Home / Olga

Jumat, 26 April 2024 - 19:49 WIB

Lolos Semifinal Piala Asia U-23 2024, Indonesia Cetak Sejarah

Garuda Muda menang 11-10 (2-2) lewat babak adu penalti yang berlangsung menegangkan. (pssi.org)

Garuda Muda menang 11-10 (2-2) lewat babak adu penalti yang berlangsung menegangkan. (pssi.org)

NYATANYA.COM, Doha – Tim U-23 Indonesia kembali mengukir sejarah dengan lolos ke semifinal Piala Asia U-23 2024 setelah menyingkirkan Korea Selatan (Korsel) U-23.

Garuda Muda menang 11-10 (2-2) lewat babak adu penalti yang berlangsung menegangkan.

Laga babak perempat final di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Jumat (26/4/2024) . Garuda Muda secara heroik menang atas Korsel.

Korsel membobol gawang Indonesia pada menit tujuh melalui tendangan jarak jauh Lee Kang-hee yang memanfaatkan bola sapuan Komang Teguh yang tidak sempurna.

Namun, gol dibatalkan setelah wasit Shaun Evans asal Australia mengecek VAR.

Indonesia membuka keunggulan pada menit 15 melalui Rafael Struick. Pemain Ado den Haag itu melepaskan bola ke pojok kiri atas gawang Korsel yang tidak terjangkau Baek Jong-bum.

Korsel langsung keluar menyerang setelah gol itu. Namun, barisan pertahanan Garuda Muda yang dikawal Rizky Ridho, Komang Teguh, dan Justin Hubner bermain sangat disiplin sehingga serangan-serangan yang dibangun Taeguk Warriors berhasil dipatahkan.

Indonesia mendapat momentum menambah keunggulan pada menit 31. Namun, bola yang dilepaskan Marselino Ferdinan masih melebar.

Sebelum melepaskan tendangan, Marselino melakukan kerja sama satu-dua dengan Rafael Struick.

Baca juga   Sri Sultan: Hentikan Penambangan Pasir di Lereng Gunung Merapi!

Memasuki akhir babak pertama, Korsel menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Bek Indonesia, Komang Teguh berniat menghalau bola yang disundul Eom Ji-sung. Tetapi bola justru berubah arah sehingga Ernando Ari terkecoh.

Indonesia tidak butuh lama untuk kembali unggul. Hanya tiga menit selepas gol balasan Korsel, Rafael Struick mencetak gol kedua alias brace sekaligus membuat Garuda Muda menutup babak pertama dengan keunggulan 1-2.

Di babak kedua, Indonesia tetap tampil menekan, meski dalam posisi unggul. Menit-54 Rafael Struick mempunyai peluang untuk mencetak hattrick. Sayangnya, sepakannya masih melebar.

Struick kembali mendapatkan peluang di menit 56. Bola hasil tendangannya di dalam kotak penalti masih melambung.

Dua menit berselang, Marselino Ferdinan memberikan ancaman. Pemain KMSK Deinze itu coba memasukkan bola dari sudut sempit, namun tidak menjadi gol.

Memasuki menit 69, wasit Shaun Evans memberikan kartu merah untuk pemain Korsel U-23, Lee Young-jun, yang melanggar Justin Hubner. Saat dicek oleh VAR, terlihat dengan jelas Lee menginjak kaki Hubner.

Unggul satu pemain, Garuda Muda malah lengah. Lewat sebuah serangan balik, Jeong Sang-bin berhasil merobek gawang Ernando sehingga skor menjadi 2-2. Laga pun harus berlanjut ke babak tambahan atau extra time.

Baca juga   Kamis 30 Juni di Tebing Breksi, 32 Petarung Berebut Juara Jogja Gelut Day #1

Pada paro pertama babak tambahan kedua tim tidak banyak mengkreasi peluang karena tempo permainan menurun seiring faktor stamina para pemain dari kedua tim yang cukup terkuras.

Indonesia hanya hampir membobol gawang Korsel ketiga kalinya lewat sepakan Witan Sulaeman yang masih melambung.

Di babak kedua extra time, Shin Tae-yong memasukkan Ramadhan Sananta. Sananta menggantikan Witan Sulaeman.

Indonesia tampil lebih menekan dengan tambahan tenaga baru seperti Sananta, Jeam Kelly Sroyer, dan Arkhan Fikri.

Peluang datang pada menit 109 melalui tendangan Justin Hubner. Bola sepakan pemain Cerezo Osaka itu berhasil ditepis Baek Jong-bum. Bola liar disambar Kelly, tetapi malah melambung.

Nathan Tjoe-A-On punya kesempatan di menit 113 lewat tendangan jarak jauh. Namun, bola bergulir tipis di atas gawang Korsel.

Sampai dua kali babak tambahan, skor 2-2 tidak berubah. Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti. Di babak ini, Indonesia menunjukkan mental yang lebih baik.

Garuda Muda menang 11-10 atas Taeguk Warriors dan memastikan tempat di semifinal, sekaligus membuka peluang lolos ke Olimpiade Paris 2024. (N1)

Share :

Baca Juga

Perenang tim estafet Indonesia, M. Tauhidi Fatahillah (kiri), Fathur Rizky Moreno (kedua dari kiri), Daniel Nugroho Wijayanto (kedua kanan), Aldi Tri Septian (kanan). Foto:ANTARA

Olga

Keren! Hari Kedua Bertanding Tim Pararenang Indonesia Tambah 3 Medali Emas
Pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya harus puas keluar sebagai runner up di ajang bulutangkis Malaysia Open 2022. Foto: PBSI

Olga

Dikalahkan Takuro/Kobayashi, Fajar/Rian Runner Up Malaysia Open 2022
Pembalap Repsol Honda Team Marc Marquez duduk di garasi tim saat sesi latihan bebas 1 MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Jumat (18/3/2022). Ajang balapan MotoGP seri kedua 2022 tersebut berlangsung pada 18-20 Maret 2022. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa)

Olga

Kecelakaan Lagi, Marc Marquez Dilarikan ke RSUD Mataram Menggunakan Helikopter Basarnas
Kirab api PON akan menempuh jalur darat sepanjang 3.367 km, menempuh jalur laut sepanjang 191 km, dan juga akan melewati kurang lebih 20 km. (Foto:MC PON)

Olga

Api PON Papua Dikirab Sejauh 3.578 Kilometer
Bupati Kustini Sri Purnomo saat melepas kontingen Sleman United di Pendopo Parasamya, Sekda Sleman, Jumat (24/6/2022). Foto: Humas Sleman

Olga

Bupati Berharap, Pemain Sleman United Percaya Diri dalam Ajang Futsal Nusantara Nasional
Menpora Zainudin Amali. (Foto: Rayki/Kemenpora)

Olga

Menpora Amali Dukung PBVSI Gelar Kompetisi Proliga Bola Voli
Ganjar Pranowo beserta istri menerima kalung medali di Finish Tour De Borobudur di Akhsobya Candi Borobudur. (Foto: Humas/beritamagelang)

Olga

Tour de Borobudur Tempuh Rute 120 Km, Ganjar Nyaris Kram Kaki
Tim sepak Bola dan futsal Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Riau, sukses meraih dua gelar juara pada Kejuaraan nasional Siwo, yang digelar di Yogyakarta pada 11-14 November 2021. (Foto: MC Riau)

Olga

Jelang Porwanas 2022, Siwo PWI Riau Raih Dua Juara di Yogyakarta