Home / News

Rabu, 14 Juli 2021 - 17:47 WIB

Mendesak, Pemda DIY Segera Realisasikan RS Sementara untuk Pasien Covid-19

Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemda DIY berencana segera merealisasikan rumah sakit sementara untuk menampung para pasien CoviD-19 yang terus bertambah. Kebutuhan akan rumah sakit sementara ini menjadi hal yang mendesak karena Bed Occupation Ratio (BOR) di DIY telah mencapai lebih dari 90%.

Hal ini diungkapkan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat hadir dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat untuk DIY dan Jawa Tengah pada Rabu (14/7/2021) di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Rapat yang digelar secara daring ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan.

“Kami memang sudah berencana mendirikan rumah sakit sementara. Dan kami perlu bantuan untuk rumah sakit sementara ini, karena kami terkendala di SDM. Jadi sudah ada dua tempat yang kami rencanakan, tapi belum bisa difungsikan karena menyangkut sumber daya manusia (SDM). Kami berharap bisa segera difungsikan karena tidak mungkin lagi, dengan kondisi BOR yg sudah sampai 90% ini, kami tidak mencari alternatif rumah sakit darurat,” ungkap Sri Sultan.

Sri Sultan menjelaskan, lokasi yang rencananya akan menjadi rumah sakit sementara di DIY, yang pertama ialah satu gedung di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Harjolukito. Gedung ini diperkirakan berkapaitas sekitar 80 tempat tidur.

Baca juga   Kemenkumham: Regulasi Terpidana Mati Perlu Ditinjau Ulang

“Yang di (RSPAU) Harjolukito ini bahkan sudah komplit. Jadi kalau mungkin bisa dibantu agar bisa difungsikan. Tapi juga mungkin ada tambahan kebutuhan perlengkapan atau alat, saya tidak tahu persis yg dibutuhkan apa. Tapi untuk tempat tidur sudah lengkap, hanya tenaganya saja yang belum,” ungkap Sri Sultan.

Lokasi kedua menurut Sri Sultan ialah rumah susun sewa (rusunawa) milik UGM yang telah selesai dibangun oleh Kementerian PUPR. Diungkapkan Sri Sultan, Rektor UGM telah menawari Pemda DIY untuk menggunakan rusunawa yang saat ini masih kosong itu sebagai rumah sakit sementara.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat Rapat Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

“Rusunawa ini buat kost para mahasiswa, tapi karena belum dipakai, maka ditawarkan kalau dimungkinkan menjadi rumah sakit sementara. Karena itu, kami minta bantuan juga untuk tenaga dan kelengkapan alatnya sehingga rusunawa itu bisa difungsikan jado rumah sakit sementara,” paparnya.

Selain itu, Sri Sultan juga melaporkan perkembangan proses vaksinasi CoViD-19 di DIY. Saat ini Pemda DIY bersama pemerintah kabupaten/kota tengan berupaya mempercepat proses vaksinasi kepada masyarakat. Namun, Sri Sultan mengakui belum dapat mencapai target angka vaksinasi 20.000 perorang perhari.

Baca juga   Hoaks! Letusan Gunung Semeru Sebabkan Tsunami hingga Jepang, Begini Penjelasan BNPB

“Saat ini kami masih diangka 10.000 lebih perorang perhari. Dan sekarang ini kami juga sedang memprioritaskan vaksinasi untuk anak-anak dan para difabel,” imbuh Sri Sultan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, dari hari pertama PPKM Darurat Jawa-Bali diberlakukan, kondisi mobilitas masyarakat telah mengalami penurunan. Menurut data Kemenkomarvest RI, Kabupaten Bantul, Sleman, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta mengalami penurunan mobilitas antara 20%-30%. Namun, untuk Kabupaten Kulon Progo, mobilitas dinilai masih cukup tinggi.

“DIY khususnya Kulon Progo, tolong agar didorong untuk pengurangan mobilitas masyarakatnya. Semoga bisa segera setidaknya sama dengan kabupaten lainnya di DIY,” imbuhnya.

Terkait peningkatan kapasitas rumah sakit, Luhut mengungkapkan, pemerintah pusat telah menyiapkan beragam alat-alat yang bisa digunakan meningkatkan BOR. Tak hanya alat, SDM kesehatan pun turut disiapkan. Saat ini telah direkrut sekitar 2.000 dokter lulusan baru maupun yang masih training dan sekitar 20.000 perawat. (*)

Share :

Baca Juga

Foto: Ist

News

Meski Diterpa Sejumlah Cobaan, Polri Peringkat Lima Polisi Terbaik di Dunia
Aparat kepolisian melakukan olah TKP kebakaran di Ponpes Isy Karima. (Foto:istimewa)

News

Ponpes Isy Karima Terbakar, Santri Selamat, Kerugian Rp20 Juta
Anies Baswedan resmi dicalonkan Partai Nasdem sebagai Capres 2024/ Foto: Ist

News

Partai NasDem Resmi Usung Anies Baswedan Capres 2024, Surya Paloh: Why Not the Best
(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Positif Covid-19 di DIY Melonjak Lagi, Hari Ini Tambah 2.145 Orang, Sembuh 1.116 Kasus
Gugatan yang dilayangkan warga penolak Bendungan Bener kepada Gubernur Ganjar Pranowo disidangkan di PTUN Semarang. (Foto: Tim LBH Nyi Ageng Serang)

News

Kuasa Hukum Tergugat Hadirkan Saksi Ahli Rektor Undip, Kuasa Hukum Penggugat Pilih Walk Out
Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar memberangkatkan pengiriman bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jabar, dari Pendopo Gubernur Banten di Serang, Selasa (22/11/2022). Foto: ANTARA/Mulyana

News

Banten Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Cianjur
Kirab merah putih dilepas Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dari depan istana merdeka bersama Ulama Habib Luthfi bin Ali bin Yahya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Foto: Humas Mabes Polri

News

Di Kirab Merah Putih, Kapolri Gelorakan Semangat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Untuk mendapat manfaat siaran TV yang berkualitas, masyarakat diimbau segera beralih ke siaran TV Digital. Untuk dapat menonton siaran TV digital, masyarakat perlu menyesuaikan perangkat TV yang dimilikinya. (Foto: Elvira/InfoPublik)

News

Berpindah ke TV Digital, Pastikan Beli Set Top Box yang Bersertifikasi