Home / News

Jumat, 30 September 2022 - 09:22 WIB

Legislator Sayangkan Keputusan Panglima TNI Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi. Foto: Jaka/nvl/dpr.go.id

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi. Foto: Jaka/nvl/dpr.go.id

NYATANYA.COM, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa merevisi aturan Panglima TNI Nomor 31 Tahun 2020 dengan tujuan untuk mengakomodasi kondisi umum remaja Indonesia.

Dengan direvisinya Peraturan Panglima TNI terkait penerimaan calon taruna, maka tinggi badan untuk laki-laki turun menjadi 160 sentimeter (cm) dan 155 cm bagi calon taruna perempuan.

Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menyayangkan penurunan syarat tinggi badan calon taruna dan taruni TNI.

“Yah disayangkan, karena berdasarkan banyak referensi dunia, Indonesia termasuk rangking 115 dunia dengan rata-rata tinggi badan prianya 166,6 cm dan wanita 154,4 cm,” katanya dalam keterangan sebagaimana dirilis Parlementaria, Kamis (29/9/2022).

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengatakan tinggi badan memang bukan hal utama untuk menguji kemampuan prajurit. Namun, kata dia, banyak tugas terkait penggunaan alutsista yang lebih baik jika dilakukan prajurit dengan tinggi badan di atas rata-rata.

Baca juga   Tiba di YIA, Presiden Jokowi Langsung Sapa Penumpang

“Memang tinggi badan bukan yang utama, selama masih seimbang dari berat badan, tapi banyak tugas dan penggunaan alutsista tertentu yang perlu atau lebih baik dengan tinggi badan di atas rata-rata. Seperti pedal di peralatan mobilitas militer seperti pesawat, heli, tank, atau jangkauan tangan untuk ambil peluru di tank dan lain-lain. Akan lebih banyak tugas bisa dilakukan dengan prajurit dengan tinggi di atas 163 cm,” jelas dia.

Meski demikian, dia menilai Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah punya pertimbangan sendiri sebelum memutuskan menurunkan syarat tinggi badan bagi calon prajurit laki-laki dari 163 cm menjadi 160 cm dan untuk perempuan dari 157 cm menjadi 155 cm.

Baca juga   Pembayaran Layanan Publik di Kota Yogya dengan QRIS Makin Luas

“Tapi mungkin Panglima memiliki alasan tersendiri untuk bisa lebih banyak menyaring pemuda/pemudi Indonesia. Semoga ini keputusan yang benar yang nanti sejarah di masa depan yang akan membuktikan. Mereka yang lebih paham tentu soal rekrutmen fisik, tinggal kita lihat saja ke depan, nantinya, apakah memang hal ini tidak akan menjadi masalah,” imbuhnya.

Selain itu, dalam aturan penerimaan calon taruna yang baru batas usia juga diperbaharui oleh Panglima TNI. Sebelumnya setiap calon minimal harus berusia 18 tahun, namun kini calon taruna dan taruni yang berusia 17 tahun 8 bulan diperbolehkan ikut mendaftar.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Facebook palsu mengatasnamakan Bupati Klaten Sri Mulyani. (Foto: Dok Diskominfo Klaten)

News

Sudah Meresahkan, Pemkab Akan Laporkan Pemalsu Akun Facebook Bupati Klaten
Foto: Ilustrasi/ TMC PMJ

News

Mudik 2022, Pengendara Diimbau untuk Tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol
Sekjen Kemensos, Harry Hikmat. (Foto: kemensos.go.id)

News

Kemensos Percepat Penyerapan APBN 17,50 Persen
Foto: Ist

News

Khawatir Kena PHK, Serikat Pekerja Protes Cukai Rokok Naik 10 Persen
Polda DIY menggelar upacara Serah Terima Jabatan terhadap lima Pejabat Utama di lingkungan Polda DIY, Senin 11 Juli 2022. Foto: @poldajogja

News

Polda DIY Ganti 4 Pejabat Utama dan 1 Kapolres, Berikut Nama-nama dan Posisinya
Foto: ANTARA

News

RUU Daerah Otonomi Baru Menjadi Harapan Kemajuan di Papua
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Dok/InfoPublik)

News

Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada Hadapi Kenaikan Kasus Omicron
Foto: dok. Puspenkum Kejagung

News

Kejagung Amankan Buronan Korupsi Proyek Rumah Sakit Tenriawaru Bone