Home / Plus

Selasa, 10 Mei 2022 - 12:18 WIB

Meriahnya Trah Martowirono, Rayakan Reuni Bertema Reggae “Marleytowirono”

Ratusan anggota Trah Martowirono merayakan reuni dengan mengusung tema Reggae, Minggu (8/5/2022). (Foto: Ist/Dok.Trah Martowirono)

Ratusan anggota Trah Martowirono merayakan reuni dengan mengusung tema Reggae, Minggu (8/5/2022). (Foto: Ist/Dok.Trah Martowirono)

NYATANYA.COM, Sukoharjo – Ratusan anggota Trah Martowirono merayakan reuni dengan mengusung tema Reggae, Minggu (8/5/2022) di Gedung Muslimah Polokarto, Sukoharjo.

Mereka nampak asyik berjoget dan bernyanyi bersama dengan dresscode ala reggae bernuansa merah, kuning, dan hijau. Gayeng dan penuh kekeluargaan.

Khusus tahun 2022 ini, sebagaimana tema yang diusung, maka nama trah sementara berubah dulu, menjadi Trah Marleytowirono, plesetan penggabungan tokoh reggae Bob Marley dan nama trah Martowirono.

Reuni trah untuk kali ke-34 ini digelar setelah dua tahun absen lantaran pandemi Covid 19 di tahun 2020 dan 2021.

Ratusan anggota Trah Martowirono merayakan reuni dengan mengusung tema Reggae, Minggu (8/5/2022). (Foto: Ist/Dok.Trah Martowirono)

Semua kostum peserta yang berjumlah sekitar 100an bergaya reggae, mulai gaya rambut gimbal, kaos oblong, topi, syal, rompi, baju, kain pantai, backdrop, dekorasi, umbul-umbul, sekat ruang berwarna dominan merah, hijau, kuning model reggae, termasuk para penghibur grup band mainkan musik gaya reggae, sesuai tema gaya reggae menjadi tajuk utama petemuan trah Martowirono di Sukoharjo, bukan di Jamaika asal gaya reggae.

Baca juga   Komsos Bagian dari Tugas Anggota Satgas TMMD Reguler Kodim 0726 Sukoharjo

Menurut ketua penyelenggara, Untoro Setyo Budi dalam rilis yang diterima nyatanya.com, Selasa (10/5/2022), menjelaskan dengan beragam acara berupa aneka kuis, info trah, joget bersama, hiburan musik dan teleconference dengan anggota trah yang ada di luar negeri menjadi bumbu penyedap pertemuan trah yang diselenggarakan di lokasi yang bangunan bernuansa Jawa ini.

“Hajatan bertema reggae menjadi ajang temu trah kali kedua, dimana pertemuan trah pertama digelar pada 3 September 2011, sedangkan tema tahun 2022 untuk kali kedua bergaya reggae sebagai penghormatan kepada pencetus ide temu trah bergaya reggae, kepada Subekti Agus Ermawan, SE, MM salah satu anggota trah yang sudah meninggal,” terang Untoro.

Baca juga   Pelaku UMKM Lombok Dapat Lapak Gratis di MotoGP Mandalika 2022

Untung Suripno, selaku sesepuh anggota trah menyatakan bahwa tema reggae dulu di tahun 2011, dilatar belakangi pemikiran bahwa komunitas reggae adalah komunitas yang berlandaskan toleransi, kekeluargaan, kerukunan sesuai dengan semangat dan jiwa trah Martowirono.

Selanjutnya menurut Bambang Haryanto, salah satu anggota trah menjelaskan bahwa pertemuan ini sekaligus obat kangen setelah beberapa tahun tidak bisa bersua akibat pandemi.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Balon dan merchandise sebagai wujud bahwa Maxim adalah aplikator transportasi online yang ramah anak. (Foto: Istimewa)

Plus

Jadi Aplikator Transportasi Online Ramah Anak, Maxim Sambut Anak-Anak dengan Balon dan Hadiah
Pengurus dan anggota keluarga besar Bayonet Merah Putih menggelar peringatan HUT ke-4. (Foto: Zainuri Arifin)

Plus

Peringati HUT ke-4, Bayonet Merah Putih Semakin Solid dan Profesional
Foto bersama usai penyuluhan tentang pembuatan pestisida nabati berbahan kulit bawang merah. (Foto: istimewa)

Plus

Pestisida Nabati Berbahan Kulit Bawang Merah
Sejumlah ibu warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, sedang asik membatik menggunakan cantingpada kerajinan gerabah. Kerajinan berbahan baku tanah liat tersebut makin cantik dengan polesan motif batik. (Foto: Humas Jateng)

Plus

Ramai Berkat Lapak Ganjar, Usaha Gerabah Batik di Gunungkidul Ini Berdayakan Emak-emak
Festival Batik 2022 di Jogja Expo Center (JEC) 19 - 23 Oktober 2022. Foto: Humas Pemda DIY

Plus

Digelar di JEC Sampai 23 Oktober, Festival Batik 2022, Wujud Ekistensi DIY sebagai Kota Batik Dunia
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat mengunjungi Eyang Soegijo Saputro di kediamannya di Gondokusuman Yogyakarta Minggu (14/11/2021). (Foto: Humas Pemda DIY)

Plus

Eyang Soegijo Saputro, Saksi Hidup Lahirnya Hari Kesehatan Nasional
Talkshow tentang kepikunan yang mengambil tema ‘Sudah Pikunkah Aku’ ini, diadakan oleh PKK Kelurahan Wonokerto bekerjasama dengan JogjaKLanese Community. Foto: Agus Raka

Plus

Komunitas JogjaKLanese Gelar Talkshow Kepikunan dan Aksi Donor Darah
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi melihat salah satu produk UKM yang dipamerkan di Galeria Mal. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Pemkot Gelar Pameran Oleh-oleh Yogya