Home / Peristiwa

Minggu, 5 Desember 2021 - 07:57 WIB

Menparekraf Dorong Santri Jadi Lokomotif Pertumbuhan Ekraf

Menparekraf Sandiaga Uno dalam agenda Silaturahmi dan Apresiasi Santri Digitalpreneur Indonesia, di Darunnajah Islamic Bording School, Jakarta Selatan, Sabtu (4/12/2021). (Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf)

Menparekraf Sandiaga Uno dalam agenda Silaturahmi dan Apresiasi Santri Digitalpreneur Indonesia, di Darunnajah Islamic Bording School, Jakarta Selatan, Sabtu (4/12/2021). (Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf)

NYATANYA.COM, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, berharap para santri yang telah mengikuti program “Santri Digitalpreneur Indonesia” dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi kreatif (Ekraf) tanah air khususnya di bidang teknologi digital hingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf Sandiaga, dalam kegiatan Silaturahmi dan Apresiasi Santri Digitalpreneur Indonesia, di Darunnajah Islamic Bording School, Jakarta Selatan, Sabtu (4/12/2021).

“Santri Digitalpreneur Indonesia” sendiri merupakan program Kemenparekraf/Baparekraf yang telah berlangsung selama dua bulan, mulai dari Oktober 2021 hingga November 2021. Para santri yang tergabung telah menjalani berbagai jenis jenis pelatihan, yakni animasi 2 dimensi, animasi 3 dimensi, dan audio creative production.

Menparekraf Sandiaga mengatakan bahwa digitalisasi yang dimaksud bukan hanya berjualan online tapi juga menciptakan konten-konten kreatif dan ikut mengambil peran sebagai pelaku ekonomi kreatif.

“Saya ingin para santri bukan mencari lapangan kerja tapi justru menciptakan lapangan kerja. Saya ingin para santri yang mengikuti pelatihan ini bisa menginisiasi kreasi digital seperti film Nussa dan juga Rico the Series,” ujarnya.

Menparekraf menyebutkan bahwa program Santri Digitalpreneur Indonesia ini akan dilanjutkan di 2022 dan akan lebih banyak lagi jenis pelatihannya seperti coding, games, web development, digital marketing, dan pelatihan program entrepreneurship lainnya. Dengan target peserta adalah 1.000 pondok pesantren.

Baca juga   Wisatawan Nusantara Jadi Andalan Pemulihan Sektor Pariwisata Nasional

“Kita harus cetak para santri yang betul-betul memiliki daya saing, berkualitas, berkelas dunia, dan saya bermimpi santri-santri ini bukan hanya memiliki ilmu pendidikan digital, iman, dan takwa, tapi mereka juga jago berdagang menjadi para ahli pembiayaan, investasi, bukan hanya di Indonesia tapi mampu bersaing di internasional,” sebutnya.

Menparekraf pun turut mengajak para santri untuk mulai berfikir konten kreatif seperti apa yang bisa diciptakan untuk berdakwah, bagaimana bisa menebar kebaikan yang berlandaskan empat sifat wajib bagu rasul yaitu sidiq, amanah, tabligh, dan fathonah.

Menjaga Nilai Keislaman

Salah satu mentor Santri Digitalpreneur Indonesia serta Pelaku Usaha Industri Kreatif Subsektor Animasi, Yuda Wirafianto, menyampaikan bahwa antusiasme dari para santri sangat baik.

Secara umum para santri sangat berminat dengan dunia digital. Dan pada saat proses pelatihan pun para santri sangat kritis, karena sering melontarkan pertanyaan.

“Saya berharap kedepan santri-santri ini bisa mewarnai zaman bukan diwarnai. Semoga santri kita bisa menjaga nilai keislaman dan memperkuat karakter bangsa,” ujarnya.

Pendakwah Digital, Habib Husein Ja’far Al Hadar mengatakan santri merupakan salah satu generasi yang unggul. Santri memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh banyak orang seperti ilmu agama, kemandirian, dan yang paling penting adalah keberkahan dalam pembelajarannya. Karena itu mereka harus difasilitasi dalam berperan di kalangan masyarakat baik secara nasional maupun global.

Baca juga   Sandiaga Uno Buka Festival Musik Rakyat dan Resmikan Monumen Musik Kota Ambon

“Karena itu saya senang sekali Kemenparekraf memberikan kesempatan melalui pembekalan keilmuan bagi santri ini agar santri memiliki peluang lain yaitu berdakwah melalui media digital,” ujarnya.

Konten Kreator Atta Halilintar memberikan tips untuk membuat konten yang menarik di platform digital. Menurutnya para santri dapat mengangkat cerita kesehariannya yang dikemas dalam video pendek atau serial berdurasi satu menit dan dibalut dengan humor yang ringan dan sarat akan ilmu yang telah dipelajari karena itu akan memberikan warna pada platform digital tersebut.

“Karena kalau misalnya yang masuk ke FYP (For You Page dalam Tiktok) banyak konten kreator dari santri, kita jadi bisa banyak belajar,” kata Atta.

Salah satu peserta terbaik dalam program Santri Digitalpreneur Indonesia, Riki Permana mengucapkan terima kasih kepada Menparekraf beserta jajarannya yang telah memberikan program pendampingan ini.

“Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut dan terus membina para santri, khususnya santri di pondok pesantren yang ada di pelosok. Dengan adanya kegiatan ini sangat membantu kami dalam mengembangkan media dakwah,” ujarnya.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Rumah rusak akibat gempa bumi Magnitudo (M) 5,5 yang mengguncang Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara pada Senin, (10/1/2021) pukul 04.59 WIB. (Foto: BNPB)

Peristiwa

Gempa M 5,5 Guncang Halmahera, BPBD Evakuasi Korban
Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakosa membuka Festival kuliner “Keplek Ilat Creative Food”. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Solo)

Peristiwa

Festival Kuliner “Keplek Ilat Creative Food”, Upaya Berdayakan UMKM
PHRI saat sidak di McDonal's Sultan Agung. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Hotel dan Resto yang Tak Taat Prokes Bakal Kena Sanksi
Ganjar Pranowo saat tilik bayi kembar siam Arka dan Arya. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Tilik Bayi Kembar Siam, Ganjar Pastikan Tim Medis Siapkan Penanganan
Sebanyak 127 anak SDN Mernung Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, mendapatkan vaksinasi Covid-19, Sabtu (22/1/2022). (Foto: MC Kab.Blora/Teguh)

Peristiwa

Cegah Penularan, Ratusan Anak SDN Mernung Cepu Vaksin Covid-19
Petugas mengevakuasi jasad perempuan tanpa identitas yang ditemukan tewas mengambang di Sungai Kemadu, Desa Ngadisono, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo pada Rabu (22/12/2021). (Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo)

Peristiwa

Wanita Berkulit Putih dan Bertato Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kemadu
Wakil Walikota Heroe Poerwadi dalam focus group discussion Yogya Semesta bertema co-working space penyemaian startup bisnis menjadi pahlawan milenial, di Hotel Grand Ambarukmo, Kamis (28/10/2021). (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Dorong Co-Working Space untuk Pengembangan Industri Kreatif
Sebanyak 8 Kalurahan di Kabupaten Sleman mendeklarasikan Pencanangan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dan Kampung Tangguh Anti Narkoba, pada Kamis (16/12/2021), di pendopo Parasamya, Sleman. (Foto: MC Kab Sleman)

Peristiwa

8 Kalurahan di Sleman Deklarasikan Desa Bersih Narkoba