Home / Peristiwa

Jumat, 22 April 2022 - 22:47 WIB

Mahasiswa UTY Dibakar Hidup-hidup Temannya, Tiga Pelaku Masih Diburu Polisi

Ilustrasi: nyatanya.com

Ilustrasi: nyatanya.com

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) Dimas Toti Putra (21)dibakar hidup-hidup oleh temannya gegara masalah jual beli knalpot.

Berita ini sontak viral di medsos, usai dibagikan oleh akun Twitter @bilal1878 pada Jumat (22/4/2022) pukul 08.29 WIB pagi tadi.

Disebutkan dalam unggahan tersebut kondisi saat ini Dimas masih dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUP dr Sardjito.

Ibu Dimas, Haniyati (39) membenarkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut. Ia menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi di rumahnya.

“Kejadian pas rumah sedang kosong. Kejadian di kamar atas. Yang ngasih tahu temannya (Dimas) si Febriansyah, ngasih tahu kalau Dimas dibakar kancane (temannya),” kata Haniyati kepada awak media, Jumat (22/4/2022).

Haniyati menyebut peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/3/2022). Kejadiannya bermula saat Dimas bersama dengan temannya Febriansyah tengah ngobrol di rumahnya. Kemudian datang tiga orang teman Dimas yang lain.

Febriansyah yang merasa tidak kenal dengan tiga orang teman Dimas yang baru datang itu memilih keluar ruangan. Namun tiba-tiba Dimas sudah dalam kondisi terbakar.

Baca juga   Pemerintah Belum Tetapkan Tarif Vaksinasi Mandiri Booster Covid-19

“Tahu-tahu kok dimas dibakar. Kalau pemicunya katanya knalpot. Jual beli knalpot. Dimas punya satu,” ungkapnya.

Disampaikan Haniyati, saat kejadian Dimas masih sadar dan sempat mencoba untuk mematikan api pada tubuhnya dengan menyiram air di kamar mandi ruangannya.

Bahkan Dimas juga sempat mengejar tiga orang temannya tadi namun tidak terkejar. Ia mengaku tidak mengetahui tiga orang teman Dimas tersebut.

Akibat peristiwa itu mahasiswa jurusan manajemen bisnis tersebut mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 80 persen. Saat ini ia tengah menjalani perawatan di RSUP dr Sardjito.

“Sudah lapor ke Polsek Mergangsan dan Dimas dibawa ke (RS) Pratama terus rujuk ke Sardjito. Luka bakar 80 persen. Luka bakar di tubuh, leher, dua tangan, yang parah kiri,” urainya.

Kapolsek Mergangsan Kompol Rachmadiwanto mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait kasus tersebut. Hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu diduga dipicu oleh masalah jual beli knalpot racing. Terduga pelaku sendiri diketahui merupakan teman yang sudah kenal akrab dengan korban.

Baca juga   Menumpuk Kegelisahan Pandemi, Kelompok 'Anti Sport - Sport Club' Pameran Seni Rupa

“Gara-gara masalah jual beli knalpot. Sudah ditawar oleh pelaku kemudian harga sepakat ternyata ada temannya lain (nawar) lebih tinggi dan dikasihkan,” ungkapnya.

Saat temannya yang pertama datang untuk meminta knalpot tadi ternyata sudah diberikan kepada temannya yang lain dengan penawaran lebih tinggi tadi. Sehingga yang bersangkutan pun marah.

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Rachmadiwanto, korban memang disiram bensin. Namun untuk keterangan lebih jauh pihaknya masih menunggu korban yang hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan.

“Iya disiram bensin. Korban belum bisa dimintai keterangan tapi kalau info dari temannya yang itu posisi di luar dia tahu nyiramnya tapi apinya nggak ngerti,” ujar Kapolsek.

Rachmadiwanto menyebut setidaknya ada tiga orang terduga pelaku yang masih dalam pengejaran. Namun untuk peran ketiga orang tersebut masih belum dapat dipastikan.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Hewan kurban sapi tetap dalam pengawasan ketat jelang Hari Raya Kurban. (Foto: ilustrasi)

Peristiwa

Penyakit PMK Masih Ditemukan, Pengawasan Hewan Kurban Diperketat
Ilustrasi: nyatanya.com

Peristiwa

4 Ustaz Diduga Cabuli 11 Santriwati di Depok
Duta Anak Kota, menumbuhkan kreativitas baru anak-anak di Kota Yogyakarta dimasa pandemi. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Duta Anak Kota Yogya Siap Berkarya dalam Kondisi Apapun
Bupati Temanggung memberikan paparannya terkait meningkatnya kasus Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Jateng)

Peristiwa

Kasus Covid-19 Mencolok, Temanggung Selektif Berikan Izin Keramaian
Empat pelaku tawuran berhasil diamankan petugas, sementara yang lain berhasil melarikan diri namun identitasnya sudah diketahui. (Foto: Twitter @Polda DIY)

Peristiwa

Polisi dan Warga Gagalkan Tawuran Dua Geng Pelajar di Ring Road Ketandan, 4 Pelaku Ditangkap
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Pemimpin Bank BPD DIY Cabang Sleman Sumarno dan Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman Suparmono ikut mancing bareng. (Foto : Ning Sih)

Peristiwa

Syawalan PWI Sleman Gayeng Dikemas Mancing Bareng, Gandeng Bank BPD DIY dan DP3 Sleman
Minuman khas Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jamu Coro meraih juara kedua ketegori minuman tradisional pada Malam Anugerah Pesona Indonesia 2021. Sedangkan sentra kerajinan bedug rebana Kabupaten Demak juga menyabet juara 3 kategori destinasi belanja. (Foto:kominfo/ist)

Peristiwa

Demak Raih Dua Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2021
Warung makanan yang terbakar di Pondok Benowo Indah, Surabaya. Foto: selalu.id

Peristiwa

Warung Makanan di Pondok Benowo Indah Surabaya Terbakar, Satu Motor Ikut Hangus