Home / News

Kamis, 2 September 2021 - 21:28 WIB

Meski Turun Level, Klaten Tetap Serukan “Wiwit Jam Songo Ora Lungo”

dr Ronny Roekmitto. (Foto: Diskominfo Klaten)

dr Ronny Roekmitto. (Foto: Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Status Kabupaten Klaten sebagai daerah dengan penerapan PPKM level 4 kini turun ke level 3. Kendati demikian, Pemkab Klaten meminta masyarakat untuk terus menerapakan disiplin kesehatan yang selama ini telah dilakukan untuk mencegah peningkatan penularan virus Covid-19 secara signifikan.

Ketua tim ahli penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, dr Ronny Roekmitto mengatakan meski ada perubahan status menjadi lebih longgar, namun operasi yustisi tetap dilakukan secara ketat.

Selain itu, program wiwit jam songo ora lungo kembali diserukan untuk menghindari kerumunan masyarakat. Hal ini sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 38/2021 yang diterima Pemkab Klaten pada Selasa (31/8/2021).

Baca juga   Giliran Klaten Dapat Bantuan Oxygen Concentrator dari Pemkot Surakarta

“Program yang selama ini dicanangkan dalam upaya penanggulangan virus Covid-19, durasinya lebih lama dibandingkan PPKM level 4. Tapi ini harus menjadi perhatian masyarakat agar lebih tertib lagi setelah adanya pelonggaran,” ungkapnya, Rabu (1/9/2021).

Dalam Inmendagri tersebut, disebutkan bahwa kegiatan masyarakat di daerah level 3 dibatasi maksimal hingga pukul 21.00. Pun demikian dengan usaha kuliner, kafe, rumah makan serta kegiatan UMKM.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Klaten ini menilai masyarakat relatif tertib dengan jam malam, namun kesadaran memakai masker terutama di tempat umum masih perlu ditingkatkan.

“Karenanya operasi yustisi yang digelar lebih berfokus pada penindakan masyarakat yang tidak mengenakan masker, selain fungsi edukasi tetap dijalankan. Saat ini yang paling penting untuk pencegahan adalah masker, diharapkan masyarakat lebih disiplin,” katanya.

Baca juga   Joko Widodo "Mbrebes Mili" Divaksin di Depan Presiden

Selain jam pembatasan aktifitas masyarakat, obyek wisata di Kabupaten Klaten belum dibuka. Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten, Sri Nugroho mengatakan hal ini mengacu pada Inmendagri yang menyebutkan bahwa sektor wisata di daerah level 3 belum diizinkan untuk beroperasi.

“Kami masih mengacu pada Inmendagri yang belum diperbolehkan. Informasi ini juga sudah kami sampaikan kepada pengelola obyek wisata untuk ditindaklanjuti,” paparnya. (*)

Share :

Baca Juga

Vaksinasi Merdeka Candi yang digelar Polres Magelang sudah tembus 19 Ribu orang. (Foto:humas/beritamagelang)

News

Vaksinasi Merdeka Candi Tembus 19 Ribu Orang
Pembangunan jalan perdesaan dengan menggunakan APBD Tahun 2021 menelan anggaran Rp198.000.000. (Foto: Humas Bantul)

News

Pulihkan Ekonomi, Bantul Genjot Pembangunan Infrastuktur Perdesaan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

60 Warga Mertoyudan Sembuh dari Covid-19
Bupati Klaten dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksinasi. Dalam waktu dekat pihaknya akan menyasar anak usia 12 - 18 tahun untuk divaksin. (Foto: Humas Klaten)

News

Jaga Imunitas, Klaten Targetkan 20.000 Vaksinasi Tiap Hari
Capaian vaksinansi bagi ibu hamil di Kabupaten Kendal baru 1.681 orang ibu hamil atau sebanyak 38,79 persen dari total ibu hamil, sebanyak 4.334 orang. (Foto: Diskominfo Kendal)

News

Capaian Vaksin Ibu Hamil di Kendal Baru 38,79 Persen
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam Rapat Penanganan Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

News

Perketat Perizinan, Pemkab Kebumen Bentuk 6 Tim Khusus
Tak ingin masyarakat susah, Pemkab Karanganyar gratiskan isi ulang oksigen. (Foto: Diskominfo Karanganyar)

News

Perlu Ditiru! Pemkab Karanganyar Gratiskan Isi Ulang Oksigen
Rekaman aktivitas awan panas guguran Gunung Merapi, Rabu (4/8/2021) pukul 05.41 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Tadi Pagi