Home / News

Rabu, 8 September 2021 - 16:23 WIB

Luncurkan Bus Vaksin, Ini Upaya Jateng Jangkau “Remote Area”

Ganjar Pranowo meluncurkan bus vaksin milik Dinkes Jateng di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang. (Foto: Humas Jateng)

Ganjar Pranowo meluncurkan bus vaksin milik Dinkes Jateng di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Magelang – Dua dari lima bus vaksin siap jemput bola ke remote area di daerah. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap keberadaan bus vaksin atau vaksin bergerak itu bisa menjangkau masyarakat di area yang sulit dijangkau.

Hal itu disampaikan Ganjar, seusai meluncurkan dua bus vaksin milik Dinkes Jateng di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Magelang, Rabu (8/9/2021). Vaksin bergerak ini, kata Ganjar, salah satu upaya percepatan dan mempermudah akses vaksinasi masyarakat.

“Kita tahu meskipun Jawa Tengah itu tengahnya Jawa, tapi remote area-nya masih banyak. Dan kita membikin vaksinasi bergerak ini, harapannya kita bisa menjangkau area-area yang selama ini sulit terjangkau,” ujarnya.

Ganjar menegaskan, vaksin bergerak ini selain bisa menjangkau area-area yang sulit, prioritasnya tetap untuk lansia dan masyarakat yang berisiko tinggi.

Baca juga   PPKM Mikro Darurat di Jateng, Ganjar: Masyarakat Jangan Panik

“Maka saya nderek titip, pada temen-temen Kades, Kadus gitu ya. Kelompok-kelompok masyarakat ajak yuk, mereka yang senior-senior dulu. Ajak yuk yang lansia dulu, ajak yuk mereka yang punya risiko tinggi, sehingga kita akan bisa melindungi mereka,” katanya.

Apalagi, lanjut Ganjar, dari data yang ada saat ini angka kematian didominasi oleh kelompok lansia, kelompok dengan penyakit bawaan dan mereka yang belum divaksin.

“Kalau ini semua bisa kita tutup jadi satu, maka (penularan virus corona) ini akan bisa kita cegah agar mereka bisa beraktivitas,” ujarnya.

Peluncuran dilakukan di Borobudur pun bukan tanpa alasan. Ganjar mengatakan, bus vaksin diluncurkan di Borobudur karena menjadi wilayah Destinasi Super Prioritas. Harapannya bisa segera menggerakan ekonomi.

Baca juga   Tekan Angka Kematian Covid-19, DIY Tambah Nakes Pendamping Pasien Isoman

“Kita ingin menggerakkan untuk pelaku pariwisata semuanya sudah tervaksin. Mau kita dorong kita gerakkan semuanya. Nah kalau mereka (pelaku pariwisata) sudah (divaksin), nanti kita akan segera uji coba untuk dibuka agar ekonomi segera menggelinding,” ujarnya.

Apalagi, sejumlah event juga telah disiapkan. Seperti event olahraga tahunan yakni Borobudur Marathon dan Tour de Borobudur. Event-event tersebut, kata Ganjar, juga disiapkan dengan rekayasa sedemikian rupa agar aman.

Gubernur juga menitip pesan pada pemangku wilayah, agar menyosialisasikan keberadaan bus vaksin ini ke warganya. Sekaligus memberi pengetahuan agar mereka bisa bersabar dan mau mengantre.

“Saya lagi berikhtiar terus menerus, sudah bicara dengan menteri kesehatan, bahkan saya udah bicara langsung dengan Bapak Presiden agar kita bisa lebih cepat,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

(nyatanya.com)

News

Purworejo Terbaik Terapkan PPKM Darurat se-Jateng
Salah satu tempat usaha yang masih bandel ditertibkan Petugas Satpol PP Kota Yogyakarta.(Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

News

Langgar PPKM Darurat, 80 Pelaku Usaha Kena Semprit
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan jajarannya saat jumpa pers. (Foto: Diskominfo Pemalang)

News

Pemalang Level 2, Bupati Imbau Masyarakat Tetap Patuhi 3M
Petugas gabungan kembali menggelar penyekatan di Tugu Ireng, Kecamatan Salam, Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Petugas Gabungan Kembali Gelar Penyekatan di Perbatasan Jateng-DIY
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Positif Covid-19 di DIY Tambah 850 Kasus, Sembuh 390 Orang
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 248, Tersebar di 18 Kecamatan
Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Antisipasi Varian Mu, Ganjar Beli “Whole Genome Sequencing”
Drg. Yuli Kusumastuti, M.kes. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Kasus Covid-19 Melonjak, Keterisian BOR di DIY Ikut Meningkat