Home / News

Selasa, 14 September 2021 - 23:06 WIB

Menteri Nadiem: Sekolah Harus Menyenangkan dan Relevan dengan Zaman

Nadiem Anwar Makarim saat melakukan audiensi dengan Kepala Sekolah dan Guru di Pendapa Agung Taman Siswa. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Nadiem Anwar Makarim saat melakukan audiensi dengan Kepala Sekolah dan Guru di Pendapa Agung Taman Siswa. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Dalam kunjungan kerjanya di Yogyakarta, Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Nadiem Anwar Makarim melakukan audiensi dengan Kepala Sekolah dan Guru di Pendapa Agung Taman Siswa, Yogyakarta secara terbatas.

Menurutnya, pendidikan di DIY sudah sejak lama bersumber dari ajaran Taman Siswa yang dicetuskan Ki Hadjar Dewantara. Contoh nyata seperti yang saat ini tengah berjalan yakni program Merdeka Belajar Kemendikbudristek Dikti. Ia mengapresiasi pembelajaran di Taman Siswa yang terlihat menyenangkan.
“Pembelajaran di Tamansiswa lebih menyenangkan, banyak mengerjakan project-project, lebih banyak pilihan buat siswa. Banyak aktivitas kreatif dan kolaboratif,” kata Nadiem.

Baca juga   Posko Penyekatan di Suramadu Dibongkar

Program Merdeka Belajar dijalankan tidak terlalu rumit, seperti halnya pembelajaran yang menyenangkan di Taman Siswa. Menurut Menteri Nadiem, konsep terpenting dari Merdeka Belajar adalah membuat sekolah lebih menyenangkan dan harus bisa relevan demi masa depan peserta didik.

Ia juga menyebut bahwa program sekolah unggulan bukan merupakan program yang mudah karena menuntut keberanian dari seluruh warga sekolah terutama kepala sekolah dan guru-guru yang ada di sekolah tersebut.

“Kepala sekolah harus berani melakukan perubahan besar bagi sekolah. Harus ada komitmen untuk melaksanakan program transformasi di sekolah sekitar empat tahun,” urai Menteri Nadiem.

Baca juga   DIY Raih Penghargaan Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut

Salah satu kegiatan yang akan dilakukan melalui program sekolah penggerak adalah uji coba prototipe kurikulum pembelajaran yang lebih merdeka, fleksibel, serta mengutamakan pembelajaran menyenangkan dengan banyak aktivitas yang kreatif.

Selain Taman Siswa, SD Muhammadiyah Jogokariyan dan SMA Ma’arif, Dagen juga menjadi lokasi kunjungan kerja Menteri Nadiem. Tujuan dari agenda tersebut adalah melakukan dialog dengan warga sekolah untuk memastikan keamanan dan kenyamanan uji coba PTM yang telah dilakukan di kedua sekolah tersebut. (*)

Share :

Baca Juga

Jumlah yang diperiksa per Sabtu, 18 September 2021 adalah 1.732 orang Total jumlah keseluruhan yang telah diperiksa sebanyak 797.128 orang. (Humas Pemda DIY)

News

Positif Covid-19 di DIY Sabtu 18 September 2021 tambah 134 Kasus
Kapolres Magelang AKBP M Sajarod Zakun memeriksa kebdaraan saat apel Gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2021. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Polres Magelang Gelar Operasi Patuh Candi 2021
Menyambut HUT RI ke-76 Karangtaruna Dukuh Beji Desa Sidomulyo melakukan tradisi cuci bendera di jalan. (Foto: Diskominfo Boyolali)

News

Ritual Cuci Bendera Merah Putih, Tradisi Warga Sidomulyo Sambut HUT Kemerdekaan RI
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

338 Pasien Covid-19 di Magelang Sembuh, Terbanyak dari Mertoyudan
Tim Penegakan Hukum Kabupaten Demak intensif lakukan operasi peredaran rokok ilegal. (Foto: Diskominfo Demak)

News

Ribuan Rokok Bodong Ditemukan di Kecamatan Gajah
Sebanyak 6.000 santri di bawah Yayasan Syubbanul Wathon sudah divaksinasi Covid-19 melalui program Vaksinasi Merdeka Candi yang digelar Polres Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Ribuan Santri Ponpes Syubbanul Wathon Divaksinasi Covid-19
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Semarang)

News

Naikkan Harga Obat Tak Wajar, Distributor Diburu Polisi
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Menkes: Tak Semua Positif Covid-19 Bisa Dirawat di Rumah Sakit