Home / Plus

Rabu, 31 Agustus 2022 - 21:01 WIB

Lomba Gropyokan Tikus, Ajak Petani Tak Gunakan Jebakan Listrik

Bupati Blora Arief Rohman menyerahkan hadiah lomba gropyokan tikus, di halaman Kantor Kecamatan Kedungtuban, Selasa (30/8/2022). Foto: Humas Blora

Bupati Blora Arief Rohman menyerahkan hadiah lomba gropyokan tikus, di halaman Kantor Kecamatan Kedungtuban, Selasa (30/8/2022). Foto: Humas Blora

NYATANYA.COM, Blora – Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasi atas inovasi Polres Blora, dalam membantu petani mengurangi hama tikus yang sedang merebak, melalui lomba gropyokan tikus di Kecamatan Kradenan dan Kedungtuban.

Sebab, lanjut bupati, sebelumnya para petani banyak yang menggunakan jebakan tikus dengan memakai listrik, dan kerap menimbulkan korban jiwa.

“Alhamdulillah, kini kita dorong bersama melalui gropyokan tikus. Ke depan, kita juga ingin pengendalian populasi tikus ini bisa dilakukan dengan pemasangan rubuha atau rumah burung hantu, yang merupakan predator tikus alami,” ucap bupati pada penyerahan piala lomba gropyokan tikus, di halaman Kantor Kecamatan Kedungtuban, Selasa (30/8/2022).

Disampaikan, mengingat Kecamatan Kradenan dan Kedungtuban merupakan lumbung padi, upaya memerangi hama tikus akan terus dilakukan, agar potensi panen dapat maksimal.

Baca juga   Ganti Rugi Pembebasan Tanah Bandara Ngloram, Warga Terima Hingga Rp2 Miliar

“Saat ini, ketahanan pangan menjadi hal yang penting, yang sering ditekankan oleh Bapak Presiden. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama untuk dapat hadir memberikan pelayanan kepada petani,” pungkasnya.

Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, mengaku dirinya senang bisa ikut membantu upaya penanganan hama tikus di Kabupaten Blora.

“Jujur bagi saya ini adalah hal yang baru. Istilah gropyokan, baru saya dengar di Blora ini. Sehingga, atas usulan Forkopimcam, para praja beberapa waktu lalu, kita adakan lomba sekalian, agar semangat bersama-sama membasmi tikus. Ke depan, kita bersama Pak Bupati juga akan terus siap berdiskusi bersama mencari jalan terbaik, agar hama tikus ini bisa kita tekan bersama,” terang Kapolres.

Baca juga   Lawan Disentri dengan Kemangi, Begini Resep dan Caranya

Kades Medalem, Anik Juarti, mengaku senang desanya bisa mendapat juara I dalam lomba gropyokan tikus. Menurutnya, gropyokan tikus dinilai efektif, daripada pakai jebakan listrik yang bisa membahayakan petani sendiri.

“Tidak hanya saat lomba saja, kegiatan ini terus akan kita laksanakan secara berkala, agar populasi tikus bisa terus ditekan. Desa kami Medalem merupakan salah satu lumbung padi di Kecamatan Kradenan yang berada di tepi Sungai Bengawan Solo,” ungkapnya.

Sebagai informasi, juara I lomba gropyokan tikus yakni, Desa Medalem, Kradenan yang berhasil memperoleh 4.258 ekor tikus, juara II diraih Desa Sumber, Kradenan sebanyak 2.969 ekor, dan juara III diraih Desa Nglandeyan, Kedungtuban dengan 2.053 ekor.

(*/N3)

Share :

Baca Juga

Seorang pedagang tempe menjajakan dagangannya di pasar tradisional di Blora, Jawa Tengah. (Foto: MC Kab.Blora)

Plus

Di Tengah Gonjang-ganjing Harga Kedelai, Ini Sederet Manfaat Tempe bagi Kesehatan Tubuh
UAD miliki Guru Besar baru di Bidang Ilmu Matematika Terapan. Foto: Dok.UAD

Plus

Inspiratif! Kerap Jadi Momok Siswa di Sekolah, Matematika Justru Mengantarkan Suparman Raih Guru Besar UAD
Launcing Indikasi Geografis Gebyar Batik Nitik DIY bertempat di Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Bantul (23/11/2021). (Foto: Humas Bantul)

Plus

Launching Indikasi Geografis Gebyar Batik Nitik DIY
Muhammad Syahnabil Hammam Sungkar dan Zhafran Hilmi Wijaya. (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

Plus

Tim RoboRush Unair Raih Penghargaan Internasional
Sejumlah model memperagakan busana batik Jambi di Fashion Street Batik, Telanaipura, Jambi, Kamis (29/9/2022). Kegiatan yang diikuti puluhan model itu merupakan bagian dari kampanye Gerakan Cinta Batik Jambi dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Batik Nasional di daerah itu. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/wsj.

Plus

Tak Banyak yang Tau, Awal Batik Indonesia, Presiden Soekarno dan Go Tik Swan
Tsafira Aqilah Marsudi dan celengan yang akan diikhlaskan untuk membantu teman-teman yang menjadi korban bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang. (Foto: MC Batang)

Plus

Tsafira, Siswa Kelas 3 SD Ini Ikhlaskan Celengan Kesayangannya Didonasikan untuk Korban Semeru
Pupuk cair berbahan jamur jakaba ini diklaim memiliki segudang manfaat, mulai dari mempercepat pertumbuhan tanaman, mencegah layu pusarium, hingga mencegah busuk pada bagian batang.

Plus

Inovasi Petani Ngadirejo Temanggung, Kembangkan Jamur untuk Pupuk Cair
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih melihat dari dekat bengkel produksi PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia untuk melihat karya terbarunya yakni drone penumpang. (Foto: Humas Bantul)

Plus

Drone Penumpang Pertama di Asia Tenggara, Diproduksi di Bantul