Home / News

Kamis, 22 September 2022 - 14:00 WIB

Mendagri: PPATK Temukan Kejanggalan Transaksi Keuangan Gubernur Papua

Mendagri M.Tito Karnavian menghadiri rapat kerja di DPR RI, Rabu (21/9/2022. Foto: ANTARA

Mendagri M.Tito Karnavian menghadiri rapat kerja di DPR RI, Rabu (21/9/2022. Foto: ANTARA

NYATANYA.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian, menegaskan telah memeriksakan aliran uang di rekening Gubernur Papua Lukas Enembe ke Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Hasilnya, PPATK telah menemukan kejanggalan dari transaksi keuangan Lukas.

Hal tersebut disampaikan Tito melalui keterangan tertulisnya, usai rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Rabu (21/9/2022).

“Sistem perbankan itu kami sudah cek juga ke PPATK, di dalam rekening yang bersangkutan adanya uang yang tidak sesuai dengan profile dan ini tentu akan meng-alert sistem perbankan,” kata Tito.

Menurut Tito, atas dasar itulah PPATK melakukan pendalaman yang hasilnya diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga   Ribuan Rokok Bodong Ditemukan di Kecamatan Gajah

“Jadi pendalaman itu yang cukup lama mereka lakukan, mereka kemudian menyerahkan kepada KPK ketika melihat ada dugaan tindak pidana di situ. Nah kemudian berproseslah itu,” kata Tito.

Tito memastikan tak ada peran Kemendagri dalam penetapan tersangka terhadap Lukas.

Kemendagri hanya bertugas untuk menjaga agar situasi politik dan pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

“Kemendagri hanya berusaha menjaga agar situasi politik dan pemerintahannya itu menjadi lebih landai saja. Itu saja,” kata Tito.

Tito menyatakan, mekanisme penanganan perkara KPK sangat ketat.

Apalagi, pimpinan lembaga tersebut memiliki sifat kolektif kolegial dalam memgambil keputusan.

Baca juga   KPK Ingatkan Partai Politik untuk Solid Jauhi Segala Bentuk Korupsi

Dia menyebutkan, standar operasi prosedur di KPK amat ketat.

“Kalau dia (Lukas Enembe) dipolitisasi partai tertentu, orang tertentu, enggak juga. Kemarin KPK dua minggu lalu kalau tidak salah juga menangkap dan menahan Bupati Mimika yang merupakan kadernya Partai Golkar, koalisinya pemerintah,” katanya.

“Jadi itu kami melihat apa yang dilakukan KPK semata-mata karena masukan dari PPATK, karena adanya sistem perbankan yang sudah dijelaskan,” katanya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Gubernur Papua, Lukas Enembe sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek di daerah Papua.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Bupati Klaten, Sri Mulyani. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

News

Catat! Minggu Depan Hajatan Tak Diizinkan
Livery branding logo BBI yang dipasang pada salah satu armada Boeing 737-800 NG bernomor registrasi PK-GMV. Foto: Ist/InfoPublik.id

News

Garuda Dukung Promosi Produk Dalam Negeri Lewat Branding Logodi Pesawat
Foto: Istimewa/@simditlantasdiy

News

Saatnya Perpanjangan SIM? Berikut Jadwal dan Lokasi Layanan SIM Polda DIY
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini 800 Kasus Positif Covid-19 di DIY Sembuh
Pasca erupsi Gunung Semeru, dilaporkan sekitar 41 warga yang terluka (luka bakar) telah dibawa ke Puskesmas Penanggal. Untuk warga yang luka bakarnya parah dirujuk ke Rumah Sakit Umum dokter Haryoto, RS Bhayangkara dan RS Pasirian. (Foto: MC Kab Lumajang)

News

Lumpur Setinggi Lutut Hambat Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Pemerintah kembali melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 hingga 4 Oktober 2021 di Kota Yogyakarta. Sejumlah ruas jalan juga masih ditutup. (Foto: Agoes Jumianto)

News

PPKM Kembali Diperpanjang, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal
Ilustrasi vaksinasi. (Foto: Kemenkes)

News

Vaksinasi Dosis ke-3 di Jakarta Capai 2.2955.423 Orang
Masih banyak masyarakat tak patuh prokes saat mengunjungi objek wista Dieng Wonosobo. Sebanyak 230 orang terjaring opoerasi prokes yang dilakukan Satpol PP setempat pada Minggu (17/10/2021). Petugas tak segan-segan menegur dan memberikan masker bagi yang tak membawa. (Foto:Diskominfo Wonosobo)

News

230 Orang Ngeyel Tak Pakai Masker Terjaring Razia di Obwis Dieng