Home / News

Selasa, 19 Oktober 2021 - 11:44 WIB

Mendagri Terbitkan Instruksi Perpanjangan PPKM

Sejumlah anggota kepolisian berjaga di lokasi penyekatan jalan pintu masuk Kota Singkawang di Jalan Kalimantan Kelurahan Condong Singkawang Barat, Selasa (13/7/2021). Penyekatan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dilaksanakan selama 24 jam mulai tanggal 13 sampai dengan 20 Juli 2021 dengan melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Singkawang. (Foto: MC Kota Singkawang/Eko)

Sejumlah anggota kepolisian berjaga di lokasi penyekatan jalan pintu masuk Kota Singkawang di Jalan Kalimantan Kelurahan Condong Singkawang Barat, Selasa (13/7/2021). Penyekatan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dilaksanakan selama 24 jam mulai tanggal 13 sampai dengan 20 Juli 2021 dengan melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Singkawang. (Foto: MC Kota Singkawang/Eko)

NYATANYA.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian menerbitkan dua Instruksi Mendagri (Inmendagri) tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Dalam keterangan tertulis, Selasa (19/10/2021), Direktur Jenderal Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, menyebutkan dua Inmendagri itu yakni, Inmendagri 53/2021 dan Inmendagri 54/2021.

Inmendagri 53/2021 tentang PPKM level 3, 2 dan 1 di wilayah Jawa dan Bali. Inmendagri ini mulai berlaku sejak 19 Oktober 2021 sampai dengan 1 November 2021.

“Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar melaksanakan PPKM level 3, 2 dan 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan asesmen,” tulis Inmendagri 53/2021.

Baca juga   Rumah Rusak Akibat Bencana, Warga Bisa Ajukan Proposal Bantuan ke Dinsos

Kemudian, Inmendagri 54/2021 merupakan instruksi tentang pemberlakuan PPKM level 3, 2 dan level 1 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Inmendagri itu juga mulai berlaku sejak 19 Oktober 2021, namun akan berakhir sedikit lebih lama dibandingkan Inmendagri untuk Jawa dan Bali, yakni sampai dengan 8 November 2021.

Penetapan level wilayah pada instruksi tersebut berpedoman pada indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

Baca juga   Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji untuk Masyarakat Tetap Aman

Penetapan itu juga ditambahkan dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 dimana level PPKM kabupaten/kota dinaikkan 1 level apabila capaian total vaksinasi dosis 1 kurang dari 40 persen.

Sebelumnya, pemerintah memperpanjang kembali PPKM berbasis level di Jawa-Bali hingga dua pekan ke depan yaitu 19 Oktober – 1 November 2021. (*)

Sumber InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Menko PMK Muhadjir Effendy saat kunjungannya ke Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Menko PMK Apresiasi Pemkot Yogya Tekan Kasus TB
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Tunda Sekolah Tatap Muka, Positif Covid-19 Pada Anak di Yogya 2.051 Kasus
(Foto: Angkasa Pura)

News

Infrastruktur Bandara Lombok Siap Sambut World Superbike 2021
Kepala Dinas Kesehatan, Purwanti SKM, M.Kes. (Foto: Humas Karanganyar)

News

Pemkab Karanganyar Fasilitasi Vaksinasi Bagi CASN
Walikota Gibran Saat meninjau booth informasi Indosat Ooredoo didampingi Direktur and Chief operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha pada kegiatan peresmian Sistem Informasi Pintar sebagai platform kampung Digital. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Solo Kembangkan Kampung Digital untuk Recovery Ekonomi
(Foto: Kemenkes)

News

Jumlah Suntikan Vaksinasi Covid-19 Indonesia Lewati Milestone WHO
Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Pekalongan telah menggelar tes antigen acak di sejumlah wilayah. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

News

Okupansi TT RS Turun, Pekalongan Masuk PPKM Level 2
Ganjar sengaja mengangkat kisah mantan teroris yang kini telah banting setir menjadi pedagang soto untuk menjadi inspirasi pada napi yang peroleh remisi. (Foto:Humas Jateng)

News

Ganjar Ungkit Cerita Lama Jack Harun, Ada Apa?