Home / Plus

Minggu, 30 Januari 2022 - 18:21 WIB

Mantan Napi Ini Dipercaya Kelola Peternakan Domba di Batang

Suwarno (60) tidak menyangka setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Kabupaten Batang mendapatkan kepercayaan mengurus sebuah peternakan domba. Kini, ia menjadi pengelola peternakan domba bernama Bandit Farm 033. (Foto: MC Batang)

Suwarno (60) tidak menyangka setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Kabupaten Batang mendapatkan kepercayaan mengurus sebuah peternakan domba. Kini, ia menjadi pengelola peternakan domba bernama Bandit Farm 033. (Foto: MC Batang)

NYATANYA.COM, Batang – Seorang mantan narapidana, Suwarno (60) tidak menyangka setelah bebas dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Kabupaten Batang mendapatkan kepercayaan mengurus sebuah peternakan domba. Kini, ia menjadi pengelola peternakan domba bernama Bandit Farm 033.

“Peternakan domba adalah milik sesama anggota majelis Darut Taubah di Lapas,” kata Mantan Narapidana Suwarno saat ditemui di Desa Wonomerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Minggu (30/1/2022).

Suwarno yang berkelakuan baik di dalam Lapas mendapat kesempatan menjalani asimilasi luar sebelum bebas. Ia menjalani masa asimilasi dengan membantu membangun kandang domba.

Baca juga   DLH Batang: Hampir 100 Meter Bibir Pantai di Batang Hilang

Total ada lima tamping asimilasi luar yang ikut membangun. Setelah bebas, ia dipercaya mengelola.

Pria asal Plantungan, Kabupaten Kendal itu bebas 28 September 2021. Ia sempat berembuk dengan keluarga, hingga akhirnya memutuskan menerima kepercayaan mengelola peternakan ini sejak saat itu.

“Bagi saya ini kebanggaan terendiri. Apalagi orang hina seperti saya diberi kepercayaan. Amanat ini betul-betul akan saya jaga sebaik-baiknya, karena masih diberi kesempatan kedua,” kata Suwarno.

Sudah empat bulan ini ia mengelola peternakan yang berisi 39 hewan ternak. Jenis hewan ternak yang dirawatnya yaitu kambing, domba, dolper dan Moreno.

Baca juga   Warung Angkringan Difabel, Kreativitas Kelompok Disabilitas Klaten Hadapi Pandemi

Saat ini, bandit farm 033, masih dalam tahap breeding atau pengembangbiakan adalah proses mengembangkan ternak sehingga akan memperbanyak keturunan.

Ia menargetkan bisa mulai menjual hewan ternak pada pertengahan tahun.

Kalau saya sendiri, lanjut dia, waktu kecil sudah sering menggembala sapi, dan kambing. Saya juga tambah belajar banyak di sini.

“Saya bercita-cita bisa mendapat berkah dan barokah dari Bandit Farm 033. Lalu, dapat berguna untuk masyarakat sekitar,” ujar dia.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Workshop Penyiapan Bahan Pembuatan Upanat Borobudur, di Balkondes Tuksongo, diikuti para perajin sandal di Borobudur. Foto: Ist/beritamagelang

Plus

Perajin Sandal di Borobudur Ikuti Workshop Pembuatan Upanat, Siap Penuhi Kebutuhan Wisatawan
Adi Surya Ismi Isnandari sukses mengolah biji biji jagung menjadi keripik aneka rasa yang laris di pasaran. (Foto: humas/beritamagelang)

Plus

Manfaatkan Medsos, Pemuda Ini Sukses Kembangkan Makanan Olahan Berbahan Jagung
Dokter Dikky Prawiratama sedang menangani seorang pasien perawatan wajah. (Foto: Istimewa)

Plus

Beauty First Priority Clinic Hadirkan Perawatan Kulit Wajah Ala Artis Hollywood Metode Morpheus 8
Ngatman sedang menyungging wayang di rumahnya RT 01/RW 02 Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Foto: Dinkominfo Blora

Plus

Ngatman, Dalang Sepuh yang Bertahan Jadi Perajin Hiasan Dinding Wayang Kulit
Satgas Srikandi Andika Wiratama berbagi kasih di PA Tahfiz Baabul Jannah. (Foto: Istimewa)

Plus

Momen Ramadan, Satgas Srikandi Andika Wiratama Berbagi
Contoh prangko crypto. (Foto: InfoPublik.id)

Plus

Transformasi Prangko Digital dan Prangko Crypto
Kelompok Tani Dewasa (KTD) Pelangi menyulap lahan tidur yang tidak terawat menjadi lahan produktif dengan cara budidaya berbagai tanaman sayuran. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

KTD Pelangi Mendungan Sulap Lahan Tidur Jadi Kebun Sayur
Foto: Dok.Telkom/MC Diskominfo Prov Jatim

Plus

Bidik Pasar Data Center, Strategi Telkom Perkaya Ekonomi Digital di Indonesia