Home / News

Rabu, 15 September 2021 - 09:56 WIB

Meski Kasus Rendah, Jateng Tak Kendurkan Testing dan Tracing

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat rapat penanganan Covid-19, Selasa (14/9/2021). (Foto: Humas Jateng)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat rapat penanganan Covid-19, Selasa (14/9/2021). (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Pemprov Jawa Tengah sama sekali tak menurunkan target tracing dan testing, meskipun angka kasus Covid-19 di provinsi itu terus mengalami penurunan.

Penjabat (Pj) Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo dalam paparannya saat rapat penanganan Covid-19, Selasa (14/9/2021) menerangkan, rasio testing dan tracing di Jateng justru terus digenjot. Pada minggu ke-36 saat ini saja, rasio testing di Jateng mencapai 217,58 persen.

“Jumlah itu meningkat dari minggu ke-35 kemarin yang hanya 147,77 persen. Dan kalau dilihat dari testing harian, pada tanggal 12 September kemarin testing kita mencapai 258,90 persen dalam sehari,” katanya.

Beberapa daerah di Jateng, lanjut Prasestyo, sudah mencapai rasio testing lebih dari 100 persen. Hanya tujuh kabupaten/ kota yang rasio testingnya masih di antara 50-100 persen.

Baca juga   PPKM Diperpanjang, Paguyuban Sound System Wadul Bupati

“Tapi tidak ada daerah yang rasio testingnya di bawah 50 persen,” jelasnya.

Sementara untuk tracing, enam kabupaten, yakni Kudus, Jepara, Batang, Rembang, Klaten dan Temanggung, sudah memenuhi rasio tracing, 15 orang per satu kasus positif. Sementara sisanya, lanjut dia, masih belum mencapai rasio itu.

“Untuk itu kami minta tracing ditingkatkan agar sesuai rasio yang ditentukan,” jelasnya.

Sementara, terkait kondisi Covid-19 di Jateng, Prasetyo menerangkan, angka penambahan kasus pada 12 September kemarin hanya 168 kasus. Hal ini sejalan dengan tren positivity rate di Jateng yang juga terus menurun, dari 9,65 persen di minggu ke-35, menjadi 6,01 persen di minggu ke-36 ini.

Baca juga   Ribuan Pelajar di Kota Yogya Antusias Ikuti Vaksinasi

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga mengingatkan semua daerah untuk tidak mengendurkan testing dan tracing. Menurutnya, cara itu penting dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat yang sebenarnya.

“Termasuk kami sudah membeli alat tes whole genome sequencing, untuk mendeteksi apakah ada varian baru atau tidak di Jateng. Saya minta setiap daerah mulai mengambil sampel-sampel untuk dites menggunakan alat itu,” ucapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Dinas Kominfo Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Dinas Kominfo Magelang Klarifikasi Isu Peretasan LPSE Kudus
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Kepala Daerah Tak Laksanakan PPKM Mikro Darurat Terancam Sanksi
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X melihat unit mobil ambulans bantuan hibah dari BNPB. Pemda DIY menerima bantuan penanganan Covid-19 berupa 1 unit mobil ambulans dan 1 unit mobil jenazah. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Dukung Peningkatan Layanan Pasien, Pemda DIY Terima Hibah Ambulans
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda Jateng)

News

Jaga Pasokan Aman, Ganjar Bentuk Satgas Oksigen
Membantu petani di saat harga anjlog, ASN di Kabupaten Magelang gelar aksi borong cabai dan sayur petani. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

ASN Magelang Ramai-ramai Borong Cabai dan Sayur, Ada Apa?
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Covid-19 DIY Hari Ini: Sembuh 1079 Orang, Meninggal 18, Kasus Baru 353
Penampakan Gunung Merapi pada pukul 05:34 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

Pagi Tadi Merapi Semburkan 3 Kali Awan Panas
Hotel Grand Tjokro Yogyakarta, salah satu hotel yang menyediakan fasilitas isoman pasien Covid-19. (Foto: grantjokro.com)

News

Bantu Pulihkan Ekonomi, Danais Dukung Pengadaan Peralatan Kesehatan 9 Hotel Isoman