Home / Kartun

Sabtu, 17 Juli 2021 - 18:03 WIB

M Nasir, Memilih Seni Kartun untuk Suarakan Kebenaran

Kartun M Nasir berjudul History of Human Rights. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Kartun M Nasir berjudul History of Human Rights. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

NYATANYA.COM, Jakarta – Beragam cara dilakukan orang untuk menebar kebaikan dan kebenaran. Baik melalui aksi nyata di tengah masyarakat pun melalui sarana lain untuk menyampaikan kabar kebenaran itu. Salah satunya melalui karya kartun.

Hal ini juga yang dilakukan kartunis kelahiran Kendal 18 Februari 1968 yang kini mukim dan berkarya di Jakarta, Muhammad Nasir.

Kartun M Nasir berjudul Planting Flowers. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

M Nasir, demikian nama populernya sebagai kartunis yang menyelesaikan studinya di jurusan Desain Grafis di Institut Interstudi (1993) dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 2001.

Bermula menjadi kartunis freelance bersama Komplotan Kartunis Kaliwungu (Kokkang) di era 1983-1989, M Nasir kemudian mencoba peruntungannya sebagai seorang kartunis. Ia pun memberanikan diri hijrah ke ibukota, Jakarta dan bergabung dengan Majalah Humor (1990-1994) sebagai kartunis.

Baca juga   Kalahkan Corona

“Dan baru pada tahun 1995 saya menjadi ilustrator di Tabloid Olahraga Bola sampai 2018,” cerita M Nasir, Sabtu (17/7/2021).

Kartun M Nasir berjudul Ruin the Peace. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Selama bertahun-tahun berkarir, M Nasir juga sudah banyak menerima penghargaan di bidang kartun, diantaranya “Honourable Mention” di The Yomiuri Shimbun Cartoon Festival Jepang, 1992.

Tahun 1993 M Nasir meraih Juara 2 Lomba Karikatur Tabloid Olah Raga BOLA 1993, Indonesia. Ia juga menerima “Hadiah Khusus Panitia Seleksi” dalam Festival Kartun Manga 1995 di Jepang. Tahun 2007 mendapat Juara 3 Lomba Karikatur Komnas HAM Indonesia 2007, dan masih banyak lagi tentunya.

Dalam ajang pameran kartun Human Rights in ASEAN – The Cartoonist Perspective yang digelar Zunar dan Friedrich Naumann Foundation di Malaysia yang digelar secara virtual di craftora.com, M Nasir pun ikut ambil bagian mewakili Indonesia.

Baca juga   "Papa Gowes" Karya Joen Yunus Hadir di Yogyakarta Komik Weeks
M Nasir. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

“Ada empat karya aku ikutkan dalan pameran Human Rights in ASEAN. Pertama berjudul History of Human Rights, kemudian ada Planting Flowers, Ruin the Peace, dan satu lagi berjudul Terrorist,” terang M Nasir.

Lewat pameran inilah, M Nasir ingin menyuarakan kebenaran. Utamanya dalam rangka menegakkan kebenaran terkait hak asasi manusia, bukan saja di Indonesia tetapi juga dunia.

“Semoga pameran ini menginspirasi semua orang,” pungkas kartunis yang karyanya juga masuk dalam buku Bersama Melawan Corona ala Kartunis ini. (N1)

Share :

Baca Juga

Karya Yustinus Anang Jatmiko (Nank Ngablak), kartunis kelahiran 26 Agustus 1971 tinggal di RT 01 RW 05 Ngablak Magelang Jawa Tengah.

Kartun

Cukur Rambut
Karya Nank Ngablak (Yustinus Anang Jatmiko), kartunis kelahiran 26 Agustus 1971 tinggal di RT 01 RW 05 Ngablak Magelang Jawa Tengah.

Kartun

SAR Sepeda
Kartun karya Munadi, kartunis lepas tinggal di Tangerang.

Kartun

Potret Diri dan Pandemi
Krisis Moneter, A Bambang Marsatriantoro (Sibhe) - 2020

Kartun

Nyatanya Kartun: A Bambang Marsatriantoro
Kartun karya Muhammad Nasir, kartunis kelahiran Kendal, 18 Februari 1968 tinggal di Jalan Garuda 1 Blok DG9 No. 21 Villa Pamulang, Pondok Petir, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Indonesia.

Kartun

Cari Selamat
Tarik Tambang, YuliJoko (2021)

Kartun

Tarik Tambang
Kartun karya Umi Lestari, kartunis lepas tinggal di Tempel, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kartun

Anda Belum Beruntung
"Monkey", Agus widodo (2021).

Kartun

“Monkey”