Home / Peristiwa

Rabu, 14 Juli 2021 - 17:12 WIB

Mancing Tengah Malam Kena Operasi PPKM Darurat, Push Up Dehh…

Empat pemuda ini dihukum push up setelah kedapatan mancing tengah malam di saat PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Empat pemuda ini dihukum push up setelah kedapatan mancing tengah malam di saat PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Kelakuan empat remaja yang mengaku berasal dari Watu Kelir, Sukoharjo ini jangan ditiru. Di tengah gencarnya pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, empat pemuda ini malah nekat mancing sampai tengah malam di sungai pinggir Desa Ringin Putih, Karangdowo, Klaten. Padahal waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 WIB.

Keempat pemuda tanggung itu kepergok mancing ikan di sungai Desa Ringin Putih, Karangdowo, Klaten saat petugas melakukan pemantauan gabungan PPKM Darurat Satgas PP Covid 19 Kecamatan Karangdowo didampingi tim Kabupaten dari Dinas Kominfo Klaten.

Terbukti melanggar ketentuan PPKM darurat, alat pancing keempat pemuda itu dirampas petugas. Tidak hanya itu, agar ada unsur jera, keempatnya diganjar hukuman push up di pinggir jalan.

Baca juga   Menarik Manfaat Teknologi Informasi pada Masa Pandemi Covid-19

“Hukuman ini agar mereka jera. Sudah tahu ada PPKM darurat dan banyak beraktivitas di rumah, mereka malah mancing. Hal juga perlu menjadi pelajaran bagi semua. Aparat tetap bersikap tegas” terang Suhardi petugas dari Polsek Karangdowo saat acara pemantauan PPKM Darurat gabungan Forkompincam dan Dinas Kominfo Klaten yang dipimpin camat Karangdowo Tomisila Aditama.

Camat Karangdowo yang akrab disapa Tomi itu menjelaskan tiap malam pemantauan PPKM Darurat gabungan dilakukan bersama petugas. Hal ini untuk mengukur kepatuhan warga atas ketentuan PPKM Darurat.

“Di lapangan tetap saja ditemukan warga yang tidak patuh atas ketentuan PPKM darurat. Penyikapan masyarakat memang kadang berbeda. Tapi pemantauan ini akan terus dilakukan, karena angka penularan covid 19 di Kabupaten Klaten masih tergolong tinggi,” ungkap Tomi.

Baca juga   Kepatihan Terima Pareden Gunungan, Bentuk Syukur dari Keraton Yogyakarta

Pemantauan PPKM Darurat di Kecamatan Karangdowo diikuti 13 personil gabungan dari Polsek, Koramil, staf kecamatan dan tim pemantau kabupaten yang diwakili 3 petugas Dinas Kominfo. Dipimpin langsung Camat Karangdowo Tomisila Adhitama, rombongan menyusuri gang desa mulai Pugeran, Tambak sampai Ringin Putih.

Selepas jam 22.00 WIB usaha angkringan dan kuliner di tengah kampung ditemukan masih buka dan melayani pembeli. Warga yang melanggar diberikan teguran lisan dan arahan. (*)

Share :

Baca Juga

Mobil Avanza yang mengalami laka tunggal, terguling setelah tabrak tiang Pos TPR Parangtristis, Senin (11/7/2022) dini hari. Foto: Ist

Peristiwa

Avanza Terguling Tabrak Tiang TPR Parangtritis, Diduga Sopir Ngantuk
Rapat koordinasi evaluasi pasca pembatalan keberangkatan jamaah haji 1442 H/2021M. (Foto: nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kementerian Agama Tunda Keberangkatan Haji Tahun 2021, Kemenag Kota Yogya Tepis Hoax
Panen perdana porang di Kabupaten Semarang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Petani Porang Desa Tukang Raup Ratusan Juta Rupiah Sekali Panen
Polisi menggeledah kantor PT PPN Foto: Ist/tribratanews

Peristiwa

Bareskrim Polri Geledah Tiga Kantor PT PPN Terkait Dugaan Korupsi BBM Senilai Rp451,6 Miliar
Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau pelaksanaan vaksinasi di PT Perindustrian Bapak Djenggot, Bergas. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Bupati Ngesti Apresiasi Dukungan Perusahaan Swasta untuk Percepat Vaksinasi
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng memotong tumpeng perayaan HUT ke-25 Kabupaten Mimika. (Foto: Humas PPM)

Peristiwa

PON XX Papua, Kado Istimewa HUT ke-25 Kabupaten Mimika
Identifikasi varietas padi Sri Mulyo oleh Distan Pangan Kabupaten Magelang. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Setelah Punya Varitas Padi Mentik Wangi Susu, Kini Magelang Siapkan Varitas Unggulan Kedua
Workshop Artpreneurship and Bussines Sustainability FSRD ISI Surakarta. (Foto: Dok.ISI Surakarta)

Peristiwa

Mahasiswa FSRD ISI Surakarta Ikuti Workshop Artpreneurship and Bussines Sustainability