Home / News

Selasa, 24 Agustus 2021 - 11:34 WIB

Masuk PPKM Level 3, Pasien Covid-19 di Rembang Menurun Drastis

Ruang perawatan yang semula menjadi ruang isolasi khusus, sudah mulai difungsikan kembali untuk perawatan biasa seperti dulu. (Foto: Diskominfo Kab Rembang)

Ruang perawatan yang semula menjadi ruang isolasi khusus, sudah mulai difungsikan kembali untuk perawatan biasa seperti dulu. (Foto: Diskominfo Kab Rembang)

NYATANYA.COM, Rembang – Jumlah pasien Covid-19 di RSUD dr R Soetrasno Rembang menurun drastis. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Informasi RSUD dr R Soetrasno Rembang, Tabah Tohamik, Senin (23/8/2021).

Disampaikan Tabah, terhitung per Senin (23/8/2021) siang, hanya ada lima orang pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. Kondisi tersebut sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan bulan Juni hingga Juli lalu. Di mana, per harinya lebih dari 100 orang pasien positif Covid-19 yang dirawat.

“Bahkan sempat pernah ada yang mendekati 200 orang,” ungkapnya.

Baca juga   Pemkot Magelang Buka Seleksi Enam Jabatan Pimpinan Tinggi

Tabah menjelaskan, ruang perawatan yang semula menjadi ruang isolasi khusus, sudah mulai difungsikan kembali untuk perawatan biasa seperti dulu. Namun, sewaktu-waktu bisa dipergunakan kembali untuk ruang isolasi, manakala terjadi penambahan pasien.

“Saat ini pasien hanya terpusat di satu ruang isolasi, mayoritas lainnya nggak ada pasien Covid-19,” imbuh Tabah.

Menurunnya jumlah pasien Covid-19 juga terjadi di beberapa rumah sakit, untuk RSI Arafah tinggal merawat satu orang pasien dan RS Bhina Bhakti Husada juga masih merawat satu orang pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rembang Arief Dwi Sulistya menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Rembang masih berada di PPKM level 3.

Baca juga   Laksanakan PTM, Pemprov Jateng Usul Aplikasi Skrining Pribadi Siswa

“Untuk eks Karesidenan Pati, Rembang level 3 bersama daerah-daerah lain, kecuali Kabupaten Blora yang level 4,” paparnya.

Menurut Arief, penurunan jumlah pasien Covid-19 yang dirawat, karena kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, disamping percepatan vaksinasi.

“Meski demikian, kami mohon masyarakat jangan mengendorkan protokol kesehatan, utamanya pakai masker dan menghindari kerumunan,” pungkas Arief. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Meledak, Hari Ini Yogya Tambah 791 Kasus Positif Covid-19
Bupati Kudus HM Hartopo, saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SDIT Al-Islam Kudus. (Foto: Diskomindo Kudus)

News

Sekolah Harus Punya SOP Protokol Kesehatan
ibran Rakabuming Raka saat meninjau serbuan vaksinasi di Keraton Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Terus Gencarkan Vaksinasi, Gibran Berharap Sektor Pariwisata Segera Pulih
Penampakan guguran awan panas Gunung Merapi, Kamis (12/8/2021) pukul 01.09 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi 4 Kali Luncurkan Awan Panas, Terjauh 3.000 Meter
Kematian wartawan Udin masih menjadi misteri sampai hari ini. PWI DIY meminta Polisi segera ungkap siapa pelaku pembunuh Udin sebenarnya atau kibarkan bendera putih. (Foto:istimewa)

News

25 Tahun Kasus Pembunuhan Wartawan Udin, PWI Minta Polisi Ungkap Pelaku atau Kibarkan Bendera Putih
Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan fondasi baru berupa nilai-nilai dasar bagi Aparatur Sipil Negara. (Foto:nyatanya.com/Biro Pers Sekretariat Presiden)

News

‘Bangga Melayani Bangsa’, Ini Branding Baru ASN yang Diluncurkan Presiden
(ilustrasi:nyatanya.com)

News

DIY Tambah 1.731 Kasus Positif Covid-19
Sebanyak 6.000 santri di bawah Yayasan Syubbanul Wathon sudah divaksinasi Covid-19 melalui program Vaksinasi Merdeka Candi yang digelar Polres Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Ribuan Santri Ponpes Syubbanul Wathon Divaksinasi Covid-19