Home / News

Rabu, 6 Oktober 2021 - 22:43 WIB

Mardiharto Tak Bersalah, Polda DIY Terbitkan SP3

Dari kiri: Marsudi Waliyono, H Wisnu Aji Suryo Prabowo, Mardiharto dan Joni Santoso menunjukkan SP3 Polda DIY. (Foto: istimewa)

Dari kiri: Marsudi Waliyono, H Wisnu Aji Suryo Prabowo, Mardiharto dan Joni Santoso menunjukkan SP3 Polda DIY. (Foto: istimewa)

NYATANYA.COM, Sleman – Terbukti tidak bersalah, Mardiharto, warga Dusun Ketingan, Kalurahan Tirtoadi, Mlati kini dapat bernapas lega. Tuduhan terkait penggelapan atau penarikan uang untuk pendirian pangkalan gas tidak terbukti. Hal ini diperkuat dengan diterbitkannya Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Polda DIY.

“SP3 dari Polda DIY Nomor: B/874.c/IX/2021/Ditreskrimum adalah bentuk jawaban nyata bahwa saya dinyatakan tidak bersalah karena tidak cukup bukti. Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda DIY yang telah melakukan tugas dengan baik dan profesional,” kata Mardiharto kepada wartawan, Rabu (6/10/2021).

Atas dasar SP3 dari Polda DIY tersebut Mardiharto berharap kepada masyarakat dapat memahami bahwa tuduhan yang selama ini dihembuskan oleh pihak tertentu tidak benar. Artinya, sebagai pemilik PT Padma Duta Sentosa tidak pernah menarik uang kepada warga yang ingin bergabung mendirikan pangkalan gas.

Baca juga   Anak-anak di Bawah 12 Tahun Kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api

Untuk itu, pihaknya akan melakukan langkah-langkah hukum kepada pihak-pihak yang telah mencemarkan dan merusak nama baiknya. Apalagi, kejadian tersebut sangat merugikan dan menjadi beban pikiran bagi keluarganya.

“SP3 ini bukan hanya sebagai bukti bahwa saya tidak bersalah. Tetapi juga sebagai pedoman dan alat untuk menempuh jalur hukum kepada pihak-pihak yang telah melaporkan saya ke aparat kepolisian,” ungkapnya.

Begitu pula kepada seorang warga yang telah menyebarkan informasi tidak benar, Mardiharto akan melapurkan pula ke aparat kepolisian. Sebelumnya, oknum tersebut telah membuat surat pernyataan permintaan maaf dan mengembalikan nama baik Mardiharto. Tetapi hingga saat ini tidak pernah dilaksanakan.

Baca juga   Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Sei Alalak yang Dibangun dengan Dana Rp278 Miliar

“Selain melakukan langkah-langkah hukum kepada pelapor, saya juga telah melaporkan kepada salah satu warga yang mencemarkan nama baik karena menyebarkan informasi tidak benar. Warga tersebut telah membuat surat penyataan pada 25 Mei 2021 dan akan mengembalikan nama baik saya maksimal 1 Juni 2021. Tetapi kenyataannya sampai sekarang tidak dilakukan. Perbuatan itu adalah pembunuhan karakter kepada saya,” tegasnya.

Disisi lain, SP3 dari Polda DIY menjadi pemicu untuk terus melangkah mengikuti tahapan-tahapan pemilihan lurah yang akan dilaksanakan pada 31 Oktober mendatang. Sebagai salah satu Calon Lurah Tirtoadi, Mardiharto bersama jajaran tim pemenangan kini lebih fokus bekerja agar mampu meraih suara terbanyak. (N1)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Sembuh Covid-19 DIY Hari Ini Tambah 1.723 Orang, Kasus Baru 748
Ganjar Pranowo minta pembatasan kegiatan di level desa. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Evaluasi PPKM Darurat, Ganjar: Kunci Pergerakan dari Desa
Tanaman tembakau di Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang masih tertempel abu vulkanik Gunung Merapi. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Harga Tembakau Anjlok Akibat Hujan Abu Merapi
Arif Jamali Muis. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

News

Kasus Corona Makin Mengkhawatirkan, MCCC DIY: Tarik Rem Darurat
PMI Kabupaten Klaten menyampaikan klarifikasi terkait informasi pejabat Pemerintah Kabupaten Klaten yang mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga. (Foto: Diskominfo Klaten)

News

PMI Bantah Beri Vaksin ke Pejabat Pemkab Klaten
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengikuti rapat paripurna tentang pembentukan susunan perangkat daerah di DPRD Jawa Tengah. (Foto: Humas Jateng)

News

Dibahas DPRD, Jateng Akan Jadi Provinsi Pertama yang Miliki Brinda
Rapat koordinasi lintas sektor membahas penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Wonosobo. Diketahui ada sebanyak 27.181 anak dalam rentang usia 7-18 tahun di 15 Kecamatan masuk kategori belum pernah sekolah dan tidak sekolah lagi. (Foto: Mc DisKominfo Kab Wonosobo)

News

Butuh Perhatian Serius, 27 Ribu Anak di Wonosobo Tidak Sekolah
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Tekan Angka Kematian Covid-19, DIY Tambah Nakes Pendamping Pasien Isoman