Home / News

Minggu, 24 April 2022 - 22:56 WIB

May Day, Aliansi Buruh Yogya Siap Gelar Aksi Desak Pembatalan Omnibus Law Cipta Kerja

Dialog Ramadan Pekerja dengan tema 'Menggagas Program Jaminan Sosial Daerah Bagi Masyarakat DIY' yang diinisiasi oleh MPBI DIY. (Foto:Ist)

Dialog Ramadan Pekerja dengan tema 'Menggagas Program Jaminan Sosial Daerah Bagi Masyarakat DIY' yang diinisiasi oleh MPBI DIY. (Foto:Ist)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Aliansi serikat pekerja yang tergabung dalam MPBI DIY (Majelis Pekerja Buruh Indonesia) Daerah Istimewa Yogyakarta berencana menggelar aksi bertepatan May Day atau Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei.

Agenda aksi diantaranya menyoroti kegagalan pemerintah dalam melindungi kaum buruh dan rakyatnya sepanjang dua tahun lebih pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia.

Hal itu tercetus dalam Dialog Ramadan Pekerja dengan tema ‘Menggagas Program Jaminan Sosial Daerah Bagi Masyarakat DIY’ yang diprakarsai oleh Federasi Serikat Pekerja yang bernaung di bawah payung MPBI DIY, di Hotel Tjokro Style, Jalan Menteri Supeno, Yogyakarta, Minggu (24/4/2022).

Hadir sebagai narasumber, Anggota Komisi D DPRD DIY Syukron Arif Muttaqin SE MAP, Dosen Departemen Sosiologi Fisipol UGM Dr M Falikul Isbah, dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi DIY Aria Nugrahadi ST MEng.

“Ribuan buruh di DIY dipastikan mengikuti aksi peringatan May Day yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia usai Lebaran. Khusus wilayah Yogya, menyikapi banyaknya jumlah peserta massa aksi yang ikut bergabung, MPBI DIY berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan antisipasi terhadap potensi munculnya gangguan kamtibmas,” ujar Ketua MPBI DIY Irsad Ade Irawan MA, Minggu (24/4/2022).

Baca juga   Tutup Selama Idulfitri dan Prosesi Ngabekten, Keraton Yogyakarta dan Wisata Tamansari Dibuka Besok

Irsad menegaskan, sejumlah isu menjadi tuntutan buruh saat May Day yang paling utama adalah mendesak agar pemerintah segera mencabut UU (Undang-undang) Cipta Kerja beserta peraturan turunannya.

Sebab, Omnibus Law (satu UU yang mengatur banyak hal) Cipta Kerja, yang isinya menyengsarakan dan tidak mencerminkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, telah diputuskan inkonstitusional bersyarat oleh MK (Mahkamah Konstitusi).

MPBI DIY juga menuntut sistem pengupahan yang layak sebagai hak dasar buruh, adanya jaminan perlindungan atas pekerjaan, ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan pendalian harga sembako (sembilan bahan pokok), jaminan kesehatan, jaminan pendidikan untuk anak buruh, penyediaan fasilitas perumahan murah bersubsidi bagi kaum pekerja, dan yang terus-menerus digaungkan adalah penghapusan sistem outsourcing (alih daya).

Baca juga   TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0734/Kota Yogyakarta Resmi Ditutup

“Demi menyuarakan aspirasi dan menuntut hak-haknya, ribuan buruh yang berasal dari sejumlah serikat pekerja yang ada di DIY ini akan turun ke jalan menggelar aksi peringatan May Day pada pertengahan bulan Mei 2022 (2 minggu pasca Lebaran),” ungkapnya.

“Selain itu, tuntutan buruh menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah adalah bayarkan THR (Tunjangan Hari Raya) tepat waktu, utuh, dan penuh tanpa dicicil,” imbuh Irsad.

Tidak kalah pentingnya, menurut Irsad adalah perlu segera diterbitkannya Perda (Peraturan Daerah) Ketenagakerjaan DIY demi kesejahteraan para pekerja dan kaum buruh.

“Seluruh elemen yang ada di MPBI DIY mendorong agar pemerintah daerah terus memberi perlindungan rakyat dalam menghadapi pandemi dan lebih serius dalam mengembangkan program bantuan dan jaminan sosial (jaminan pekerjaan, kesehatan, perumahan, dan pendidikan),” pungkasnya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi tiba di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) Jumat (1/7/2022) sekitar pukul 02.15 waktu setempat. Foto: BPMI Setpres

News

Presiden Joko Widodo dan Rombongan Tiba di Abu Dhabi
(Foto: Kemenkes)

News

Kebutuhan Obat-obatan dan Oksigen Pasien Covid-19 Masih Aman dan Mencukupi
Menteri Airlangga Hartarto secara simbolis menyerahkan bantuan penanganan Covid-19 kepada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Rumah Dinas Loji Gandrung. (Foto:Humas Pemkot Surakarta)

News

Surakarta Terima Bantuan 100 Oxygen Concentrator
Foto: InfoPublik.id

News

Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran, Bandara YIA Tambah Jam Operasional
KPK menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam OTT di Kabupaten Langkat, yaitu MR pihak swasta diduga sebagai pemberi, kemudian TRP selaku Bupati Langkat Periode 2019-2024, ISK selaku Kepala Desa Balai Kasih, MSA, SC, dan IS selaku pihak Swasta sebagai penerima. (Foto: Biro Humas KPK)

News

KPK Tangkap Tangan Korupsi Proyek Infrastruktur di Kabupaten Langkat
Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono, mengimbau kepada masyarakat, pengunjung, dan wisatawan agar mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). (Foto: MC Diskominfo Prov Jatim)

News

Gunung Semeru Siaga, Ini Penjelasan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi
ASN dan karyawan yang beragama Kristen dan Katholik di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar perayaan Natal tahun 2022. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Perayaan Natal ASN Pemkot Yogya, Momentum Bangun Semangat Kreatif Atasi Masalah
Bacground kain merah putih pada foto launching jersey Madura United. Foto: Ist/selalu.id

News

Bukan Bendera, Ini Penjelasan Madura United Soal Polemik Launching Jersey Baru