Home / News

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 14:41 WIB

Masa Isolasi Selesai, 66 Pelajar SMPN 4 Mrebet Dipulangkan

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan para pelajar dibolehkan pulang karena telah memenuhi masa isolasi mandiri sesuai ketentuan yang berlaku. (Foto: diskominfo Purbalingga)

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan para pelajar dibolehkan pulang karena telah memenuhi masa isolasi mandiri sesuai ketentuan yang berlaku. (Foto: diskominfo Purbalingga)

NYATANYA.COM, Purbalingga – Sebanyak 66 orang siswa SMP Negeri 4 Mrebet Purbalingga yang telah menjalani isolasi terpusat selama 10 hari dibolehkan pulang, Kamis (30/9/2021).

Sebelumnya, puluhan siswa tersebut dinyatakan positif Covid-19, saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas digelar.

Dokter jaga isolasi terpusat di SMPN 4 Mrebet, Najib Rofi, menjelaskan, jumlah pelajar yang ditangani sejak 21 September 2021 sebanyak 66 orang, terdiri dari 36 orang siswi dan 30 orang siswa. Pelaksanaan isoter menggunakan tujuh ruang kelas, setiap kelas diisi oleh delapan hingga 10 orang.

“Kondisi siswa selama isolasi secara umum sehat, baik, bergejala ringan, tapi tidak menunjukkan gejala yang parah. Selama pelaksanaan isolasi terpusat dilakukan kegiatan rutin, berupa pemantauan imunitasnya, pemberian obat dan vitamin, olahraga, senam, kerja bakti, kegiatan kebersihan ruangan, hingga sterilisasi dengan desinfektan,” jelasnya.

Selama pelaksanaan isolasi, lanjut Najib, para siswa diberikan akomodasi berupa makan, minum, dan makanan kecil oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, serta dapur lapangan Polres Purbalingga. Selain itu, pihaknya melibatkan petugas pendamping, terdiri dari dokter jaga, perawat, bidan, serta petugas lainnya

Baca juga   Hari Ini Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 222

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menambahkan, para pelajar dibolehkan pulang karena telah memenuhi masa isolasi mandiri sesuai ketentuan yang berlaku. Dia mengingatkan para siswa agar terus disiplin mematuhi protokol kesehatan.

“Sesuai aturan kesehatan, yang terkonfirmasi positif covid-19 melakukan isolasi mandiri selama 10 hari, apabila tidak mengalami gejala berat atau hanya gejala ringan,” ujar Bupati Tiwi.

Ditambahkan, pihaknya masih melakukan evaluasi menyeluruh mengenai penerapan pembelajaran tatap muka (PTM). Evaluasi akan dilakukan hingga Senin, 4 Oktober 2021.

Menurutnya, sebelum simulasi PTM dilaksanakan kembali, percepatan vaksinasi bagi pelajar harus diprioritaskan. Selain itu, PTM juga akan diprioritaskan bagi peserta didik tingkat SMA/SMK terutama pelajar kelas XII.

Baca juga   Temanggung Siapkan 2,6 hektare Perluasan TPA Sanggrahan

“Untuk PTM kita akan evaluasi dahulu kesiapannya. Syaratnya kita percepatan vaksinasi (pelajar) dulu minimal 30 persen. Sekolah juga harus membentuk Satgas Covid-19 untuk pengawasan prokes secara ketat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Hanung Wikantono, mengungkapkan, total vaksinasi di kabupaten Purbalingga telah mencapai lebih dari 30 persen. Sedangkan vaksinasi bagi pelajar baru mencapai 3.790 orang atau 3,5 persen dari target vaksinasi sebanyak 95.208 orang.

“Sesuai arahan satgas, kita akan percepat vaksinasi untuk pelajar, lansia dan guru. Kemarin alokasi vaksin di Puskesmas sudah habis. Saat ini (kita) sedang menghabiskan (stok vaksin) yang ada di Kodim. Nanti kalau dropping vaksin datang lagi kita habiskan lagi untuk itu (pelajar, lansia, dan guru),” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Dinas Kominfo Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Dinas Kominfo Magelang Klarifikasi Isu Peretasan LPSE Kudus
Ilustrasi swab PCR. (Foto:Halodoc)

News

Biaya Swab PCR Turun, Kualitas Hasil Dijamin Sama
Foto: Ilustrasi/Kominfo

News

Bersama Grab dan Good Doctor, Pemda DIY Kembali Gelar Vaksinasi Massal
Karyawan RFB saat menyanyikan lagu Indonesia Raya sesuai arahan Sri Sultan HB X. Foto: nyatanya.com/ts miko

News

Ikuti Arahan Sultan HB X, Perusahaan Keuangan Kumandangkan Indonesia Raya Setiap Hari
Ganjar Pranowo saat sidak ke RSUD Dr Moewardi Solo. (Foto: nyatanya.com/ Humas Jateng)

News

Lonjakan Pasien di RSUD Dr Moewardi Sudah Teratasi
Ganjar Pranowo memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (5/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda Jateng)

News

Tiga Hari PPKM Darurat di Jateng 1.706 Pelanggar Terjaring Operasi
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

PPKM di Klaten Diperpanjang, Seluruh Objek Wisata Ditutup
Ilustrasi rumah sakit di Magelang. (Foto:Humas/beritamagelang)

News

Okupansi Tempat Tidur Pasien Covid-19 Hanya 30 Persen