Home / Olga

Selasa, 24 Agustus 2021 - 10:14 WIB

Menpora dan Kapolri Pastikan Sanksi untuk Klub Jika Suporter Langgar Prokes

Kapolri bersama Menpora Amali menegaskan jika ada pelanggaran prokes oleh suporter maka klub yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi. (Foto:Div Humas Mabes Polri)

Kapolri bersama Menpora Amali menegaskan jika ada pelanggaran prokes oleh suporter maka klub yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi. (Foto:Div Humas Mabes Polri)

NYATANYA.COM, Jakarta – Menpora Zainudin Amali bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sepakat pelanggaran protokol kesehatan terkait penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2021-2022 oleh suporter, maka klub akan mendapatkan sanksi, mulai dari administrasi hingga pelarangan mengikuti pertandingan.

“Kemenpora sebelumnya telah merekomendasikan untuk Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-2022 dengan catatan bahwa penerapan prokes harus dengan sangat ketat. Pihak Polri juga akan menjaga supaya kepatuhan penerapan prokes dapat dilaksanakan sebaik-baiknya,” kata Menpora Amali saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/8/2021).

Sementara, Kapolri bersama Menpora Amali menegaskan jika ada pelanggaran prokes oleh suporter maka klub yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi. Sanksi akan diberikan bertahap mulai dari sanksi administrasi hingga sanksi tidak diperbolehkan ikut pertandingan.

“Para pecinta bola untuk sementara bisa mengikuti melalui media mainstream, media TV ataupun media lain. Harapannya bisa dilaksanakan sehingga tidak mengganggu klub. Karena, jika ini dilanggar akan ada sanksi untuk klubnya, mulai dari sanksi administrasi hingga tidak boleh mengikuti pertandingan,” ujar Kapolri.

Baca juga   Siti Mahmudah Bertekad Raih Emas pada Peparnas XVI Papua

Selain penerapan prokes ketat, diwajibkan untuk pemain dan ofisial yang akan melaksanakan pertandingan harus sudah dua kali divaksin. Satu hari sebelum melaksanakan kegiatan harus sudah melakukan pemeriksanaan Swab PCR dengan hasil negatif serta pembatasan jumlah ofisial dan penonton.

Usai melaksanakan kegiatan akan kembali dilakukan pemeriksaan swab PCR atau swab antigen. Dilokasi penyelenggaraan juga akan dipasang aplikasi Pedulilindungi. Aplikasi ini bisa digunakan untuk double cek membantu pengecekan terkait aturan prokes.

“Ini wajib dipatuhi agar laju pertumbuhan Covid bisa diminimalkan. Di satu sisi kita juga maklum memberikan kelonggaran agar masyarakat kegiatan-kegiatan bisa mulai berkatifitas sehingga semua bisa berjalan. Laju pertumbuhan Covid bisa ditekan namun disisi lain kegiatan baik dibidang ekonomi, olahraga dan bidang lain perlahan-lahan kita berikan kelonggaran,” urai Kapolri menambahkan.

Baca juga   Pembinaan Atlit Sepakbola Dilakukan Secara Adaptif

Lebih jauh, Kapolri juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan per tiga kali pertandingan.

“Tentunya kegiatan ini akan dievaluasi. Jadi, tiga kali kegiatan akan kita evaluasi, apabila hasil evaluasi tidak terdampak dengan penyelenggaraan, maka diminggu berikutnya akan ditentukan penambahan lokasi pertandingan ataupun kebijakan-kebijakan lain untuk memberikan kesempatan kegiatan ini terus berlanjut,” tuturnya.

“Yang menjadi catatan, apabila angka Covid-19 kembali meningkat tentunya kita akan evaluasi disesuaikan dengan kondisi perkembangan Covid dilapangan. Harapan, kita mari sama-sama kita sepakati kita hormati komitmen yang sudah dibuat, sehingga kompetisi ini bisa diselenggarakan dengan baik, even olahraga bisa berjalan,” tutup Kapolri. (*)

Share :

Baca Juga

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia diharapkan dapat mempertahankan optimisme di Olimpiade 2020 Tokyo. (Foto:nyatanya.com/nocindonesia)

Olga

Alan Budikusuma: Tunggal Putra Harap Jaga Semangat Optimisme
Windy Cantika Aisah sukes pada penampilan perdana pada cabang olahraga angkat besi Olimpiade 2020 Tokyo. (Foto:nyatanya.com/nocindonesia)

Olga

Tampil Tenang, Kunci Cantika Raih Medali Pertama Olimpiade Tokyo 2020

Olga

Peugeot 9X8, Didesain Untuk Balap!
Hasil kurang memuaskan harus dialami tim panahan beregu putra Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto:nyatanya.com/nocindonesia)

Olga

Tersingkir di Beregu, Tim Panahan Indonesia Fokus ke Perorangan
Para atlet kontingen Indonesia di ajang multi event olahraga Paralimpiade Tokyo 2020 menerima bonus dari dari pemerintah yang nominalnya sama dengan yang didapatkan peraih medali pada atlet olimpiade yang telah diberikan sebelumnya.(Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Diserahkan Presiden Jokowi, Bonus Atlet Paralimpiade Tokyo 2020
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melepas dua atlet dan dua pelatih dari Kabupaten Sragen, yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah PON XX Papua. (Foto: Diskominfo Sragen)

Olga

Optimis Raih Medali, Bupati Sragen Dukung Atletnya di PON Papua
David Jacobs sukses mempersembahkan medali perunggu di Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto:dok npcindonesia/kemenpora)

Olga

Giliran David Jacobs Sumbangkan Medali Perunggu untuk Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengungkapkan Liga 1 dan Liga 2 musim 2021/2022 rencanannya akan bergulir kembali 20 Agutus mendatang. (Foto:dokumentasi kemenpora.go.id)

Olga

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Digelar 20 Agustus 2021