Home / Wisata

Selasa, 23 November 2021 - 11:06 WIB

Lezatnya Soto Bebek Bu Heri, Kuliner Leluhur Warisan Mbah Buyut

Soto Soto Bebek Bu Heri, warisan leluhur yang tetap segar sampai sekarang. (Foto: Diskominfo Klaten)

Soto Soto Bebek Bu Heri, warisan leluhur yang tetap segar sampai sekarang. (Foto: Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Jika umumnya kita mengenal soto dengan isian daging ayam atau sapi, namun berbeda dengan salah satu warung soto yang ada di Kabupaten Klaten. Penjual soto ini memilih daging bebek sebagai bahan utamanya.

Soto ini dapat ditemukan di warung Soto Bebek Bu Heri, Danguran, Wedi, Klaten. Warung ini berada sekitar 600 meter ke arah utara dari Tugu Wedi Klaten, tepat di pinggir Jalan Raya Wedi-Klaten.

Warung Soto Bebek Bu Heri juga merupakan salah satu keluarga dari pencetus soto bebek di Kabupaten Klaten yang berasal dari Gondang, Jogonalan.

Baca juga   Awan Panas Gunung Merapi 2 Kali Meluncur ke Barat Daya

“Soto ini sudah turun temurun sejak mbah buyut. Kalau saya itu sudah generasi ketiga. Simbah Siswo yang ada di Gondang itu pusatnya. Itu mbah buyut saya. Kalau dulu dari orang tua itu sejak tahun 1987. Dari Mbah Siswo sendiri tidak punya anak. Jadinya diturunkan ke ibu dan Budhe saya,” kata sang pemilik warung, Nurul, Minggu (21/11/2021).

Soto bebek ini memiliki kuah bening sehingga membuatnya lebih segar. Soto Bebek membutuhkan waktu selama tiga hari untuk memproses daging bebeknya dengan bumbu bacem agar tidak alot dan berbau amis.

Baca juga   GKR Indonesia Gelar Pameran Lukisan Vaksinasi Bhinneka Tunggal Ika

Kuah kaldu dari daging bebek yang diproses dengan campuran aneka rempah spesial semakin membuat soto ini segar dan gurih.

Untuk harganya, satu porsi soto bebek dibanderol dengan harga Rp8.500, dan Rp10.000 untuk soto pisah dengan potongan daging bebek yang lebih banyak.

“Kami buka dari pukul 05.30 WIB sampai 16.30 WIB. Silahkan mencicipi dan kami tunggu kedatangannya di Soto Bebek Bu Heri Danguran, Wedi, Klaten,” ujar Nurul berpromosi.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi bersepeda sembari menikmati keelokan sudut kota Yogya menjadi aktivitas yang menyenangkan. (Foto: Agoes Jumianto)

Wisata

Yogowes Monalisa, Wisata Alternatif Kota Yogya Melalui Sepeda
Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Pinus Sari Mangunan dan di Desa Wisata Kaki Langit, Minggu (10/10/2021). Desa Wisata Kaki Langit Mangunan masuk dalam 50 desa wisata terbaik yang ditetapkan Kemenparekraf. (Foto: Humas Bantul)

Wisata

Desa Wisata Kaki Langit Mangunan, Masuk 50 Desa Wisata Kemenparekraf
Ketjeh Resto, destinasi wisata baru di Klaten yang mengusung isu peduli sungai. (Foto: Diskominfo Klaten)

Wisata

Ketjeh Resto, Wisata Kuliner Anyar yang Lagi Viral di Klaten
Sekelompok penyiar radio di Magelang naik skuter listrik sekaligus promosi batik dan wisata seputaran Candi Borobudur. (Foto:Humas/beritamagelang)

Wisata

Naik Skuter Berpakaian Batik, Penyiar Radio Promosikan Wisata Borobudur
Destinasi wisata Praon Cawan Argodadi Sedayu, jadi rintisan wisata budaya yang dikembangkan Pemkab Bantul. (Foto: Humas Bantul)

Wisata

Praon Cawan Sedayu, Jadi Rintisan Wisata Budaya
Menteri Parekraf Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Tinalah Purwoharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo yang masuk 50 besar desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. (Foto: MC Kab.Kulon Progo)

Wisata

Desa Tinalah Kulon Progo Masuk 50 Besar Desa Wisata Kemenparekraf
GM PT Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) Jamal Mawardi. (Foto: Humas/beritamagelang)

Wisata

Candi Borobudur Simulasi Buka Kembali dalam Dua Tahap
Kepala Disparpora Kabupaten Magelang meninjau Vaksinasi Merdeka Candi Polres Magelang bagi pelaku pariwisata di Pendopo dr Soepardi Sawitan Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Wisata

‘Vaksinasi Merdeka Candi’ Sasar Pelaku Wisata dan Ekonomi Kreatif