu kerumunan atau melanggar prokes akan kami tindak tegas,” tutup Kombes Pol. Budi Hermanto.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Wakil Gubernur Paku Alam X menyematan pin emas kepada anggota Purnapaskibraka DIY Tahun 2021. (Foto: Humas DIY)

Peristiwa

Purnapaskibraka Duta Pancasila DIY Tahun 2021 Dikukuhkan
Ganjar Pranowo saat bertanya kepada Tiara Hanum Larasati, siswi SMP Negeri 3 Sawit, Boyolali. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Hari Pertama Sekolah, Tiara Dapat Hadiah Laptop dari Ganjar Pranowo
Banjir rob terjadi di sejumlah kelurahan yang berada di wilayah administrasi Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara, pada Selasa (7/12/2021), pukul 01.30 WIB. (Foto: BPBD Kota Medan)

Peristiwa

Banjir Rob Genangi Sejumlah Kelurahan di Wilayah Kota Medan
Bupati Jepara Dian Kristiandi saat mengunjungi salah satu rumah produksi kopi di Desa Tempur, Jumat (19/11/2021). (Foto: Diskominfo Jepara)

Peristiwa

Kopi Tempur, Jadi Komoditas Unggulan Kabupaten Jepara
Kegiatan Ramadan 1443 H di TPA As–Sakinah SMA Muhi ditutup dengan menyelenggarakan berbagai lomba. (Foto: Ist)

Peristiwa

Menutup Bulan Ramadan, SMA Muhi Gelar Berbagai Lomba untuk Santri
Ilustrasi vaksinasi. (Foto:dokumentasi kominfo)

Peristiwa

Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil dan Warga Difabel Dimulai
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas ekspor aneka produk pertanian sebanyak 637,6 ton, dengan total nilai ekspor Rp51 miliar. Pelepasan dilakukan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (31/12/2021). (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Pandemi, Ekspor Pertanian Jateng Justru Meningkat
Bunda Indah saat meninjau lokasi Jembatan Gondoruso yang tertutup material vulkanik. (Foto: MC Kab. Lumajang)

Peristiwa

Banjir Lahar Dingin Semeru, Jembatan Gondoruso Tertutup Material Vulkanik