Home / Buku

Selasa, 3 Agustus 2021 - 12:42 WIB

Meski Pandemi, KBRI Beijing Terus Lakukan Diplomasi

Buku Diplomasi Indonesia di Era Global yang ditulis Desy Nur Aini Fajri bersama mahasiswanya. (Ilustrasi/Foto: dokumentasi Graha Ilmu)

Buku Diplomasi Indonesia di Era Global yang ditulis Desy Nur Aini Fajri bersama mahasiswanya. (Ilustrasi/Foto: dokumentasi Graha Ilmu)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Akibat pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan mancanegara asal China ke Indonesia melalui seluruh pintu masuk pada semester I/2020 menurun sebesar 80,74 persen.

KBRI Beijing bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI serta Bali Tourism Board terus melakukan promosi dengan mengemas materi promosi digital melalui “Work From Bali”.

Selama ini, KBRI Beijing telah aktif melakukan diplomasi ekonomi antara lain dengan melaksanakan dan memfasilitasi kegiatan promosi dan forum bisnis TTI serta promosi budaya, Roadshow Business Visit pengusaha RRT ke Indonesia, dan promosi produk ekspor andalan Indonesia di berbagai wilayah di China.

Perubahan cara hidup masyarakat terkait pandemi Covid-19 membuka peluang kerja sama baru Indonesia – China.

Beberapa kegiatan diplomasi ekonomi bidang TTI terus dilakukan melalui berbagai terobosan dan media virtual bekerja sama dengan berbagai mitra antara lain promosi investasi dan pariwisata, penjualan produk Indonesia dengan memanfaatkan platform digital dan bahkan peran influencer menjadi sangat substansial.

Di samping itu, KBRI Beijing juga mendorong peningkatan kerja sama di bidang ekonomi digital serta industri bernilai tambah khususnya di sektor kesehatan dan kendaraan listrik, virtual business, dan gaya hidup sehat.
Di sektor ekonomi digital, Indonesia merintis dan bekerja sama e-commerce, fintech, dan infrastruktur digital dengan perusahaan-perusahaan terkemuka China seperti ByteDance, Alibaba Ant Financial, JD.com dan lain-lain.

Baca juga   Angka Kecelakaan Kerja Masih Tinggi

Saat ini, sebagian unicorn dan decacorn Indonesia bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan China. Perekonomian China pada kuartal II/2020 mencatat pertumbuhan 3,2 persen setelah terkontraksi 6,8 persen di kuartal I/2020.

“Diplomasi merupakan jalan bagi entitas negara untuk memenuhi kepentingan nasionalnya dengan membangun hubungan dengan negara lain. Saat ini diplomasi tidak hanya berkutat pada masalah keamanan negara namun juga meluas ke isu-isu sosial dan lingkungan. Oleh sebab itu diperlukan upaya sungguh-sungguh untuk menyelaraskan high politics dan low politics oleh negara agar kepentingannya dapat tercapai. Semakin luas dan dinamisnya isu yang diangkat, semakin banyak pula masalah yang harus dapat diselesaikan,” kata Desy Nur Aini Fajri, staf pengajar Jurusan Ilmu Hubungan Internasional sekaligus Kepala Laboratorium Organisasi Internasional, FISIP, UPN Veteran Yogyakarta, Selasa (3/8/2021).

Dosen muda yang pernah meraih Beasiswa Unggulan saat studi S2 Ilmu Hubungan Internasional dan menjadi lulusan tercepat FISIPOL Universitas Gadjah Mada ini seringkali memperhatikan isu-isu pariwisata di era global, utamanya bagaimana Indonesia dapat menghadapi persaingan sengit khususnya di kawasan ASEAN.

Menurutnya, Diplomasi dilakukan salah satu dengan strategi pemasaran nation branding agar produknya diminati pasar.

“Kekuatan branding penting untuk mengangkat citra Indonesia dan memposisikan diri di arena global. Namun, generasi muda dan kaum milenials harus dilibatkan. Mengapa? karena mereka mampu bergerak cepat, mau belajar, fleksibel dan cepat beradaptasi,” ujarnya.

Baca juga   Walikota Yogya Raih Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021

Desy mengajak tiga mahasiswanya di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, FISIP, UPN Veteran Yogyakarta untuk menulis buku Diplomasi Indonesia di Era Global dengan titik fokus perhatian yang berbeda.

Mereka adalah Ngafifatul Khanafi, mahasiswa semester 5 yang aktif sebagai staff Komunikasi dan Jaringan di KSM KOIN UPN Veteran Yogyakarta menyoroti Upaya Indonesia dalam Diplomasi Lingkungan dengan Studi Kasus Pengurangan Sampah Plastik di Indonesia.

Septini Manik, yang juga penggiat kelompok studi mahasiswa (KSM) Kajian Organisasi Internasional (KOIN) membahas Diplomasi Indonesia Terhadap UNESCO dalam Menetapkan Subak Bali Sebagai Warisan Budaya Dunia.

Dinda Afrina Marfirah, yang aktif dalam Kelompok Studi Mahasiswa Kajian Organisasi Internasional tahun 2018-2020 dan Volunteer dalam Office of International Affairs UPN Veteran Yogyakarta 2020-2021 membahas Gastrodiplomasi Jepang di Indonesia sehingga Indonesia bisa menarik lesson learned bagaimana langkah Jepang dalam berdiplomasi.

“Aneka strategi cerdas dan inovasi kreatif penting dilakukan sebuah negara dalam melakukan diplomasi dengan negara lain. Diplomasi tidak boleh berhenti. Semua upaya harus dilakukan untuk memperoleh terobosan baru. Bagaimana kegiatan soft selling dapat mengangkat citra positif sehingga Indonesia menjadi top of mind bagi pasar (wisatawan),” tandas Desy Nur Aini Fajri. (N1)

Share :

Baca Juga

Bimbingan Teknis Gerakan Aksi Pojok Baca untuk TP PKK se-Kabupaten Temanggung secara virtual. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Temanggung)

Buku

Tingkatkan Literasi, TP PKK Temanggung Dorong Pojok Baca untuk Masyarakat
Christanti Zaenal Arifin menggelar 'Bunda PAUD Mengajar' dengan membacakan dongeng bagi anak-anak. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Magelang)

Buku

Tingkatkan Literasi Anak, Bunda PAUD Bacakan Dongeng Secara Daring
Buku Pembangunan Ekonomi Daerah dan Desa. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Buku

Pembangunan Ekonomi Daerah dan Desa Masih Banyak Kendala
Saludin Muis dan penghargaan MURI yang diterimanya. (Foto:nyatanya.com/Istimewa)

Buku

Saludin Muis, Peraih Rekor MURI Pengarang Buku TI Terbanyak 2021
Selain penghargaan untuk Sri Sultan, Daerah Istimewa Yogyakarta juga menerima penghargaan sebagai Provinsi Pencapai Nilai Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi se-Indonesia Tahun 2021. (Foto: Humas Pemda DIY)

Buku

Sri Sultan HB X Terima Penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka 2021

Buku

Walikota Yogya Raih Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021
Buku terbaru karya I Wayan Candra Winetra dan Edhy Sutanta. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Buku

Ditemukan Cara Mudah Membuat Game
Perpustakaan Kota Yogyakarta kembali membuka layanan membaca di tempat, dengan kuota terbatas. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Buku

Perpustakaan Kota Yogya Kembali Buka Layanan Baca di Tempat