Home / Wisata

Sabtu, 28 Mei 2022 - 13:07 WIB

Meneladani Sosok Menteri Pengajaran Pertama di Museum Dewantara Kirti Griya

Museum Dewantara Kirti Griya (MDKG) yang berada di kompleks perguruan Taman Siswadi Jalan Taman Siswa No. 31 Yogyakarta. Foto: Humas Pemkot Yogya

Museum Dewantara Kirti Griya (MDKG) yang berada di kompleks perguruan Taman Siswadi Jalan Taman Siswa No. 31 Yogyakarta. Foto: Humas Pemkot Yogya

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Kota Yogyakarta merupakan kota yang memiliki sejumlah julukan. Salah satunya Kota Pelajar atau Kota Pendidikan. Tidak hanya memiliki banyak lembaga pendidikan dan perguruan tinggi, Kota Yogyakarta juga memiliki banyak museum.

Ya, di museum kita dapat menambah ilmu pengetahuan mulai dari sejarah, pengetahuan umum, hingga kesenian. Belum lengkap rasanya jika berkunjung ke Kota Yogyakarta tidak mengunjungi museum.

Salah satunya, Museum Dewantara Kirti Griya (MDKG) yang berada di kompleks perguruan Taman Siswadi Jalan Taman Siswa No. 31 Yogyakarta.

MDKG merupakan salah satu situs cagar budaya Nasional yang ditetapkan melalui SK Menteri Nomor 243/M/2015.

Museum yang dahulunya tempat tinggal Ki Hadjar Dewantara diresmikan pada tanggal 2 Mei 1970 oleh Nyi Hadjar Dewantara. Museum khusus ini berisikan lebih dari 3.000 koleksi yang merupakan peninggalan Ki Hadjar Dewantara semasa hidupnya.

Ketua Museum Dewantara Kirti Griya Sri Muryani menjelaskan dengan adanya Museum ini harapan dapat menjadi media belajar untuk para pelajar dan memahami perjalanan pahlawan lebih lengkap. Sebagai media untuk menambah pengetahuan mengenai sejarah di Indonesia.

Baca juga   Obwis Jurang Jero Kembali Dibuka untuk Wisatawan

“Dengan berkunjung ke museum kita akan mengtahui tentang sejarah dan bisa melihat koleksi asli. Selain itu di museum dapat dilakukan diskusi bersama teman-teman mengenai sejarah dan kesenian agar bisa lebih memahami,” ajak Sri Mulyani.

Museum Dewantara Kirti Griya dapat dikunjungi masyarakat umum tidak perlu mengeluarkan uang atau gratis. Dapat dikujungi setiap hari Senin-Kamis pukul 08.00-13.30, Jumat 08.00-11.00 dan Sabtu 08.00-13.00. Sedangkan Minggu dan hari libur nasional perpustakaan tutup.

Pengunjung MDKG juga tidak perlu khawatir merasa kebingungan ketika berkeliling di museum. Akan ada pemandu yang siap menemani pengunjung mengelilingi museum.

“Untuk pengunjung yang ingin ditemani, namun ketika datang tidak ada petugas. Bisa menekan tombol bel di depan pintu museum atau langsung ke perpustakaan dikarenakan keterbatasan sumber daya dan kegiatan perkantoran berada di gedung perpustakaan,” ucap Agus Purwanto selaku pemandu Museum Dewantara Kirti Griya, seperti dikutip dari portal resmi Pemkot Yogya, Sabtu (28/5/2022).

Baca juga   Kreasi Literasi Anak Kenalkan Batik Jumputan

Koleksi yang berada di MDKG terdiri atas perabot rumah tangga, naskah, foto, koran, buku, majalah dan surat-surat. Memiliki 6 ruangan dengan memiliki tema yang berbeda disetiap ruangannya.

Disetiap ruangan di MDKG secara garis besar bertema perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara sejak masih menjadi jurnalis, terjun ke dunia politik, kemudian mendirikan Taman Siswa hingga menjadi Menteri Pengajaran Pendidikan dan Kebudayaan pertama di Indonesia.

Selain berisi perjalanan Ki Hajar Dewantara, di Museum Dewantara Kirti Griya dapat mengenal sosok Nyi Hajar Dewantara. Wanita yang selalu memberi dorongan dan semangat bahkan membantu ketika Ki Hajar Dewantara menghadapi kesulitan.

MDKG memiliki koleksi berupa naskah pidato Nyi Hajar saat menjadi salah satu pemrakarsa kongres perempuan pertama di Indonesia.

Dalam pidatonya yang berjudul Adab Perempuan, berisi pendapatnya bahwa pada dasarnya yang memegang peranan penting dalam perkembangan baik dan buruknya adab manusia itu adalah perempuan karena perempuan itu lebih memiliki ikatan batin yang kuat dengan manusia yang dilahirkannya.

(Chi/N1)

Share :

Baca Juga

Beberapa ekor kebo bule menjalani perawatan seusai terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Foto: Ist

Wisata

Warga Solo Sedih, Kirab Malam 1 Suro Keraton Surakarta Digelar Tanpa Kehadiran Kebo Bule
(Foto: Instagram @media_twc)

Wisata

Hari Pariwisata Sedunia, TWC Dorong Pertumbuhan Pariwisata Inklusif
Para pendaki lokal bersiap menuju ke puncak gunung Sumbing dari basecamp Butuh Kaliangkrik. (Foto: Humas/beritamagelang)

Wisata

17 Agustus, Puluhan Pendaki Lakukan Tradisi Naik Gunung Sumbing
Pelepasan benih ikan dalam kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang, di Sungai Elo, Jumat (11/2/2022). (Foto: humas/beritamagelang)

Wisata

Bagi Pecinta Arung Jeram Sungai Elo, Magelang Kini Punya Pemandu Rafting Khusus Putri lho
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: InfoPublik)

Wisata

Menparekraf Harapkan Anugerah Desa Wisata Berdampak Positif bagi Kebangkitan Ekonomi
Perusahaan Umum Daerah Objek Wisata (PDOW) Taman Kyai Langgeng Kota Magelang resmi menjadi Taman Kyai Langgeng Ecopark (TKL Ecopark) mulai 2 Februari 2022. (Foto: MC Magelangkota)

Wisata

Siap Jadi Obwis Unggulan, Taman Kyai Langgeng Punya Nama Baru TKL Ecopark
Kain tenun khas Nusa Tenggara Timur (NTT) dimanfaatkan sebagai media diplomasi Indonesia dengan delegasi dan undangan pertemuan kedua atau 2nd Sherpa Meeting Labuan Bajo. Foto: Amiriyandi/InfoPublik

Wisata

Ketika Tenun NTT Jadi Media Diplomasi di Sherpa G20 Labuan Bajo
Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi pelaku wisata di Goa Selarong. (Foto: Humas Kab. Bantul)

Wisata

Giliran Pelaku Wisata Goa Selarong Disasar Vaksin Covid-19