Home / News

Jumat, 18 Juni 2021 - 22:12 WIB

Makin Tingginya Kasus Covid-19, Tempat Keramaian di Yogya Tutup

Ilustrasi:nyatanya.com

Ilustrasi:nyatanya.com

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Yogyakarta benar-benar darurat Covid-19. Semakin tingginya penambahan kasus positif Covid-19 di DIY selama sepekan terakhir membuat semua pihak musti berpikir realistis. Tetap membuka ruang bagi berkumpulnya banyak orang atau tutup.

Jumat (18/6/2021) siang, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyatakan untuk mempertimbangkan lockdown total di wilayah DIY. Sri Sultan mengutarakan bahwa selama ini kontrol mobilitas masyarakat telah dilakukan pada tingkatan terendah yakni RT/RW.

“Kontrol di RT RW, kalau gagal, arep ngopo meneh (mau apa lagi). Kita belum tentu bisa cari jalan keluar, satu-satunya cara ya lockdown, totally. Kita pemerintah juga sulit kalau masyarakat tidak mengapresiasi diri sendiri untuk bisa disiplin,” jelas Sri Sultan di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Baca juga   Vaksinasi Dosis Ketiga bagi Nakes Jateng Dimulai Minggu Ini

Sampai Kamis (17/6/2021), kasus Covid-19 DIY secara kumulatif mencapai 50.746 kasus. Sementara kasus sembuh mencapai 44.843 kasus dan meninggal sebanyak 1.330 kasus. Untuk kasus aktif mencapai 4.573 kasus. Melihat kenyataan ini, Pemerintah Kabupaten/ Kota di DIY pun mengeluarkan surat edaran tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis bikro untuk pencegahan Covid-19.

Pengumuman ditutupnya Taman Wisata Candi Prambanan. (Foto:nyatanya.com/Instagram media_twc)

Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko, dalam Instagram resminya, Jumat (18/6/2021) sore, sudah menindaklanjuti imbauan Pemkab dengan mengumumkan menutup sementara Taman Wisata Candi Prambanan mulai 19-20 Juni 2021.

“Penutupan ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah,” tulis media_twc.

Baca juga   Serka Tutut Terlibat Langsung Monitoring Vaksin AstraZeneca

Di Bantul, sesuai instruksi Bupati Bantul No.15/Inst/2021, destinasi kawasan Parangtritis, Kawasan pantai wilayah barat (Samas, Pandansari, Gua Cemara, Cangkring, Kuwaru, Baru, dan Pandansimo), Gua Selarong dan Gua Cerme juga ditutup untuk wisatawan setiap hari Sabtu dan Minggu, 15-28 Juni 2021.

Sementara itu, Panggung Alpha Bravo yang setiap malamnya menggelar pentas musik dangdut di kompleks Pyramid, Jalan Parangtritis Yogyakarta, juga mengumumkan untuk tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. Orkes dan penyanyi yang sedianya akan tampil menghibur malam ini pun batal dimainkan. Pengelola Panggung Alpha Bravo mengeluarkan pengumumannya itu, Jumat (18/6/2021) sore melalui Instagram dan pesan WA, sebagaimana diterima nyatanya.com. (N1)

Share :

Baca Juga

Visual Gunung Merapi saat awan panas guguran pukul 04.36 WIB pagi tadi. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi 2 Kali Semburkan Awan Panas Guguran Pagi tadi
Gerhana Bulan total. Foto: nyatanya.com/istimewa

News

Catat, 26 Mei 2021 Terjadi Super Blood Moon
Seluruh biaya selama di shelter akan ditanggung Pemda DIY. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Siapkan Rp95juta per 50 Orang untuk 14 Hari, Pemda DIY Sediakan 59 Shelter Isolasi
ilustrasi:nyatanya.com

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 248, Tersebar di 18 Kecamatan
Tindak kejahatan jalanan di Jalan AM Sangaji, Jetis, Yogyakarta (Foto: dokumentasi Kodim 0734/Yogyakarta)

News

Dikejar dan Dipepet Rombongan Klithih, 1 Korban Meninggal dan 1 Luka
Ganjar Pranowo. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Ganjar Pranowo: 7.000 RT di Zona Merah Harus Lockdown
(Ilustrasi:nyatanya.com/ist)

News

BST Segera Turun Lur, Segini Jumlahnya
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

336 Positif Covid-19 di Magelang Sembuh